Tumpukan Kayu Kuasai Bahu Jalan Nasional di Sampang, Polisi Diminta Segera Bertindak

Avatar

- Pewarta

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Tumpukan Kayu Memakan Bahu Jalan Raya Nasional, Ruas Jalan Sampang - Bangkalan - Kamal Tepatnya di Wilayah Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

Caption: Tumpukan Kayu Memakan Bahu Jalan Raya Nasional, Ruas Jalan Sampang - Bangkalan - Kamal Tepatnya di Wilayah Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

SAMPANG, Pilar Pos || Tumpukan kayu jati yang menjorok hingga memakan bahu Jalan Nasional ruas Kamal–Bangkalan–Sampang di wilayah Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, dikeluhkan pengguna jalan. Kondisi tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengendara dan berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas, terutama pada malam hari.

Salah seorang pengendara sepeda motor, Mohammad, mengaku khawatir dengan keberadaan tumpukan kayu yang berada sangat dekat dengan badan jalan. Menurutnya, selain mengurangi ruang gerak kendaraan, lokasi tersebut juga tidak dilengkapi rambu maupun tanda peringatan.

“Ini sangat membahayakan keselamatan pengendara. Apalagi saat malam hari, tidak ada tanda atau rambu yang bisa memberi peringatan kepada pengguna jalan,” ujarnya, Kamis (4/6/2026).

Ia menjelaskan, ruas jalan nasional tersebut merupakan jalur padat yang setiap hari dilalui berbagai jenis kendaraan, mulai dari sepeda motor, mobil pribadi, hingga truk dan bus pariwisata. Dengan kondisi jalan yang lebar dan relatif mulus, banyak pengendara melaju dengan kecepatan tinggi sehingga risiko kecelakaan semakin besar.

BACA JUGA :  Kandang Ayam Program Ketahanan Pangan Tahun 2025 di Desa Kotah Sampang Ambruk, Hingga 2026 Tak Pernah Terisi Ayam

“Pengendara yang jarang melintas di jalur ini tentu tidak mengetahui ada tumpukan kayu di bahu jalan. Kalau tidak waspada, bisa berbahaya,” katanya.

Karena itu, Mohammad meminta Satlantas Polres Sampang bersama instansi terkait segera mengambil langkah penertiban terhadap pemilik kayu yang menggunakan bahu jalan sebagai lokasi penumpukan.

BACA JUGA :  Bea Cukai Madura Terancam Dilaporkan Jika Diamkan Rokok Ilegal di Sampang

“Jangan menunggu ada korban dulu baru bertindak. Kondisi ini sudah jelas membahayakan pengguna jalan dan harus segera ditertibkan,” tegasnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Kasat Lantas Polres Sampang AKP Sulaiman menyatakan bahwa keberadaan tumpukan kayu yang memakan bahu jalan nasional telah menjadi perhatian pihaknya.

BACA JUGA :  Abaikan Prosedur K3, Pekerja Proyek Jembatan Daleman-Pasarenan Sampang Menantang Bahaya

Menurutnya, kondisi tersebut perlu segera ditinjau agar tidak mengganggu keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

“Keberadaan tumpukan kayu itu sudah menjadi atensi kami. Besok pagi anggota dari Unit Kamsel akan turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan memberikan imbauan kepada pemilik usaha sawmill kayu,” ujar AKP Sulaiman.

Pihaknya menegaskan akan mengambil langkah sesuai kewenangan guna memastikan bahu jalan tetap berfungsi sebagaimana mestinya dan tidak membahayakan pengguna jalan yang melintas di jalur nasional tersebut.

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lansia Asal Pamekasan Ditemukan di Sampang Setelah Sehari Dicari Keluarga
Seorang Kakek Tersesat Tak Tahu Jalan Pulang, Polsek Sampang Berhasil Ungkap Identitas dan Asal Daerahnya
Kebakaran Hanguskan Rumah dan Gudang Rongsok di Sampang, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta
Tiga Hari Dicari, Lansia Hilang di Jrengik Sampang Ditemukan Meninggal di Persawahan
Tragis, Pemuda 26 Tahun di Sampang Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Mandi
Wartawan Sampang Gelar Doa Bersama, Titip Harapan Keselamatan Lima Jurnalis Hilang saat Liputan Anak Gunung Krakatau
AMPG Bangun Sumur Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Sampang
Dimediasi Tokoh Agama dan Masyarakat, Kasus Dugaan Penganiayaan di Tlagah Sampang Berujung Damai

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 23:27 WIB

Lansia Asal Pamekasan Ditemukan di Sampang Setelah Sehari Dicari Keluarga

Sabtu, 19 September 2026 - 20:58 WIB

Seorang Kakek Tersesat Tak Tahu Jalan Pulang, Polsek Sampang Berhasil Ungkap Identitas dan Asal Daerahnya

Jumat, 18 September 2026 - 20:39 WIB

Kebakaran Hanguskan Rumah dan Gudang Rongsok di Sampang, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Kamis, 17 September 2026 - 20:50 WIB

Tiga Hari Dicari, Lansia Hilang di Jrengik Sampang Ditemukan Meninggal di Persawahan

Minggu, 13 September 2026 - 22:52 WIB

Wartawan Sampang Gelar Doa Bersama, Titip Harapan Keselamatan Lima Jurnalis Hilang saat Liputan Anak Gunung Krakatau

Berita Terbaru