Terungkap, CV Sinergi Mitra Andalan Garap Proyek Pasar Ikan Banyuates Sampang Rp1,2 Miliar dari CSR Petronas

Avatar

- Pewarta

Senin, 29 Desember 2025 - 22:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Lokasi Proyek Pasar Ikan di Desa Banyuates Sampang (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

Caption: Lokasi Proyek Pasar Ikan di Desa Banyuates Sampang (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

SAMPANG, Pilar Pos || Pembangunan Pasar Ikan di Desa Banyuates, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, akhirnya menemui titik terang. Proyek yang sempat menuai sorotan publik lantaran tidak dilengkapi papan informasi itu kini terungkap dikerjakan oleh CV Sinergi Mitra Andalan dengan nilai anggaran mencapai Rp1,2 miliar.

Hal itu diungkap oleh Subhan selaku konsultan perencana proyek Pasar Ikan. Ia mengatakan bahwa proyek tersebut bersumber dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) Petronas.

BACA JUGA :  PC PMII Pamekasan Tolak Kedatangan Mendikdasmen, Soroti Krisis Pendidikan dan Politik Seremonial

“Pelaksananya adalah CV Sinergi Mitra Andalan, sedangkan untuk papan informasi sedang proses pembuatan, dana nya dari CSR Petronas,” ungkap Subhan kepada Pilar Pos, Senin (29/12/2025).

Lebih lanjut Subhan mengatakan, untuk total anggaran dari proyek tersebut senilai Rp1,2 miliar yang di bagi menjadi dua tahap pencairan.

“Tahap pertama Rp600 juta, rencananya dua tahap pencairan,” katanya.

Meski demikian, pembangunan pasar ikan ini tidak sepenuhnya diterima oleh masyarakat. Sejumlah nelayan setempat menyatakan penolakan, lantaran Petronas dinilai belum menuntaskan kewajiban pembayaran ganti rugi rumpon nelayan tahun 2024 di wilayah Kecamatan Banyuates.

BACA JUGA :  Sebanyak 733 Perempuan di Sampang Resmi Menyandang Status Janda Selama Enam Bulan 2026, Cerai Gugat Mendominasi

Mashudi dan Muhammad, nelayan asal Desa Masaran, menegaskan keberatan mereka terhadap proyek tersebut. Menurut mereka, Petronas masih memiliki tanggungan ganti rugi rumpon nelayan senilai Rp6 miliar yang hingga kini belum dibayarkan.

“Kami meminta kontraktor menghentikan sementara pekerjaan ini. Petronas masih memiliki kewajiban membayar ganti rugi rumpon nelayan Banyuates sebesar Rp6 miliar. Silakan diselesaikan terlebih dahulu, baru proyek dilanjutkan,” tegas Mashudi.

Ia juga memperingatkan, apabila tuntutan tersebut tidak mendapat respons, pihak nelayan akan menempuh langkah lanjutan berupa aksi demonstrasi dan audiensi ke Pemerintah Kabupaten Sampang.

BACA JUGA :  Skandal Rp21 Miliar Dana Ganti Rumpon Nelayan Madura: Petronas Disorot, Kejati Jatim Bergerak

“Setelah tahun baru, kami bersama persatuan nelayan akan melakukan audiensi dan aksi demonstrasi,” pungkasnya.

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mobil Xenia Terbakar Usai Isi Pertalite di SPBU 5469202 Pliyang Sampang, Tangki BBM Modifikasi Jadi Sorotan
Baru Sebulan Selesai Sudah Retak dan Mengelupas, Mutu Rabat Beton Dana Desa Gunung Eleh Sampang Disorot
Dijanjikan Kerja di Dubai, PMI Asal Sampang Diduga Jadi Korban TPPO di Libya, Polisi Mulai Telusuri Jalur Keberangkatan
Geger! Oknum Kapus dan Staf Perempuan Digerebek di Ruang Kerja Puskesmas Robatal Sampang
Perkuat Organisasi dan Pengabdian, Rakercab II PSHT Cabang Sampang Jadi Momentum Evaluasi
Diduga Tinggalkan Rumah Saat Kompor Masih Menyala, Rumah Warga Sampang Terbakar
Tiga Remaja Berboncengan Kecelakaan di Pangarengan Sampang, Satu Pelajar Meninggal Dunia
Di Balik Teka-Teki Bakal Calon Ketua PJS, Jelang Kongres ke-2: Begini Pesan Tokoh Terpopuler Sampang

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 06:40 WIB

Mobil Xenia Terbakar Usai Isi Pertalite di SPBU 5469202 Pliyang Sampang, Tangki BBM Modifikasi Jadi Sorotan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:29 WIB

Baru Sebulan Selesai Sudah Retak dan Mengelupas, Mutu Rabat Beton Dana Desa Gunung Eleh Sampang Disorot

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Dijanjikan Kerja di Dubai, PMI Asal Sampang Diduga Jadi Korban TPPO di Libya, Polisi Mulai Telusuri Jalur Keberangkatan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Geger! Oknum Kapus dan Staf Perempuan Digerebek di Ruang Kerja Puskesmas Robatal Sampang

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Perkuat Organisasi dan Pengabdian, Rakercab II PSHT Cabang Sampang Jadi Momentum Evaluasi

Berita Terbaru