SPBU 54.692.10 di Panyepen Sampang Layani Pengisian Pertalite ke Jerigen, Warga Pertanyakan Pengawasan

Avatar

- Pewarta

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Petugas SPBU di Desa Panyepen Saat Melakukan Pengisian BBM Pertalite ke Jerigen Plastik (Sumber Foto: Warga ke Pilar Pos)

Caption: Petugas SPBU di Desa Panyepen Saat Melakukan Pengisian BBM Pertalite ke Jerigen Plastik (Sumber Foto: Warga ke Pilar Pos)

SAMPANG, Pilar Pos || Aktivitas pengisian BBM jenis Pertalite ke dalam puluhan jerigen plastik di SPBU 54.692.10 Dusun Talian, Desa Panyepen, Kabupaten Sampang, Madura, menuai sorotan warga. Praktik tersebut dinilai rawan penyimpangan dan berpotensi melanggar ketentuan distribusi BBM subsidi. Kamis (19/2/2026).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pengisian Pertalite ke jerigen itu terjadi beberapa hari lalu dan dilakukan secara terang-terangan saat antrean kendaraan mengular. Warga menduga pengisian dalam jumlah besar tersebut tidak sesuai prosedur.

“Saat itu ada sekitar 20 jerigen diisi Pertalite. Kendaraan lain sampai antre panjang,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Seperti diketahui, Pertalite merupakan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) yang distribusinya diawasi ketat oleh PT Pertamina (Persero) bersama aparat terkait. Sesuai penelusuran pilarpos.com aturan penyalurannya diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 dan perubahan Nomor 43 Tahun 2018 dan Nomor 117 Tahun 2021, serta Peraturan Menteri ESDM Nomor 8 Tahun 2012.

BACA JUGA :  Santuni Anak Yatim di Bulan Muharram, Yayasan PP Bustanul Ulum Sumber Anom Pamekasan Tunjukkan Kepedulian Sosial

Regulasi tersebut membatasi pembelian BBM subsidi dan BBM penugasan, termasuk mekanisme pengisian menggunakan jerigen. Secara ketentuan, pengisian ke jerigen hanya diperbolehkan untuk kebutuhan tertentu seperti nelayan, petani, atau pelaku usaha mikro dengan syarat menunjukkan surat rekomendasi resmi dari instansi berwenang. Bahkan, demi faktor keselamatan, penggunaan wadah berbahan logam lebih dianjurkan dibanding jerigen plastik.

BACA JUGA :  Diduga Tenggelam Saat Mengejar Layangan Putus, Seorang Anak di Sampang Ditemukan Tak Bernyawa di Galian Tambak

Kondisi inilah yang memicu tanda tanya di tengah masyarakat. Warga mempertanyakan apakah pembelian dalam jumlah besar tersebut telah dilengkapi dokumen resmi dan melalui prosedur yang sesuai.

“Kalau memang ada surat rekomendasi tentu tidak masalah. Tapi harus diawasi ketat. Jangan sampai disalahgunakan, apalagi jumlahnya besar seperti itu,” tegas warga lainnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola SPBU 54.692.10 belum memberikan keterangan resmi terkait mekanisme pengisian Pertalite ke jerigen tersebut. Aparat penegak hukum dan instansi teknis diharapkan segera melakukan pengecekan guna memastikan distribusi BBM subsidi berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.

BACA JUGA :  Kopri PMII Sampang: Keadilan untuk Korban Pencabulan Robatal Jangan Ditunda

Masyarakat pun mendesak adanya pengawasan lebih tegas serta transparansi dari pengelola SPBU agar distribusi Pertalite tidak dimanfaatkan oknum untuk kepentingan pribadi maupun praktik penimbunan.

Media belum terhubung kepada pihak pengelola SPBU tersebut meski telah berupaya mencari informasi pemerintah desa setempat. Kendati Demian, media ini akan terus berupaya melakukan konfirmasi lanjutan terhadap pihak-pihak terkait.

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek UKS Rp199 Juta di SDN Dulang 2 Sampang Disorot, Begel Diduga Tak Sesuai, CV Pelaksana Disebut Dipinjam
Siswi SMPN 1 Sampang, Nelza dan Dhea Binaan Sanggar KBP Raih Tiga Predikat di Fashion Muslim of Batik Madura 2026
Pekerja Tewas Usai Tertimpa Reruntuhan Bangunan di Proyek SDN Komis I Sampang, Lasbandra Desak Dugaan Kelalaian K3 Diusut
Kebakaran Pasar Tambelangan, Warga Padamkan Api dengan Alat Seadanya, Damkar Sampang Tak Ada di Lokasi
Drainase Desa Baruh Sampang Rusak Meski Baru Digarap, Sumber Anggaran Tak Jelas, Dikonfirmasi Pj Kades Bungkam
Stok Solar dan Pertalite Kosong di SPBU Banyuanyar Sampang, Satreskrim Pastikan Pasokan Dijadwalkan Tiba Hari Ini
Pekerja Proyek SDN Komis I Sampang Tewas Usai Tertimpa Kerangka Bangunan, Penerapan K3 Perlu Diusut
Proyek Pokir TK Roudlatul Ulum di Jelgung Sampang Disorot, Dikerjakan Tanpa Papan Informasi dan Material Dipertanyakan

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 12:02 WIB

Proyek UKS Rp199 Juta di SDN Dulang 2 Sampang Disorot, Begel Diduga Tak Sesuai, CV Pelaksana Disebut Dipinjam

Minggu, 1 November 2026 - 01:29 WIB

Siswi SMPN 1 Sampang, Nelza dan Dhea Binaan Sanggar KBP Raih Tiga Predikat di Fashion Muslim of Batik Madura 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Pekerja Tewas Usai Tertimpa Reruntuhan Bangunan di Proyek SDN Komis I Sampang, Lasbandra Desak Dugaan Kelalaian K3 Diusut

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Kebakaran Pasar Tambelangan, Warga Padamkan Api dengan Alat Seadanya, Damkar Sampang Tak Ada di Lokasi

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Drainase Desa Baruh Sampang Rusak Meski Baru Digarap, Sumber Anggaran Tak Jelas, Dikonfirmasi Pj Kades Bungkam

Berita Terbaru