Identitas Penemuan Mayat Laki-laki di Sampang yang Viral di Medsos Akhirnya Terungkap, Begini Kronologinya

Avatar

- Pewarta

Senin, 30 Juni 2025 - 18:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Jenazah Penemuan Mayat Laki-laki saat di angkat ke mobil Ambulan di lokasi penemuan, Desa Rapa Daya, Kecamatan Omben (Sumber Foto: Humas Polres Sampang)

Caption: Jenazah Penemuan Mayat Laki-laki saat di angkat ke mobil Ambulan di lokasi penemuan, Desa Rapa Daya, Kecamatan Omben (Sumber Foto: Humas Polres Sampang)

SAMPANG, Pilar Pos | Sempat menghebohkan warga Sampang dan viral di media sosial (Medsos) dengan adanya peristiwa penemuan mayat laki-laki yang tergeletak di pinggir jalan raya Desa Rapa Daya, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Senin (30/06/2025).

Dalam rekaman berdurasi 20 detik video yang viral di media sosial melalui grup WhatsApp, saat ditemukan mayat laki-laki tersebut dalam kondisi tertelungkup.

Dalam video itu, terlihat seorang warga mengatakan “barang kali ada orang kehilangan keluarganya, ini ada orang meninggal dunia di pinggir jalan raya Desa Rapa Daya tidak diketahui identitasnya”.

Namun teranyar, mayat laki-laki yang ditemukan ditanah lapang itu, saat ini sudah terungkap identitasnya.

Adapun identitas mayat laki-laki tersebut, bernama Hanafi kurang lebih berumur 43 tahun, asal warga Dusun Ambulung, Desa Rapa Daya, Kecamatan Omben Kabupaten Sampang.

BACA JUGA :  Abaikan Prosedur K3, Pekerja Proyek Jembatan Daleman-Pasarenan Sampang Menantang Bahaya
Identitas Penemuan Mayat Laki-laki di Sampang yang Viral di Medsos Akhirnya Terungkap, Begini Kronologinya
Caption: Kepolisian Polres Sampang saat mendatangi TKP penemuan mayat laki-laki di Desa Rapa Daya

Hal itu terungkap setelah Kepolisian Polres Sampang melakukan tindakan penyelidikan terhadap penemuan mayat.

“Tindakan yang sudah dilakukan, mendatangi TKP dan Olah TKP, menghubungi Puskesmas Omben dan melakukan penyelidikan,” kata Kapolres Sampang AKP Suhartono melalui Kasi Humas Polres Sampang Ipda Gama Rizaldi, Senin (30/06/2025).

Lebih lanjut, Ipda Gama Rizaldi menerangkan bahwa kronologi kejadian penemuan mayat tersebut, bermula pada pukul 07.52 WIB petugas jaga Polsek Omben mendapatkan laporan dari tokoh masyarakat Desa Rapa Daya bahwa ditemukan mayat di Dusun Ambulung, Desa Rapa Daya.

Menurut keterangan saksi kedua bernama Salim (Tokoh masyarakat Desa Rapa Daya) mengatakan bahwa benar telah ditemukan seorang laki-laki meninggal dunia di dekat semak-semak jalan desa Dusun Ambulung, Desa Rapa Daya, dan diketahui bahwa yang meninggal merupakan warga Desa Rapa Daya.

BACA JUGA :  Kecelakaan Dump Truck Terguling Bermuatan Rokok Ilegal di Sampang: Dikabarkan Akan Dikirim ke Banyuates, Benarkah ?

Diungkapkan olehnya, bahwa menurut keterangan saksi, pertama kali yang menemukan bernama H. Jalli (warga desa setempat) sekitar pukul 07. 30 Wib. Kemudian saksi bernama Farid (saksi pertama) datang dari arah timur hendak melewati tempat ditemukannya mayat. Karena penasaran banyak orang di TKP Farid lekas mengecek ada apa di tempat tersebut.

“Mengetahui bahwa ada mayat di TKP, Farid segera melaporkan kejadian tersebut kepada tokoh masyarakat bernama Salim. selanjutnya Salim, segera mendatangi TKP dan mendapati mayat telungkup dengan mengenakan jaket hitam, memakai sarung warna putih bermotif kotak biru,” terangnya.

Lanjut Ipda Gama Rizaldi menjelaskan, bahwa mengetahui kejadian tersebut Salim (Saksi kedua) segera mendatangi Polsek Omben dan melaporkan kejadian tersebut. Selanjutnya, Kapolsek bersama anggota polsek omben dan Salim (saksi kedua) mendatangi TKP ditemukannya Mayat di Dsn. Ambulung Ds. Rapa Daya.

BACA JUGA :  Program BK Pemprov Jatim TA 2025 di Sampang, Desa Pandiyangan Kecipratan Dana Rp1,9 Miliar

“Setelah Kapolsek bersama anggota sampai di TKP, diketahui korban telah berada di mobil ambulan Puskesmas Omben bersama keluarga korban dan selanjutnya dibawa ke Puskesmas Omben untuk dilakukan pemeriksaan visum luar jenazah,” jelasnya.

Namun, kata Ipda Gama Rizaldi, saat akan dilakukan Otopsi (bedah mayat), keluarga atau istri korban membuat surat pernyataan bahwa tidak mau dilakukan Otopsi.

“Keluarga korban menerima atas musibah yang dialami dengan ikhlas karena musibah itu memang sudah takdir dan tidak akan menuntut kejadian tersebut secara hukum dengan dan dilampirkan surat pernyataan,” pungkasnya.

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

618 Calon Jemaah Haji Sampang 2026, Diimbau Jaga Kondisi Fisik dan Kekompakan di Tanah Suci
Potret Laporan Kasus Rumpon Sampang ke Polda Jatim: SP2HP Terus Terbit, Tersangka Tak Kunjung Muncul
LPG 3 Kg Langka dan Mahal, DPRD Sampang Warning dan Larang Dapur MBG Gunakan Gas Subsidi
Stok Aman, Harga Normal: Satreskrim Polres Sampang Ungkap Penyebab Kelangkaan LPG 3 Kg di Sampang
Soroti Degradasi Lingkungan, PMII Sampang Tuntut Audit Tambang Galian C
Dari Perdata ke Pidana, Kasus Haji Latif di Pamekasan Masuki Babak Baru
Janji Gaji Rp13 Juta di Turki Berujung Petaka, Mahasiswa Sampang Lapor Polisi Dugaan TPPO
Puskesmas Karang Penang Diresmikan, Direktur CV Prabu Alam Apresiasi Bupati Sampang

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 18:44 WIB

618 Calon Jemaah Haji Sampang 2026, Diimbau Jaga Kondisi Fisik dan Kekompakan di Tanah Suci

Senin, 27 April 2026 - 08:27 WIB

Potret Laporan Kasus Rumpon Sampang ke Polda Jatim: SP2HP Terus Terbit, Tersangka Tak Kunjung Muncul

Rabu, 22 April 2026 - 20:51 WIB

LPG 3 Kg Langka dan Mahal, DPRD Sampang Warning dan Larang Dapur MBG Gunakan Gas Subsidi

Rabu, 22 April 2026 - 15:33 WIB

Stok Aman, Harga Normal: Satreskrim Polres Sampang Ungkap Penyebab Kelangkaan LPG 3 Kg di Sampang

Selasa, 21 April 2026 - 21:06 WIB

Soroti Degradasi Lingkungan, PMII Sampang Tuntut Audit Tambang Galian C

Berita Terbaru