SAMPANG, Pilar Pos || Warga Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, mengaku kesal lantaran janji pemberian aspal hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur hingga kini belum juga terealisasi. Kekecewaan itu memuncak setelah penantian cukup lama tak kunjung membuahkan hasil, Senin (6/3/2026).
Aspal hibah yang sebelumnya dijanjikan untuk perbaikan infrastruktur di ruas jalan Kabupaten Sampang, Tambelangan–Bungkak dinilai sangat dibutuhkan masyarakat. Pasalnya, kondisi jalan di sejumlah titik di wilayah tersebut mengalami kerusakan cukup parah dan menyulitkan aktivitas warga sehari-hari.
Diketahui, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebelumnya menyerahkan hibah 300 drum aspal kepada Pemerintah Kabupaten Sampang guna mempercepat perbaikan jalan desa, terutama akses menuju pondok pesantren. Bantuan itu diterima langsung oleh Bupati Sampang H. Slamet Junaidi di Pendopo Trunojoyo, pada Selasa (3/3/2026).
Penyaluran hibah tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas PU Bina Marga untuk meningkatkan konektivitas antardesa, khususnya di wilayah Madura. Saat itu, Kepala Dinas PU Bina Marga Jatim, Edy Tambeng Widjaja, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari usulan Pemkab Sampang agar perbaikan infrastruktur dapat menunjang mobilitas masyarakat dan aktivitas para santri.
Namun, hingga kini belum ada kejelasan realisasi di lapangan. Warga pun akhirnya berinisiatif melakukan perbaikan dan pelebaran jalan secara swadaya di ruas jalan Kabupaten Sampang, Tambelangan–Bungkak. Dengan keterbatasan, masyarakat bergotong royong mengumpulkan dana dan tenaga untuk memperbaiki jalan seadanya agar tetap bisa dilalui.
Salah seorang warga setempat berinisial M mengatakan, langkah swadaya itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus solusi sementara di tengah ketidakpastian bantuan yang sebelumnya dijanjikan.
“Kami sudah lama menunggu, tapi belum ada kejelasan. Jalan ini sudah lama tidak tersentuh perbaikan dari pemerintah. Akhirnya kami sepakat memperbaiki sendiri semampunya. Dulu sempat ada dari dinas survei dan dijanjikan 20 drum aspal dari hibah provinsi, tapi sampai sekarang belum ada kabar,” ujarnya.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Sampang bersama Pemprov Jawa Timur segera memberikan kepastian terkait realisasi bantuan tersebut. Mereka juga meminta perhatian serius agar kondisi infrastruktur jalan di Kecamatan Tambelangan dapat segera ditangani secara maksimal.
“Bantuan aspal itu sangat dibutuhkan, karena sebagian besar jalan di sini sudah lama rusak dan belum pernah tersentuh perbaikan,” tambahnya.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai keterlambatan realisasi bantuan tersebut. Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada Budi, staf Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Sampang.
Media ini juga telah mendatangi kantor PUPR, namun yang bersangkutan tidak berada di tempat karena sedang dinas luar kota. Konfirmasi melalui pesan dan panggilan WhatsApp juga belum mendapat respons. Upaya konfirmasi lanjutan masih terus dilakukan.
Penulis : Agus Junaidi
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Pilar Pos











