Dijanjikan Aspal Hibah Pemprov Jatim Tak Kunjung Terealisasi, Warga Tambelangan Sampang Perbaiki Jalan Secara Swadaya

Avatar

- Pewarta

Senin, 6 April 2026 - 11:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Situasi Warga di Daerah Kecamatan Tambelangan Saat Melakukan Perbaikan dan Pelebaran di Ruas Jalan Kabupaten Sampang Tambelangan-Bungkak (Sumber Foto: Screenshot Video Milik Warga/dok Pilar Pos

Caption: Situasi Warga di Daerah Kecamatan Tambelangan Saat Melakukan Perbaikan dan Pelebaran di Ruas Jalan Kabupaten Sampang Tambelangan-Bungkak (Sumber Foto: Screenshot Video Milik Warga/dok Pilar Pos

SAMPANG, Pilar Pos || Warga Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, mengaku kesal lantaran janji pemberian aspal hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur hingga kini belum juga terealisasi. Kekecewaan itu memuncak setelah penantian cukup lama tak kunjung membuahkan hasil, Senin (6/3/2026).

Aspal hibah yang sebelumnya dijanjikan untuk perbaikan infrastruktur di ruas jalan Kabupaten Sampang, Tambelangan–Bungkak dinilai sangat dibutuhkan masyarakat. Pasalnya, kondisi jalan di sejumlah titik di wilayah tersebut mengalami kerusakan cukup parah dan menyulitkan aktivitas warga sehari-hari.

Diketahui, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebelumnya menyerahkan hibah 300 drum aspal kepada Pemerintah Kabupaten Sampang guna mempercepat perbaikan jalan desa, terutama akses menuju pondok pesantren. Bantuan itu diterima langsung oleh Bupati Sampang H. Slamet Junaidi di Pendopo Trunojoyo, pada Selasa (3/3/2026).

BACA JUGA :  Proyek Peningkatan Jalan Batulenger-Tobai Timur Rp5,5 Miliar di Sampang Disorot Aktivis, Ditemukan Dua Nama CV di Lokasi

Penyaluran hibah tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas PU Bina Marga untuk meningkatkan konektivitas antardesa, khususnya di wilayah Madura. Saat itu, Kepala Dinas PU Bina Marga Jatim, Edy Tambeng Widjaja, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari usulan Pemkab Sampang agar perbaikan infrastruktur dapat menunjang mobilitas masyarakat dan aktivitas para santri.

Namun, hingga kini belum ada kejelasan realisasi di lapangan. Warga pun akhirnya berinisiatif melakukan perbaikan dan pelebaran jalan secara swadaya di ruas jalan Kabupaten Sampang, Tambelangan–Bungkak. Dengan keterbatasan, masyarakat bergotong royong mengumpulkan dana dan tenaga untuk memperbaiki jalan seadanya agar tetap bisa dilalui.

BACA JUGA :  Dua Proyek Rabat Beton di Sampang Tak Transparan, Pj Kades Baruh: Papan Informasi Mau Ditanyakan ke Mentor

Salah seorang warga setempat berinisial M mengatakan, langkah swadaya itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus solusi sementara di tengah ketidakpastian bantuan yang sebelumnya dijanjikan.

“Kami sudah lama menunggu, tapi belum ada kejelasan. Jalan ini sudah lama tidak tersentuh perbaikan dari pemerintah. Akhirnya kami sepakat memperbaiki sendiri semampunya. Dulu sempat ada dari dinas survei dan dijanjikan 20 drum aspal dari hibah provinsi, tapi sampai sekarang belum ada kabar,” ujarnya.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Sampang bersama Pemprov Jawa Timur segera memberikan kepastian terkait realisasi bantuan tersebut. Mereka juga meminta perhatian serius agar kondisi infrastruktur jalan di Kecamatan Tambelangan dapat segera ditangani secara maksimal.

BACA JUGA :  Viral di Medsos, Penemuan Mayat Laki-laki Tergeletak di Pinggir Jalan Desa Rapa Daya Sampang

“Bantuan aspal itu sangat dibutuhkan, karena sebagian besar jalan di sini sudah lama rusak dan belum pernah tersentuh perbaikan,” tambahnya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai keterlambatan realisasi bantuan tersebut. Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada Budi, staf Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Sampang.

Media ini juga telah mendatangi kantor PUPR, namun yang bersangkutan tidak berada di tempat karena sedang dinas luar kota. Konfirmasi melalui pesan dan panggilan WhatsApp juga belum mendapat respons. Upaya konfirmasi lanjutan masih terus dilakukan.

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek UKS Rp199 Juta di SDN Dulang 2 Sampang Disorot, Begel Diduga Tak Sesuai, CV Pelaksana Disebut Dipinjam
Siswi SMPN 1 Sampang, Nelza dan Dhea Binaan Sanggar KBP Raih Tiga Predikat di Fashion Muslim of Batik Madura 2026
Pekerja Tewas Usai Tertimpa Reruntuhan Bangunan di Proyek SDN Komis I Sampang, Lasbandra Desak Dugaan Kelalaian K3 Diusut
Kebakaran Pasar Tambelangan, Warga Padamkan Api dengan Alat Seadanya, Damkar Sampang Tak Ada di Lokasi
Drainase Desa Baruh Sampang Rusak Meski Baru Digarap, Sumber Anggaran Tak Jelas, Dikonfirmasi Pj Kades Bungkam
Stok Solar dan Pertalite Kosong di SPBU Banyuanyar Sampang, Satreskrim Pastikan Pasokan Dijadwalkan Tiba Hari Ini
Pekerja Proyek SDN Komis I Sampang Tewas Usai Tertimpa Kerangka Bangunan, Penerapan K3 Perlu Diusut
Proyek Pokir TK Roudlatul Ulum di Jelgung Sampang Disorot, Dikerjakan Tanpa Papan Informasi dan Material Dipertanyakan

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 12:02 WIB

Proyek UKS Rp199 Juta di SDN Dulang 2 Sampang Disorot, Begel Diduga Tak Sesuai, CV Pelaksana Disebut Dipinjam

Minggu, 1 November 2026 - 01:29 WIB

Siswi SMPN 1 Sampang, Nelza dan Dhea Binaan Sanggar KBP Raih Tiga Predikat di Fashion Muslim of Batik Madura 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Pekerja Tewas Usai Tertimpa Reruntuhan Bangunan di Proyek SDN Komis I Sampang, Lasbandra Desak Dugaan Kelalaian K3 Diusut

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Kebakaran Pasar Tambelangan, Warga Padamkan Api dengan Alat Seadanya, Damkar Sampang Tak Ada di Lokasi

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Drainase Desa Baruh Sampang Rusak Meski Baru Digarap, Sumber Anggaran Tak Jelas, Dikonfirmasi Pj Kades Bungkam

Berita Terbaru