SAMPANG, Pilar Pos | Perjalanan panjang dan penuh dedikasi yang ditempuh Mastuki (38) dalam mengembangkan sektor pariwisata di Kabupaten Sampang akhirnya membuahkan hasil membanggakan. Pengelola Pantai Lon Malang, Desa Bira Tengah, Kecamatan Sokobanah itu berhasil masuk dalam jajaran 50 besar penerima penghargaan Wonderful Indonesia Awards 2026 kategori Pejuang Pariwisata (Local Hero in Tourism) yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.
Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas konsistensi Mastuki yang sejak 2016 merintis dan mengembangkan Pantai Lon Malang dari kawasan wisata lokal menjadi salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Sampang.
Di tengah berbagai tantangan pengembangan wisata daerah, Mastuki terus berupaya memperkenalkan keindahan Pantai Lon Malang kepada masyarakat luas. Melalui promosi yang berkelanjutan dan pengelolaan yang konsisten, destinasi wisata tersebut semakin dikenal dan mampu menarik kunjungan wisatawan dari berbagai daerah hingga mancanegara.
Kini, Pantai Lon Malang tidak hanya menjadi ikon wisata Kabupaten Sampang, tetapi juga telah dikunjungi wisatawan dari sejumlah negara seperti Bahrain, Filipina, Yaman, Republik Ceko, hingga Belanda.
Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Sampang, Endah Nursiskawati, menyampaikan apresiasinya atas capaian tersebut.
“Alhamdulillah, tahun ini Kabupaten Sampang memiliki kandidat yang diusulkan untuk Wonderful Indonesia Awards, khususnya di kategori local hero. Pengusulan tersebut berhasil masuk 50 besar dari ribuan local hero se-Indonesia,” ujarnya, Selasa (14/7/2026).
Menurut Endah, keberhasilan Mastuki merupakan bukti bahwa kerja keras dan komitmen dalam membangun pariwisata daerah dapat memperoleh pengakuan di tingkat nasional. Ia berharap prestasi tersebut menjadi motivasi bagi para pelaku wisata lainnya untuk terus berinovasi dan mengembangkan potensi wisata di daerah masing-masing.
“Pastinya senang dan bangga karena sudah membawa nama baik Sampang. Semoga ini menjadi pemicu semangat bagi para pejuang wisata lainnya di Kabupaten Sampang untuk bisa berprestasi seperti Pak Mastuki,” tuturnya.
Lebih lanjut, Endah berharap keberhasilan yang diraih Mastuki dapat menjadi momentum kebangkitan sektor pariwisata di Madura, khususnya dalam mendorong lahirnya desa-desa wisata yang mandiri, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan potensi lokal.
“Semoga keberhasilan ini dapat menjadikan desanya sebagai desa wisata yang berkelanjutan, dikenal, dan berprestasi. Yang terpenting adalah memberi manfaat dan memberdayakan potensi lokal di desa,” pungkasnya.
Penulis : Agus Junaidi
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Pilar Pos











