Proyek P3-TGAI Hippa Kedungdung Ceria di Sampang Diduga Sarat Korupsi, Bendahara Klaim Sesuai

Avatar

- Pewarta

Senin, 8 September 2025 - 10:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Kondisi Proyek P3-TGAI Hippa Kedungdung Ceria di Desa Kedungdung (Sumber Foto: Agus Junaidi)

Caption: Kondisi Proyek P3-TGAI Hippa Kedungdung Ceria di Desa Kedungdung (Sumber Foto: Agus Junaidi)

SAMPANG, Pilar Pos | Proyek pembangunan saluran irigasi program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) melalui Himpunan Petani Pemakai Air (Hippa) Kedungdung Ceria di Desa Kedungdung, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura, terindikasi sarat penyimpangan dan diduga sarat korupsi.

Proyek senilai Rp195 juta dari Kementerian PUPR melalui BBWS Brantas Jatim ini diduga dikerjakan asal jadi. Hasil pantauan lapangan pada Jumat (05/09/2025) menemukan sejumlah kejanggalan, di antaranya saluran tanpa galian fondasi 20 cm sebagaimana mestinya.

BACA JUGA :  Ahmad Hakiki Terpilih Aklamasi Pimpin PPBI Sampang 2025–2029

Selain itu, susunan pasangan batu tidak terisi penuh dan terlihat hanya menempel ke tanah di samping, sehingga pelaksana diduga kuat mengurangi penggunaan bahan material sesuai di rencana anggaran biaya (RAB) serta tidak mengikuti gambar kerja proyek.

BACA JUGA :  Program ADK di Sampang Sedot APBD Rp 1 M, Proyek Diborong Dua CV

Menanggapi hal tersebut, Sadam, Bendahara Hippa Kedungdung Ceria, membantah adanya penyimpangan. Ia menyebut proyek senilai Rp195 juta itu baru cair sebesar Rp136,5 juta atau 70 persen dari total anggaran, dan pengerjaan sudah sesuai perencanaan.

“Waktu saya ke lokasi, galian pondasi ada, dan di sana sudah ada Hosnan selaku Ketua Hippa. Yang penting tinggi bangunan sesuai RAB,” ujarnya kepada Pilarpos.com, Sabtu (06/09/2025).

Meski begitu, Sadam mengaku siap menindaklanjuti jika ada kekurangan dalam pelaksanaan.

BACA JUGA :  Diduga Tumpang Tindih, Proyek P3-TGAI Digarap P3A Akar Daun di Desa Sejati Sampang Rusak

“Nanti akan saya sampaikan ke Hosnan apa yang perlu direvisi, supaya segera diperbaiki mumpung pembangunan masih belum panjang,” tambahnya.

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Ada Pemotongan Honor Kader MBG B3 di Robatal Sampang, SPPG Jelgung Klaim Sudah Sesuai Aturan
Bukan SiLPA: Kandang Baru Dibangun Saat Masuk 2026, Program Ketapang BUMDes Krampon Sampang TA 2025 Diduga Gagal Total
Sapi BUMDes di Sampang Diduga Dijual, Pemdes Pajeruan Akhirnya Buka Suara
Dari Lima Ekor Tersisa Seekor: Sapi BUMDes Pajeruan Sampang Diduga Dijual Diam-Diam, Saat Dikonfirmasi Pemdes Memilih Bungkam
Anggaran Hampir Rp300 Juta Disorot, Kandang Ayam BUMDes Desa Baruh Sampang TA 2025 Belum Rampung Tak Kunjung Terisi
618 Calon Jemaah Haji Sampang 2026, Diimbau Jaga Kondisi Fisik dan Kekompakan di Tanah Suci
Potret Laporan Kasus Rumpon Sampang ke Polda Jatim: SP2HP Terus Terbit, Tersangka Tak Kunjung Muncul
LPG 3 Kg Langka dan Mahal, DPRD Sampang Warning dan Larang Dapur MBG Gunakan Gas Subsidi

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 06:04 WIB

Diduga Ada Pemotongan Honor Kader MBG B3 di Robatal Sampang, SPPG Jelgung Klaim Sudah Sesuai Aturan

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:40 WIB

Bukan SiLPA: Kandang Baru Dibangun Saat Masuk 2026, Program Ketapang BUMDes Krampon Sampang TA 2025 Diduga Gagal Total

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:35 WIB

Sapi BUMDes di Sampang Diduga Dijual, Pemdes Pajeruan Akhirnya Buka Suara

Senin, 4 Mei 2026 - 23:07 WIB

Anggaran Hampir Rp300 Juta Disorot, Kandang Ayam BUMDes Desa Baruh Sampang TA 2025 Belum Rampung Tak Kunjung Terisi

Selasa, 28 April 2026 - 18:44 WIB

618 Calon Jemaah Haji Sampang 2026, Diimbau Jaga Kondisi Fisik dan Kekompakan di Tanah Suci

Berita Terbaru