Jalan Kedungdung-Bringkoning di Sampang Diresmikan Presiden Prabowo, Material Cor Disuplai PT Sejahtera Jaya Alim Mix

Avatar

- Pewarta

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Presiden Prabowo Saat Berjalan di Didampingi Bupati dan Wakil Bupati Sampang Saat Moment Peresmian Jalan Inpres di Sampang (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

Caption: Presiden Prabowo Saat Berjalan di Didampingi Bupati dan Wakil Bupati Sampang Saat Moment Peresmian Jalan Inpres di Sampang (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

SAMPANG, Pilar Pos || Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan pembangunan Jalan Kedungdung–Bringkoning di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026). Proyek yang merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) tersebut kini mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat.

Pembangunan jalan yang selama bertahun-tahun menjadi keluhan warga itu tidak hanya meningkatkan konektivitas antarwilayah, tetapi juga memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian.

Dalam pelaksanaan proyek tersebut, kebutuhan material beton siap pakai (Ready Mix) dipercayakan kepada perusahaan batching plant lokal, PT Sejahtera Jaya Alim Mix, yang menjadi pemasok utama material pengecoran jalan.

Owner PT Sejahtera Jaya Alim Mix, H. Abd Qodir Asid, ST, menyampaikan rasa syukur atas selesainya proyek strategis tersebut. Menurutnya, keterlibatan perusahaan lokal dalam pembangunan infrastruktur daerah merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah sekaligus kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Sampang.

BACA JUGA :  SPPG Polres Sampang Berhenti Beroperasi, Kapolres Beberkan Kendala di Balik MBG

“Kami bersyukur dapat menjadi bagian dari pembangunan jalan Kedungdung–Bringkoning yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. Sebagai perusahaan lokal, kami berkomitmen menyediakan material berkualitas untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan,” ujarnya.

Peresmian jalan tersebut menandai beroperasinya akses yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah dan menjadi hambatan utama aktivitas warga. Kini, masyarakat dapat menikmati akses jalan yang lebih nyaman dan aman.

Fauzi, warga Desa Lar-lar, Kecamatan Banyuates, mengaku pembangunan jalan tersebut membawa perubahan besar bagi kehidupan masyarakat.

BACA JUGA :  Mobil Aset Negara Melintas di Tol Waru Saat Libur Lebaran, Diduga Milik KPU Sampang

“Sebelum adanya proyek IJD, kondisi jalan ini rusak parah dan dipenuhi lubang besar sehingga mobilitas masyarakat sangat sulit, terutama saat musim hujan,” tuturnya.

Ia mengatakan, setelah jalan selesai dibangun, waktu tempuh menjadi lebih singkat dan aktivitas ekonomi masyarakat semakin lancar.

“Alhamdulillah sekarang jalannya sudah mulus. Transportasi lebih lancar, mobilitas warga lebih cepat, dan hasil pertanian bisa segera dibawa ke pasar maupun ke kabupaten,” katanya.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menjelaskan bahwa pembangunan jalan tersebut merupakan implementasi Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah.

BACA JUGA :  Jalin Kemitraan untuk Penguatan Layanan Kesehatan, GAWAT Sampang Kunjungi Klinik Pratama Bunda Maharani

Menurut Dody, jalan daerah memiliki peran strategis sebagai urat nadi perekonomian masyarakat karena menjadi jalur distribusi hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan dari desa menuju pasar dan pusat distribusi.

Proyek Jalan Kedungdung–Bringkoning sendiri menelan anggaran sebesar Rp14 miliar yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2025. Jalan yang dibangun memiliki panjang 1,5 kilometer dengan lebar 7 meter.

Pekerjaan konstruksi meliputi pengecoran beton semen, timbunan pilihan, lapis aspal AC-Base, marka termoplastik, serta pasangan batu. Material beton Ready Mix yang digunakan dalam proyek tersebut dipasok oleh PT Sejahtera Jaya Alim Mix sebagai bagian dari dukungan sektor swasta terhadap pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sampang.

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Empat Hari Hilang di Laut, Nelayan Asal Sokobanah Ditemukan Mengapung di Pantai Paniniran Sampang
PPM 2026 Mulai Disiapkan, SKK Migas dan Medco Energi Libatkan Pemda hingga Kelompok Masyarakat
Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Mobil di Jalan Raya Camplong Sampang
Pemuda Pancasila dan Komando HAM Sampang Tolak Eksekusi Lahan Gunung Sekar, Siap Tempuh PK ke Mahkamah Agung
Sampah Menggunung di Depan Pasar Juklanteng, Warga Soroti Kinerja Kepala Pasar dan DLH Sampang
Sebelum Eksploitasi Sumur Hidayah Dimulai, Nelayan Sampang Tuntut Kompensasi Rumpon Rp6 Miliar
Tumpukan Kayu Kuasai Bahu Jalan Nasional di Sampang, Polisi Diminta Segera Bertindak
Fokus Tingkatkan Kemandirian Warga, Program PPM Medco Energi Tahun 2026 Menyasar Enam Desa dan Satu Pulau di Sampang

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:47 WIB

Empat Hari Hilang di Laut, Nelayan Asal Sokobanah Ditemukan Mengapung di Pantai Paniniran Sampang

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:39 WIB

PPM 2026 Mulai Disiapkan, SKK Migas dan Medco Energi Libatkan Pemda hingga Kelompok Masyarakat

Senin, 6 Juli 2026 - 07:56 WIB

Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Mobil di Jalan Raya Camplong Sampang

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:03 WIB

Pemuda Pancasila dan Komando HAM Sampang Tolak Eksekusi Lahan Gunung Sekar, Siap Tempuh PK ke Mahkamah Agung

Rabu, 1 Juli 2026 - 22:36 WIB

Sampah Menggunung di Depan Pasar Juklanteng, Warga Soroti Kinerja Kepala Pasar dan DLH Sampang

Berita Terbaru