SAMPANG, Pilar Pos || Pendistribusian program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sampang, Madura, mulai tersendat. Salah-satunya dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Sampang, Yayasan Kumala Bhayangkari Cabang Sampang dikabarkan tidak lagi beroperasi, Senin (13/4/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun Pilarpos.com, dapur SPPG Polres Sampang telah lama berhenti beroperasi. Hal itu diduga karena kepala SPPG mengundurkan diri, sehingga distribusi MBG kepada penerima manfaat (PM) yang telah terikat kerja sama melalui Memorandum of Understanding (MoU) ikut terhenti.
“Dapur Polres Sampang sudah lama tidak beroperasi. Kepala SPPG-nya dikabarkan mundur, tapi saya tidak tahu pasti penyebabnya,” ujar sumber berinisial R, Senin (13/4/2026).
Kondisi tersebut juga dibenarkan pihak sekolah. Humas SMA Negeri 1 Sampang, Hamid, mewakili Kepala Sekolah Suhaili, menyampaikan bahwa para siswa sudah lebih dari satu bulan tidak menerima MBG.
“MBG di sekolah kami dikirim dari SPPG Polres Sampang. Terakhir kami menerima sebelum bulan puasa. Sampai sekarang, setelah sekolah kembali aktif, belum ada lagi distribusi MBG. Informasinya ada pergantian kepala SPPG dan masih menunggu kepala SPPG yang baru,” jelasnya.
Hamid berharap distribusi MBG dapat segera kembali berjalan, mengingat program tersebut sangat dinantikan para siswa.
“Kami berharap SPPG Polres Sampang segera menyalurkan kembali MBG, karena banyak siswa yang sudah menanyakan,” tuturnya.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Imamatul Maghfiroh (Kepala SPPG Polres Sampang, yang lama) dan Koordinator Wilayah SPPG Sampang Ratna belum memberikan keterangan resmi meski telah dikonfirmasi. Media ini akan terus berupaya melakukan konfirmasi lanjutan kepada pihak terkait.
Penulis : Agus Junaidi
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Pilar Pos











