Warga Keluhkan Judi Sabung Ayam di Sokobanah Tenga, Aparat Diminta Bertindak

PilarPos

- Pewarta

Sabtu, 27 September 2025 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

Ilustrasi.

SAMPANG – Warga Desa Sokobanah Tenga, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, mengeluhkan praktik judi sabung ayam yang digelar secara terbuka setiap Sabtu, Minggu, dan Senin.

Arena sabung ayam tersebut bahkan diikuti peserta dari luar daerah, bukan hanya dari Sampang, melainkan juga dari kabupaten lain di Madura. Hal ini membuat warga resah karena dinilai merusak lingkungan masyarakat yang mayoritas berstatus santri.

BACA JUGA :  Rokok Ilegal Merek PCX Membanjiri Toko Kelontong di Pamekasan

“Mayoritas warga di sini santri, tapi malah dijadikan tempat sabung ayam,” ujar RH, salah satu warga, Jumat (26/9/2025).

RH menilai, aparat kepolisian seolah menutup mata terhadap aktivitas tersebut. Menurutnya, meskipun kegiatan berlangsung terang-terangan, tidak ada upaya penindakan dari pihak Polsek Sokobanah.

BACA JUGA :  Pelaku Pencabulan di Robatal Masuk DPO, Polres Sampang Tahan Publikasi Pamflet

“Polsek Sokobanah pasti tahu kalau ada sabung ayam, tapi seperti dibiarkan,” tambahnya.

Warga berharap pemerintah desa bersama aparat kepolisian segera menghentikan kegiatan tersebut. Jika Polsek Sokobanah dinilai tidak tegas, warga mendesak agar Kapolres Sampang turun tangan langsung.

BACA JUGA :  Polres Sampang Tak Ikutsertakan Sopir di Pelimpahan, Bea Cukai Madura Diduga Sembunyikan Merk Rokok Ilegal

“Kalau Kapolsek tidak berani menindak, berarti ada dugaan sudah ada permainan dengan bandarnya. Karena itu, Kapolres Sampang harus turun tangan,” tegas RH.

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Korupsi PEN Rp12 Miliar: Empat Tersangka Dinilai Belum Cukup, Aktivis Tekan Kejari Sampang Kembangkan Kasus
Korupsi Dana PEN Rp12 Miliar di Sampang Terbongkar: Rekayasa Proyek dan Kongkalikong Pejabat Berujung Penahanan
LSM Passer Wong Bodho Gelar Aksi Protes di Depan PN Gresik, Desak Penundaan Eksekusi Tanah Desa Suci
LPK Trankonmasi Desak Polres Sampang Ungkap Dugaan Produksi Minyak Curah Ilegal
Motif Asmara, Pria Sokobanah Bunuh dan Bakar Kekasih Gelap Mantan Istrinya di Lesong Daya Pamekasan
Tiga Bulan Laporan Masuk ke Polres Sampang, Terduga Pelaku Pencabulan di Robatal Masih Bebas Berkeliaran
Dugaan Penggelapan Rp21 Miliar Dana Ganti Rumpon Nelayan Madura, Polda Jatim Panggil PT Elnusa dan PT Bintang
Pihak RSU KUSUMA Pamekasan Tak bertanggung Jawab Atas Kematian Pasien Diduga Malpraktik

Berita Terkait

Minggu, 23 November 2025 - 01:08 WIB

Korupsi PEN Rp12 Miliar: Empat Tersangka Dinilai Belum Cukup, Aktivis Tekan Kejari Sampang Kembangkan Kasus

Kamis, 20 November 2025 - 21:15 WIB

Korupsi Dana PEN Rp12 Miliar di Sampang Terbongkar: Rekayasa Proyek dan Kongkalikong Pejabat Berujung Penahanan

Kamis, 20 November 2025 - 15:08 WIB

LSM Passer Wong Bodho Gelar Aksi Protes di Depan PN Gresik, Desak Penundaan Eksekusi Tanah Desa Suci

Kamis, 13 November 2025 - 08:57 WIB

LPK Trankonmasi Desak Polres Sampang Ungkap Dugaan Produksi Minyak Curah Ilegal

Jumat, 7 November 2025 - 20:45 WIB

Motif Asmara, Pria Sokobanah Bunuh dan Bakar Kekasih Gelap Mantan Istrinya di Lesong Daya Pamekasan

Berita Terbaru