Diduga Tenggelam Saat Mengejar Layangan Putus, Seorang Anak di Sampang Ditemukan Tak Bernyawa di Galian Tambak

Avatar

- Pewarta

Kamis, 26 Juni 2025 - 00:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Ilustrasi (Sumber: Pilar Pos)

Caption: Ilustrasi (Sumber: Pilar Pos)

SAMPANG, Pilar Pos | Peristiwa meninggalnya seorang anak berinisial ID (14 th) asal Desa Pangarengan, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, di sebuah galian tambak pada Selasa (24/06/2025). Diduga kuat, korban tenggelam setelah mengejar layangan putus di daerah setempat.

Menurut informasi yang dihimpun media Pilar Pos, peristiwa itu bermula saat korban terlihat bermain di sekitar rumah pada pukul 10.00 WIB. Akan tetapi, beberapa saat kemudian, ada tetangganya yang melihat ID (korban) berlari ke arah selatan mengejar layangan.

Mengetahui tak kunjung pulang kerumah hingga sore hari, keluarga korban mulai panik karena anak mereka belum juga kembali.

BACA JUGA :  Warga Sampang Jadi Korban Tabrak Lari di Pemekasan, Kendaraan Dinas Desa Pandian Sumenep Disinyalir Terlibat

Usaha pencarian oleh warga saat itu, dilakukan dari dua dusun, ialah Dusun Taman dan Dusun Plasah, dengan menyusuri area persawahan dan tambak yang tak jauh dari permukiman.

Berlangsung beberapa jam pencarian korban, sekitar pukul 18.30 WIB, seorang warga bernama Anas menemukan jazad korban inisial ID sudah dalam keadaan tidak bernyawa berada di dasar galian tambak yang berisi air dengan kedalaman sekitar 2,5 meter.

“Korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di dalam galian tambak. Dugaan kuat korban terpeleset dan tenggelam karena tidak bisa berenang,” kata Ipda Gama Rizaldi, Kasi Humas Polres Sampang, kepada wartawan, Selasa malam.

Menurutnya, tempat jenazah korban ditemukan memang cukup dalam dan rawan, terutama bagi anak-anak.

BACA JUGA :  Dikerjakan Cv Ridho Karya, Proyek Pembangunan Labkesda Rp8 Miliar di Sampang Tak Lengkapi K3

Dipaparkan olehnya, pihak kepolisian yang datang ke lokasi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan meminta keterangan dari beberapa saksi mata.

Lebih lanjut Ipda Gama Rizaldi menjelaskan bahwa dari hasil penyelidikan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

“Pihak keluarga yang menyadari kejadian ini adalah musibah, dengan ikhlas menolak dilakukan visum maupun otopsi dan pihak keluarga telah membuat surat pernyataan penolakan otopsi dan menerima kejadian ini sebagai takdir,” katanya.

Lebih jauh dirinya menerangkan, bahwa jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk dimandikan dan dishalatkan. Adapun proses pengurusan jenazah turut dibantu oleh petugas dari TNI dan Polri yang datang ke lokasi sejak awal pencarian.

BACA JUGA :  Petronas Sudah Transfer, Nelayan Tak Terima: Aliansi Batumarmar Laporkan Dugaan Korupsi ke Polres Pamekasan

Diungkapkan olehnya, dari pihak kepolisian juga turut membantu proses pemakaman hingga selesai sebagai bentuk empati kepada keluarga korban.

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fokus Tingkatkan Kemandirian Warga, Program PPM Medco Energi Tahun 2026 Menyasar Enam Desa dan Satu Pulau di Sampang
Proyek Sekolah Rakyat Rp200 Miliar di Sampang Baru 73 Persen, Target Rampung Akhir Juni Terancam Molor
Komisi I DPRD Sampang Soroti Dugaan Penguasaan Tanah Percaton Astapah, BPPKAD dan Satpol PP Akan Dipanggil
Salat Iduladha 1447 H di Sampang Berlangsung di Depan Pendopo Trunojoyo, Bupati Ajak Masyarakat Pererat Ukhuwah Islamiyah
Program Ketapang Desa Tambaan Sampang Tuai Tanda Tanya, Tiga Sapi di Kandang Disebut Bukan Aset BUMDes
PC PMII Pamekasan Tolak Kedatangan Mendikdasmen, Soroti Krisis Pendidikan dan Politik Seremonial
Dugaan Penyalahgunaan Tanah Percaton Desa Astapah Disorot, Satpol PP Sampang Siapkan Penertiban
Aset Desa Astapah Sampang Diduga Dikuasai Pribadi, Pengakuan Warga dan Kades Bertolak Belakang

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:26 WIB

Fokus Tingkatkan Kemandirian Warga, Program PPM Medco Energi Tahun 2026 Menyasar Enam Desa dan Satu Pulau di Sampang

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:24 WIB

Komisi I DPRD Sampang Soroti Dugaan Penguasaan Tanah Percaton Astapah, BPPKAD dan Satpol PP Akan Dipanggil

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:04 WIB

Salat Iduladha 1447 H di Sampang Berlangsung di Depan Pendopo Trunojoyo, Bupati Ajak Masyarakat Pererat Ukhuwah Islamiyah

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:23 WIB

Program Ketapang Desa Tambaan Sampang Tuai Tanda Tanya, Tiga Sapi di Kandang Disebut Bukan Aset BUMDes

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:28 WIB

PC PMII Pamekasan Tolak Kedatangan Mendikdasmen, Soroti Krisis Pendidikan dan Politik Seremonial

Berita Terbaru