Dua Proyek Rabat Beton di Sampang Tak Transparan, Pj Kades Baruh: Papan Informasi Mau Ditanyakan ke Mentor

Avatar

- Pewarta

Kamis, 10 Juli 2025 - 08:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Proyek Pembangunan Rabat Beton di Desa Baruh, Kabupaten Sampang di titik pertama (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

Caption: Proyek Pembangunan Rabat Beton di Desa Baruh, Kabupaten Sampang di titik pertama (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

SAMPANG, Pilar Pos | Pekerjaan proyek pembangunan jalan rabat beton di Desa Baruh, Kecamatan Sampang, Madura, Jawa Timur, menjadi sorotan. Pasalnya, dua pekerjaan proyek rabat beton yang baru rampung dikerjakan itu, terkesan tak transparan. Kamis, (10/07/2025).

Bagaimana tidak, menurut pantauan Pilar Pos di lokasi pada Selasa (08/07/2025) dua proyek rabat beton yang berada di dua titik berbeda di Dusun Baban ini, di sepanjang jalan tidak ditemukan papan informasi proyek yang terpampang di lokasi. Sehingga, asal-muasal sumber dana serta besaran anggaran yang digunakan untuk dua proyek pembangunan jalan rabat beton tersebut masih menjadi tanda tanya besar.

BACA JUGA :  Dikonfirmasi Ihwal Ganti Rugi Rumpon Nelayan, Bupati Sampang Menghindar dan Blokir Nomor Wartawan

Padahal, undang-undang telah mengatur akan hak masyarakat untuk mengakses informasi publik dan kewajiban publik untuk menyediakannya. Aturan itu, tertuang dalam UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Tujuannya, untuk mewujudkan penyelenggaraan negara yang baik, transparan, efektif, efisien, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Akan tetapi, masih ditemukan pekerjaan proyek di Kabupaten Sampang yang tidak dilengkapi dengan papan informasi dilokasi. Seperti, proyek yang berada di Desa Baruh tersebut. Sehingga, dua pekerjaan proyek rabat beton terkesan tidak transparan, serta dalam pelaksanaanya pun berpotensi akan terjadinya sarat penyimpangan.

BACA JUGA :  Proyek P3-TGAI Hippa Kedungdung Ceria di Sampang Diduga Sarat Korupsi, Bendahara Klaim Sesuai
Dua Proyek Rabat Beton di Sampang Tak Transparan, Pj Kades Baruh: Papan Informasi Mau Ditanyakan ke Mentor
Caption: Lokasi proyek pembangunan rabat beton di Desa Baruh, Kabupaten Sampang di titik yang ke dua (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

Menurut warga sekitar lokasi mengatakan, bahwa terkait pekerjaan proyek rabat beton itu memastikan bahwa bukan merupakan hasil swadaya masyarakat. Rabat beton tersebut, digarap menggunakan cor pabrikan.

“Ini Proyek mas, tapi saya tidak tau kalau anggaran dana nya dari mana. Ini pekerjaannya pak Pj (penjabat Kepala Desa) sekitar satu minggu yang lalu selesai, menggunakan cor pabrikan,” ungkap warga dilokasi, Selasa (08/07/2025).

Saat dikonfirmasi, Adi Nurudin, Pj Kades Baruh, membenarkan bahwa dua proyek rabat beton tersebut menggunakan cor pabrikan dan perihal papan informasi memang belum terpampang dilokasi.

BACA JUGA :  Telan Dana Rp500 Juta, Proyek Rabat Beton PISEW di Sreseh Sampang Tak Bertahan Lama

Dijelaskan olehnya, bahwa perihal sumber dana dari proyek tersebut merupakan dana sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) dari dana desa (DD) tahun 2024 yang dilaksanakan di tahun 2025.

Namun, terkait papan informasi yang tidak terpasang, dirinya masih mau bertanya ke seorang yang disebut Mentor.

“Itu adalah anggaran Silpa dari dana desa, kalau besaran dana dan volume nya saya agak lupa. papan informasinya gak dipasang, itu memang seharusnya dipasang biar tidak ada pertanyaan seperti ini. Kalau papan informasi masih mau ditanyakan ke pak Mentor,” tuturnya.

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fokus Tingkatkan Kemandirian Warga, Program PPM Medco Energi Tahun 2026 Menyasar Enam Desa dan Satu Pulau di Sampang
Proyek Sekolah Rakyat Rp200 Miliar di Sampang Baru 73 Persen, Target Rampung Akhir Juni Terancam Molor
Komisi I DPRD Sampang Soroti Dugaan Penguasaan Tanah Percaton Astapah, BPPKAD dan Satpol PP Akan Dipanggil
Salat Iduladha 1447 H di Sampang Berlangsung di Depan Pendopo Trunojoyo, Bupati Ajak Masyarakat Pererat Ukhuwah Islamiyah
Program Ketapang Desa Tambaan Sampang Tuai Tanda Tanya, Tiga Sapi di Kandang Disebut Bukan Aset BUMDes
PC PMII Pamekasan Tolak Kedatangan Mendikdasmen, Soroti Krisis Pendidikan dan Politik Seremonial
Dugaan Penyalahgunaan Tanah Percaton Desa Astapah Disorot, Satpol PP Sampang Siapkan Penertiban
Aset Desa Astapah Sampang Diduga Dikuasai Pribadi, Pengakuan Warga dan Kades Bertolak Belakang

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:26 WIB

Fokus Tingkatkan Kemandirian Warga, Program PPM Medco Energi Tahun 2026 Menyasar Enam Desa dan Satu Pulau di Sampang

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:24 WIB

Komisi I DPRD Sampang Soroti Dugaan Penguasaan Tanah Percaton Astapah, BPPKAD dan Satpol PP Akan Dipanggil

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:04 WIB

Salat Iduladha 1447 H di Sampang Berlangsung di Depan Pendopo Trunojoyo, Bupati Ajak Masyarakat Pererat Ukhuwah Islamiyah

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:23 WIB

Program Ketapang Desa Tambaan Sampang Tuai Tanda Tanya, Tiga Sapi di Kandang Disebut Bukan Aset BUMDes

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:28 WIB

PC PMII Pamekasan Tolak Kedatangan Mendikdasmen, Soroti Krisis Pendidikan dan Politik Seremonial

Berita Terbaru