Tunanetra di Baturasang Hidup Sebatang Kara Tak Tersentuh Bansos, Dinsos Sampang Singgung Kinerja Desa

Avatar

- Pewarta

Minggu, 26 April 2026 - 08:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Muslimah Seorang Perempuan Tunanetra di Desa Baturasang Hidup Sebatang Kara Yang Tak Tersentuh Bansos (Sumber Foto: Dok/Pilar Pos)

Caption: Muslimah Seorang Perempuan Tunanetra di Desa Baturasang Hidup Sebatang Kara Yang Tak Tersentuh Bansos (Sumber Foto: Dok/Pilar Pos)

SAMPANG, Pilar Pos || Di tengah gencarnya program bantuan sosial, seorang perempuan tunanetra di Kabupaten Sampang, Madura, justru luput dari pendataan. Muslimah, warga Dusun Kebun, Desa Baturasang, Kecamatan Tambelangan, hidup sebatang kara tanpa pendamping dan tanpa sentuhan bansos.

Kondisi ini menyingkap lemahnya peran pemerintah desa dalam mendeteksi dan mengusulkan warga rentan.

Muslimah tidak pernah menikah dan kini hidup sendiri setelah kedua orang tuanya meninggal dunia. Dengan keterbatasan penglihatan, ia menjalani hari-hari dalam kesunyian dan keterbatasan, tanpa kepastian bantuan dari negara.

BACA JUGA :  Kabar Gembira Warga Trenggalek, Pajak Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (PPHTB) Selain Waris Diskon 25%

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Sampang, Moh. Anwari Abdullah, mengaku pihaknya baru mengetahui kondisi tersebut setelah adanya laporan.

“Begitu informasi masuk, langsung kami koordinasikan dengan Dispendukcapil,” ujarnya.

Penelusuran awal mengungkap fakta krusial: Muslimah belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), syarat dasar untuk mengakses bantuan sosial.

“Data sudah kami terima, ternyata yang bersangkutan belum punya KTP,” jelasnya.

Di sisi lain, Anwari melontarkan kritik terbuka terhadap pemerintah desa yang dinilai abai.

BACA JUGA :  Viral di Medsos, Warga Tagih Janji Bupati Sampang Akan Perbaiki Jalan Tapaan-Olor yang Tak Terealisasi

“Seharusnya diusulkan dari desa. Masa tidak ada peran? Di desa ada operator dan perangkat,” tegasnya.

Ia menegaskan, desa merupakan pihak paling mengetahui kondisi riil warganya, sehingga tidak seharusnya kasus seperti ini terlewat.

“Yang tahu kondisi lapangan itu desa, bukan kami di kabupaten,” imbuhnya.

Keterlambatan informasi membuat penanganan baru bergerak setelah kasus ini mencuat.

“Begitu ada laporan, langsung kami tindak lanjuti,” katanya.

Saat ini, Dinsos PPPA bersama Dispendukcapil tengah memproses administrasi kependudukan Muslimah agar dapat segera diusulkan sebagai penerima bansos.

BACA JUGA :  Proyek Jembatan Daleman–Pasarenan Rp2,1 Miliar Disorot, AMS Laporkan Dugaan Korupsi ke Kejari Sampang

Namun hingga berita ini diterbitkan, Penjabat Kepala Desa Baturasang, Sugianto, belum memberikan tanggapan resmi terkait tidak terdatanya Muslimah, meski telah dihubungi melalui pesan WhatsApp.

Kasus ini menjadi ironi di tengah klaim penyaluran bansos yang terus digencarkan. Ketika data menjadi kunci, kelalaian di tingkat desa justru membuat warga paling rentan menjadi “tak terlihat”.

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bani Insan Peduli BIP Perkuat Hubungan Dengan Jurnalis dan NGO
Giat Rutin Setiap Tahun. KJJT Wilayah Pamekasan Bagi-Bagi Takjil  
SDM PKH Sampang Berbagi: Seribu Takjil untuk Pengguna Jalan dan Pengunjung RSMZ
Dialog Kemanusiaan KNPI Sampang Bersama PPDI, Fokus Pemberdayaan Disabilitas
Tangis dan Keikhlasan di Al-Khoziny Sidoarjo: Ayah Santri Korban Kembalikan Santunan ke Pesantren
Tangis Pilu Keluarga Buk Ma’e di Sampang: 16 Tahun Derita Gangguan Mental, Kini Dapat Perhatian Polsek Tambelangan
Derita Warga Barunggagah Sampang: Hidup Dalam Rantai, Tanpa Uluran Negara
Kolaborasi Jurnalis Sampang: Profesionalisme dan Kepedulian Sosial di HUT PJS ke-4

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 08:25 WIB

Tunanetra di Baturasang Hidup Sebatang Kara Tak Tersentuh Bansos, Dinsos Sampang Singgung Kinerja Desa

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:22 WIB

Bani Insan Peduli BIP Perkuat Hubungan Dengan Jurnalis dan NGO

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:25 WIB

Giat Rutin Setiap Tahun. KJJT Wilayah Pamekasan Bagi-Bagi Takjil  

Kamis, 5 Maret 2026 - 23:32 WIB

SDM PKH Sampang Berbagi: Seribu Takjil untuk Pengguna Jalan dan Pengunjung RSMZ

Minggu, 1 Maret 2026 - 12:14 WIB

Dialog Kemanusiaan KNPI Sampang Bersama PPDI, Fokus Pemberdayaan Disabilitas

Berita Terbaru