SAMPANG, Pilar Pos || Medco Energi Sampang bersama SKK Migas dan Pemerintah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, menyelaraskan Program Pengembangan Masyarakat (PPM) Tahun 2026 melalui rapat sinkronisasi yang digelar di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sampang, Rabu (03/6/2026).
Sinkronisasi tersebut dilakukan untuk memastikan program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan perusahaan sejalan dengan prioritas pembangunan daerah sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah operasional.
Rapat sinkronisasi tersebut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sampang RP Muhammad Zis, Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdakab Sampang Abdi Barri Salam, perwakilan SKK Migas, serta jajaran Medco Energi Sampang yang diwakili Hartono, Feyzul Athir, Abd Gani, dan Rusdi.
Turut hadir kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Camplong, Camat Sampang, kepala desa dan penjabat kepala desa wilayah penerima program, seluruh ketua kelompok masyarakat (Pokmas) PPM 2026 Medco Energi Sampang, perwakilan LSM MDW, serta insan pers.
Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Jabanusa, Febrian Ihsan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan mengintegrasikan program PPM dengan rencana pembangunan pemerintah daerah.
Menurutnya, langkah tersebut penting agar program yang dijalankan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) tidak tumpang tindih dengan kegiatan yang telah dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Tujuannya agar tidak terjadi tumpang tindih antara program yang didanai APBD dengan program yang dijalankan KKKS. Dengan begitu, manfaat program bisa lebih optimal bagi masyarakat,” kata Febrian.
Ia menjelaskan, Program PPM Medco Energi Sampang tahun 2026 akan dilaksanakan di Kecamatan Camplong dan Kecamatan Sampang dengan cakupan enam desa, serta Desa Pulau Mandangin.
Adapun wilayah Kecamatan Camplong diantaranya: Desa Taddan, Tambaan, Sejati, Dharma Camplong, Dharma Tanjung, dan Banjar Talela. Sedangkan di Kecamatan Sampang ialah Desa Pulau Mandangin.
Seluruh program yang masuk dalam perencanaan tersebut, lanjut Febrian, berasal dari usulan masyarakat yang dihimpun melalui mekanisme Jaring Aspirasi Masyarakat (Jasmas). Usulan-usulan tersebut kemudian dibahas bersama hingga memperoleh kesepakatan, termasuk terkait penetapan anggaran.
“Program-program tersebut disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat. Harapannya seluruh program dapat direalisasikan dan diselesaikan sesuai rencana,” ujarnya.
Dalam forum itu, SKK Migas juga menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan Program Pengembangan Masyarakat yang selama ini dijalankan Medco Energi Sampang. Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi, sejumlah program dinilai berhasil memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendorong peningkatan kapasitas kelompok penerima manfaat.
Febrian menilai capaian tersebut menunjukkan komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan sosial dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan di wilayah operasinya.
Ia menambahkan, arah kebijakan PPM ke depan akan lebih difokuskan pada program-program nonfisik yang berorientasi pada peningkatan keterampilan, kapasitas, dan kemandirian masyarakat.
“Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi, program-program PPM Medco memberikan dampak positif bagi masyarakat. Ke depan, program akan lebih diarahkan pada kegiatan non infrastruktur yang mampu meningkatkan kompetensi dan kemandirian masyarakat sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” tegasnya.
Penulis : Agus Junaidi
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Pilar Pos











