Tiga Bulan Laporan Masuk ke Polres Sampang, Terduga Pelaku Pencabulan di Robatal Masih Bebas Berkeliaran

Avatar

- Pewarta

Kamis, 30 Oktober 2025 - 00:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Kapolres Sampang AKP Hartono saat diwawancarai sejumlah wartawan usai acara sertijab pada Rabu (29/10/2025) di Mapolres Sampang (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

Caption: Kapolres Sampang AKP Hartono saat diwawancarai sejumlah wartawan usai acara sertijab pada Rabu (29/10/2025) di Mapolres Sampang (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

SAMPANG, Pilar Pos | Tiga bulan berlalu sejak laporan dugaan pencabulan terhadap gadis berusia 17 tahun yang terjadi pada (28/07/2025) di Desa Gunung Rancak, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, namun pelaku masih belum tersentuh hukum. Kamis, (30/10/2025).

Peristiwa yang dilaporkan secara resmi ke Polres Sampang pada 30 Juli 2025 itu, hingga kini belum juga membuahkan hasil. Terlapor berinisial Basir (24), warga Dusun Nappora Daya, Desa Ketapang Timur, yang telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO), diketahui masih bebas berkeliaran.

Lambannya penanganan kasus ini menuai sorotan tajam dari berbagai elemen masyarakat. Sejumlah aktivis dari Kopri PMII, KOHATI HMI, hingga LSM MDW Sampang, bahkan sempat turun ke jalan bersama keluarga korban, menggelar aksi demonstrasi di depan Mapolres Sampang.

BACA JUGA :  Walau Pakai Ready Mix: Rabat Beton di Desa Gunung Eleh Sampang, Dalam Hitungan Hari Rusak

Saat itu, mereka menilai aparat kepolisian terkesan tidak serius dan lamban dalam menegakkan hukum serta memberikan keadilan bagi korban.

Ketua LSM MDW Sampang, Siti Farida, kembali menegaskan kekecewaannya. Ia menilai tidak adanya tindakan cepat dari aparat merupakan bentuk kelalaian penegak hukum.

“Bagaimana mungkin kasus seberat ini dibiarkan berlarut tanpa penyelesaian? Korban dan keluarganya jelas butuh keadilan,” tegasnya kepada Pilar Pos.

Farida menambahkan, sikap Polres Sampang seolah abai terhadap penderitaan korban. Padahal, menurutnya, kasus pencabulan anak merupakan pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia dan bertentangan dengan UU Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) yang menuntut aparat bertindak cepat serta berpihak pada korban.

BACA JUGA :  Korupsi Dana PEN Rp12 Miliar di Sampang Terbongkar: Rekayasa Proyek dan Kongkalikong Pejabat Berujung Penahanan

“Keseriusan Polres Sampang patut dipertanyakan. Kalau memang mau dan berani, menangkap pelaku sangat mudah dengan kecanggihan intelijen yang dimiliki institusi Polri,” tandasnya.

Tiga Bulan Laporan Masuk ke Polres Sampang, Terduga Pelaku Pencabulan di Robatal Masih Bebas Berkeliaran
Caption: Pamflet DPO yang dikeluarkan oleh Polres Sampang (Sumber Foto: dok/Pilar Pos)

Sementara itu, Kapolres Sampang AKBP Hartono menanggapi hal itu menegaskan bahwa pihaknya sudah memaksimalkan penanganan kasus tersebut.

“Karena sudah dinyatakan DPO, larinya juga semakin jauh,” ujar AKBP Hartono saat ditemui sejumlah awak media usai acara sertijab di Mapolres Sampang, Rabu (29/10/2025).

Ia menambahkan, siapa pun yang mengetahui keberadaan pelaku dapat membantu aparat dengan melapor ke kepolisian setempat. Polres Sampang bahkan membuka komunikasi publik dan menyediakan nomor kontak Kanit PPA Satreskrim 085694778740 untuk laporan cepat.

BACA JUGA :  Tangan Dingin Iptu Nur Fajri Alim Kasatreskrim Polres Sampang, Duo Spesialis Curanmor Lintas Wilayah Tumbang

Tak hanya itu, Kapolres juga menjanjikan hadiah bagi masyarakat yang berhasil menangkap atau memberikan informasi akurat terkait keberadaan DPO tersebut.

“Kita sudah minta bantuan dari berbagai pihak. Masyarakat yang berhasil menangkap DPO (Basir) akan kami beri hadiah,” pungkasnya.

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Sampang Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Pulau, 3 Kg Sabu Disita
Pelaku Penipuan Modus Pura-pura Jadi Pembeli Motor di Sampang Ditangkap, Korban Rugi Rp27,5 Juta
Gasak Motor di Halaman Masjid, Pria Asal Bangkalan Diciduk Satreskrim Polres Sampang Usai 7 Jam Beraksi
Meski Dilaporkan ke Polres Pamekasan, Terduga Pelaku Pembacokan di Palengaan Belum Diamankan
Nekat Isi BBM Pakai Jrigen Di Siang Bolong, Aparat Kemana?
Warga Ketapang Daya Kawal Ketat Sidang Pencurian di PN Sampang, Desak Hakim Vonis Berat Terdakwa
Tak Patuh Aturan, SPBU Talang Siring Melayani Pengisian Jerigen Diduga Dijual Ke Industri Di Sampang
Kasus Patung Karapan Sapi 2022 Terus Bergulir, Polres Sampang Periksa Sejumlah Pihak Teknis dan Administratif

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 16:47 WIB

Polres Sampang Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Pulau, 3 Kg Sabu Disita

Senin, 6 April 2026 - 19:20 WIB

Pelaku Penipuan Modus Pura-pura Jadi Pembeli Motor di Sampang Ditangkap, Korban Rugi Rp27,5 Juta

Senin, 30 Maret 2026 - 16:15 WIB

Gasak Motor di Halaman Masjid, Pria Asal Bangkalan Diciduk Satreskrim Polres Sampang Usai 7 Jam Beraksi

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:33 WIB

Meski Dilaporkan ke Polres Pamekasan, Terduga Pelaku Pembacokan di Palengaan Belum Diamankan

Sabtu, 7 Maret 2026 - 15:38 WIB

Nekat Isi BBM Pakai Jrigen Di Siang Bolong, Aparat Kemana?

Berita Terbaru