PAMEKASAN, Pilar Pos – DPK MADAS Nusantara Kecamatan Pagantenan Kabupaten Pamekasan didampingi DPD Madas Nusantara Pamekasan bersama panitia pelaksana Tradisi Gulat Okol menggelar rapat koordinasi (rakor) strategis bersama Komandan Koramil (Danramil) 0826/07 Pegantenan, Kapten Inf Asnan, bertempat di kediaman H. Munaji Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan. Rabu, 30/09/2026.
Rapat ini semakin memperkuat sinergi lintas sektoral dengan hadirnya Ketua Ormas Madas (Madura Asli) Nusantara DPD Pamekasan, Abdus Samad, bersama jajaran pengurusnya guna memastikan kelancaran festival budaya tahunan tersebut.
Tradisi Okol merupakan gulat tradisional di atas lapangan tanah kering pasca-panen tembakau yang digelar sebagai bentuk ritual permohonan doa agar segera turun hujan di tengah musim kemarau panjang. Karena melibatkan peserta dan ribuan penonton dari berbagai kecamatan tetangga seperti Pakong, Palengaan, Kadur, dan Proppo.
Keterlibatan unsur TNI serta elemen organisasi masyarakat (ormas) menjadi krusial untuk menjaga kondusivitas wilayah.
Dalam jalannya rakor, para pihak menyepakati beberapa poin penting demi menjamin kesuksesan acara:
• Komitmen Pengamanan TNI: Danramil 0826/07 Pegantenan, Kapten Inf Asnan, menegaskan bahwa personel Babinsa akan dikerahkan penuh bersinergi dengan Polsek Pegantenan dan Linmas untuk mengawal ring dalam maupun luar arena guna mengantisipasi gesekan antar-penonton.
• Peran Serta Madas Nusantara: Ketua DPD Madas Nusantara Pamekasan, Abdus Samad, menyatakan komitmen organisasinya untuk ikut berkontribusi menciptakan situasi yang aman, tertib, dan harmonis selama festival berlangsung. Kehadiran ormas ini menjadi representasi keterlibatan aktif elemen masyarakat adat dalam menjaga warisan budaya Madura.
• Penegakan Regulasi Budaya: Panitia didukung oleh Danramil dan Madas Nusantara memperketat aturan pertandingan, seperti larangan keras menggunakan benda tajam, perhiasan, atau melakukan tindakan tidak sportif selama prosesi gulat berlangsung.
Melalui koordinasi solid antara Ormas Madas Nusantara dengn aparat, pagelaran seni tradisional Okol diharapkan sukses berjalan lancar.
“Tradisi Okol adalah sebagai media pelestarian budaya dan ritual minta hujan, tetapi juga menjadi percontohan acara adat yang aman dan tertib di Kabupaten Pamekasan,” Pungkas Abdus Samad Ketua DPD Madas Nusantara Kabupaten Pamekasan.
Turut hadir, Polsek Pagantenan, Ketua MUI dan Camat Pagantenan dan beberapa tokoh serta Panitia masyarakat.











