SAMPANG, Pilar Pos || Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono mulai memanaskan mesin politik partainya menuju Pemilu 2029.
Di hadapan jajaran pengurus dan kader PPP di Kabupaten Sampang, Mardiono menegaskan target besar partainya, yakni kembali merebut kursi DPR RI setelah sebelumnya gagal lolos ke parlemen nasional.
Target tersebut disampaikan saat Mardiono menghadiri silaturahmi dan konsolidasi struktural DPC PPP Kabupaten Sampang, Senin (5/10/2026). Kegiatan itu turut dihadiri jajaran pengurus DPW PPP Jawa Timur, Ketua DPC PPP se-Madura, kader hingga simpatisan partai.
Mardiono mengatakan, penguatan struktur organisasi menjadi fondasi utama untuk mengembalikan kejayaan PPP di kancah politik nasional. Karena itu, konsolidasi tidak boleh berhenti di tingkat elite, tetapi harus bergerak hingga ke tingkat ranting.
Menurutnya, mesin politik yang kuat harus dibarengi dengan kedekatan kader terhadap masyarakat. PPP, kata dia, harus mampu hadir bukan hanya ketika momentum pemilu berlangsung, melainkan juga ketika masyarakat menghadapi berbagai persoalan.
“PPP harus bangkit dan kembali menjadi kekuatan besar politik nasional. Seluruh kader harus bergerak bersama rakyat dan hadir memberikan solusi atas persoalan masyarakat. Kita ingin PPP kembali berjaya dan kembali kuat di Senayan pada 2029,” kata Mardiono.
Ia menilai, kekuatan struktur partai di daerah menjadi salah satu faktor penting dalam mendongkrak perolehan suara sekaligus mengantarkan kader PPP kembali menduduki kursi legislatif di tingkat nasional.
Karena itu, Mardiono meminta seluruh jajaran PPP di Jawa Timur menjalankan kerja elektoral secara terukur, terstruktur dan masif, mulai dari DPW, DPC hingga ranting.
“Jawa Timur memiliki posisi strategis dalam peta politik nasional. Karena itu, seluruh kader dan pengurus harus memperkuat kerja-kerja elektoral dari tingkat DPW, DPC hingga ranting,” ujarnya.
Madura, lanjut Mardiono, juga memiliki posisi strategis dalam peta politik Jawa Timur. Konsolidasi di wilayah tersebut dinilai penting untuk memperkuat basis suara PPP sekaligus membangun kembali kepercayaan masyarakat.
Namun, Mardiono mengingatkan agar kerja konsolidasi tidak hanya diarahkan untuk mengejar kepentingan politik semata. Struktur partai harus mampu diterjemahkan menjadi kekuatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Konsolidasi organisasi tidak boleh hanya dimaknai sebagai kepentingan politik, tetapi juga sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat,” katanya.
Khusus kepada jajaran PPP Sampang, Mardiono meminta amanah kepengurusan dijadikan momentum untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Para kader juga diminta tetap menjaga nilai-nilai keislaman yang menjadi bagian penting dari identitas PPP.
Ia optimistis target mengembalikan PPP ke Senayan pada Pemilu 2029 bukan sesuatu yang mustahil. Namun, target tersebut membutuhkan soliditas internal, konsistensi kerja politik serta kedekatan kader dengan masyarakat.
Mardiono pun mengingatkan kader di tingkat akar rumput agar tidak terjebak pada kepentingan pribadi. Menurutnya, politik PPP harus diarahkan untuk memperjuangkan kepentingan umat dan masyarakat luas.
“Semua itu harus kita kerjakan dan perjuangkan bersama-sama. Yang kita perjuangkan adalah umat, bukan kepentingan diri sendiri. Kita harus semakin matang dalam berpolitik,” tegas Mardiono.
Penulis : Agus Junaidi
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Pilar Pos











