Sampah Menggunung di Depan Pasar Juklanteng, Warga Soroti Kinerja Kepala Pasar dan DLH Sampang

Avatar

- Pewarta

Rabu, 1 Juli 2026 - 22:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Kondisi Tumpukan Sampah di Depan Pasar Juklanteng, Kelurahan Banyuanyar Yang Dikeluhkan Warga (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

Caption: Kondisi Tumpukan Sampah di Depan Pasar Juklanteng, Kelurahan Banyuanyar Yang Dikeluhkan Warga (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

SAMPANG, Pilar Pos || Tumpukan sampah di depan Pasar Juklanteng, Kelurahan Banyuanyar, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, dikeluhkan warga karena dinilai semakin mengganggu kebersihan lingkungan dan kenyamanan masyarakat. Warga menyebut sampah yang menggunung tersebut tidak hanya berasal dari aktivitas pasar, tetapi juga didominasi limbah rumah tangga yang dibuang oleh masyarakat sekitar, Rabu (1/7/2026).

Pantauan di lokasi menunjukkan tumpukan sampah memenuhi area depan pasar dan menimbulkan bau menyengat. Kondisi itu semakin mengganggu saat cuaca panas maupun hujan karena berpotensi memicu gangguan kesehatan bagi warga dan para pedagang.

Warga menilai persoalan sampah di kawasan Pasar Juklanteng sudah berlangsung cukup lama tanpa penanganan maksimal. Mereka berharap pengelola pasar dan instansi terkait segera mengambil langkah konkret untuk membersihkan lokasi sekaligus mengendalikan praktik pembuangan sampah sembarangan.

Salah seorang warga berinisial AZ mengaku kondisi tersebut kerap terjadi. Bahkan, demi menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi dampak kesehatan bagi warga sekitar, ia beberapa kali mengeluarkan uang pribadi untuk membayar tukang becak mengangkut sampah ke tempat pembuangan.

BACA JUGA :  Perkuat Struktur Organisasi, AWAS Sampang Tetapkan H. Moh. Yasin sebagai Dewan Penasihat

“Kami berharap sampah tersebut segera diangkut. Kepala pasar maupun pihak Kelurahan Banyuanyar juga harus mengimbau pedagang dan warga agar tidak lagi membuang sampah di tempat itu. Selain merusak pemandangan, baunya sangat menyengat dan membuat tidak nyaman,” ujar AZ.

Ia juga mempertanyakan peran Kepala Pasar Juklanteng dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sampang dalam menangani persoalan tersebut. Menurutnya, pengawasan dan pengelolaan sampah perlu ditingkatkan agar kawasan pasar tidak berubah menjadi lokasi pembuangan sampah liar.

“Itu DLH tidak mengambil sampah lagi sejak bak sampah besar diganti menjadi ukuran kecil oleh kepala pasar. Akibatnya, sampah bisa menumpuk sampai lima hari di sini dan kepala pasar juga tidak ada tindakan,” keluhnya.

AZ menambahkan, selain mengganggu aktivitas perdagangan, tumpukan sampah yang terus bertambah dikhawatirkan mencemari lingkungan dan menjadi sumber penyakit. Karena itu, ia mendesak pemerintah daerah melalui DLH dan pengelola pasar segera menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif.

BACA JUGA :  Maharani Resto Tersapu Angin, Atap Lantai Dua Beterbangan Hingga Ke Jalan Raya

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala DLH Kabupaten Sampang, A. Faisol Ansori, menjelaskan bahwa sebelumnya terdapat dua troli penampung sampah di area Pasar Juklanteng. Namun, keberadaan troli itu sempat dipersoalkan oleh salah satu pedagang sehingga dipindahkan ke sisi barat pasar.

“Seharusnya setelah tempat sampah dipindah, lokasi lama tidak lagi digunakan untuk membuang sampah. Nanti akan kami koordinasikan dengan kepala pasar, Diskoperindag, pihak kelurahan, dan kecamatan,” katanya.

Faisol mengaku telah memerintahkan petugas DLH untuk segera mengangkut sampah yang menumpuk di depan pasar tersebut.

“Saya sudah perintahkan untuk diangkut. Selanjutnya kami akan berkoordinasi dengan kepala pasar, kelurahan, kecamatan, dan Diskoperindag agar persoalan ini bisa ditangani bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pasar Juklanteng, Abu Yamin, mengakui bahwa sampah yang menumpuk di depan pasar bukan hanya berasal dari aktivitas pedagang, melainkan juga dari masyarakat sekitar.

BACA JUGA :  Meriahkan HUT RI ke-80, Lomba Perahu Dayung di Banyuanyar Sampang Seru dan Penuh Antusiasme

Menurutnya, pihak pasar sebenarnya telah menyediakan troli sampah. Namun, salah satu pemilik toko meminta agar troli dipindahkan ke sisi barat sehingga lokasinya menjadi lebih jauh dari area pasar.

“Kalau sampah pasar sebenarnya tidak banyak, kurang lebih hanya setengah troli. Yang membeludak justru sampah rumah tangga dari masyarakat luar. Mereka biasanya membuang sampah pada malam hari karena di sisi timur pasar sudah tidak ada tempat sampah lagi,” terangnya.

Ia menambahkan, awalnya hanya tersedia satu troli sampah. Namun karena volume sampah terus meningkat, pihak pasar menambah satu troli lagi untuk memudahkan pengangkutan ke tempat pembuangan.

“Namun sampah tetap membludak. Kami masih mencari solusi karena banyak sampah rumah tangga dari masyarakat yang jauh dari pasar justru dibuang di depan pasar,” pungkasnya.

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Tinggalkan Rumah Saat Kompor Masih Menyala, Rumah Warga Sampang Terbakar
Tiga Remaja Berboncengan Kecelakaan di Pangarengan Sampang, Satu Pelajar Meninggal Dunia
Di Balik Teka-Teki Bakal Calon Ketua PJS, Jelang Kongres ke-2: Begini Pesan Tokoh Terpopuler Sampang
Pemdes Poreh Sampang Salurkan Bapang, Sebanyak 1.034 Warga Terima Bantuan Beras
Sanggar KBP Sampang Kirim Lima Grup, Ramaikan Lomba Tari Tradisional se-Madura Karang Taruna Expo II
Lansia Asal Pamekasan Ditemukan di Sampang Setelah Sehari Dicari Keluarga
Seorang Kakek Tersesat Tak Tahu Jalan Pulang, Polsek Sampang Berhasil Ungkap Identitas dan Asal Daerahnya
Kebakaran Hanguskan Rumah dan Gudang Rongsok di Sampang, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 17:51 WIB

Diduga Tinggalkan Rumah Saat Kompor Masih Menyala, Rumah Warga Sampang Terbakar

Minggu, 27 September 2026 - 11:01 WIB

Tiga Remaja Berboncengan Kecelakaan di Pangarengan Sampang, Satu Pelajar Meninggal Dunia

Sabtu, 26 September 2026 - 23:53 WIB

Di Balik Teka-Teki Bakal Calon Ketua PJS, Jelang Kongres ke-2: Begini Pesan Tokoh Terpopuler Sampang

Rabu, 23 September 2026 - 15:36 WIB

Pemdes Poreh Sampang Salurkan Bapang, Sebanyak 1.034 Warga Terima Bantuan Beras

Selasa, 22 September 2026 - 23:00 WIB

Sanggar KBP Sampang Kirim Lima Grup, Ramaikan Lomba Tari Tradisional se-Madura Karang Taruna Expo II

Berita Terbaru