Aset Negara Jadi Sorotan, Mobil Dinas Asal Sampang Melintas di Tol Waru Saat Libur Lebaran

Avatar

- Pewarta

Selasa, 24 Maret 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Mobil Pelat Merah Kendaraan Fasilitas Negara (mobil dinas) saat Melintas di Tol Waru Surabaya (Sumber Foto: Milik Warga/dok Pilar Pos)

Caption: Mobil Pelat Merah Kendaraan Fasilitas Negara (mobil dinas) saat Melintas di Tol Waru Surabaya (Sumber Foto: Milik Warga/dok Pilar Pos)

SAMPANG, Pilar Pos || Sebuah mobil dinas berpelat merah asal Sampang, Madura, menjadi sorotan publik setelah diduga digunakan di luar kepentingan kedinasan saat masa cuti Lebaran. Kendaraan tersebut terpantau melintas di Tol Waru, Surabaya, pada Selasa (24/3/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil jenis Toyota Innova Reborn berwarna hitam dengan nomor polisi M 1070 NP itu terlihat melintas kurang lebih sekitar pukul 12.00 WIB, bertepatan dengan momen libur Hari Raya Idulfitri 2026.

Keberadaan kendaraan dinas di luar wilayah kerja saat masa cuti bersama itu pun memunculkan pertanyaan publik. Pasalnya, kendaraan operasional pemerintah seharusnya digunakan untuk kepentingan tugas resmi, bukan aktivitas pribadi.

BACA JUGA :  LSM AWPM Resmi Laporkan Dugaan Korupsi Dana Ganti Rugi Rumpon Nelayan Pasean ke Polres Pamekasan

Seorang warga asal Sampang yang menyaksikan langsung kejadian tersebut mengaku heran dengan penggunaan mobil dinas di tengah masa libur Lebaran, di mana aktivitas pemerintahan non-esensial umumnya dihentikan sementara.

“Kalau memang untuk kepentingan dinas mungkin masih bisa dipahami, tapi ini kan momen libur Lebaran. Jadi wajar kalau masyarakat bertanya-tanya,” ujarnya, enggan disebutkan namanya.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Sampang, Bambang Indra Basuki, menyatakan bahwa kendaraan dimaksud tidak tercatat sebagai aset milik Pemerintah Kabupaten Sampang.

“Seingat saya, Pemkab Sampang tidak memiliki Innova Reborn warna hitam. Kemungkinan itu milik instansi vertikal di Sampang, seperti Badan Pusat Statistik (BPS) atau Politeknik Negeri Madura (Poltera). Namun yang jelas, kendaraan tersebut tidak ada dalam data buku inventaris kami,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa penggunaan kendaraan dinas telah diatur melalui surat edaran, baik dari pemerintah pusat maupun daerah, yang melarang pemanfaatan mobil dinas untuk kepentingan pribadi, terlebih saat masa libur Lebaran.

BACA JUGA :  Proyek Saluran Drainase di Desa Banyukapah Sampang Diduga Asal Jadi, Kualitas Dipertanyakan

“Ada aturan dan surat edaran yang melarang penggunaan kendaraan dinas di luar kepentingan kedinasan. Fasilitas tersebut diperuntukkan untuk menunjang tugas, bukan untuk keperluan pribadi. Saat ini masih masa libur dan baru masuk dinas hari Rabu tanggal 25 besok,” tegasnya.

BACA JUGA :  Identitas Penemuan Mayat Laki-laki di Sampang yang Viral di Medsos Akhirnya Terungkap, Begini Kronologinya

Sementara itu, Humas Politeknik Negeri Madura (Poltera), Taufik, memastikan bahwa kendaraan tersebut bukan milik institusinya.

“Mobil tersebut bukan milik Poltera,” singkatnya saat dikonfirmasi.

Hingga berita ini ditulis, pihak Badan Pusat Statistik (BPS) Sampang belum bisa dikonfirmasi lantaran minimnya informasi. Kendati demikian upaya konfirmasi akan terus dilakukan.

Sampai saat ini, belum diketahui secara pasti siapa pengguna kendaraan tersebut maupun tujuan perjalanannya saat melintas di Tol Waru. Kasus ini diharapkan menjadi perhatian serius bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi dan memastikan seluruh aset negara digunakan sesuai peruntukannya.

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas Pangan Polres Sampang Pastikan Stok Beras Aman, Bulog Siapkan Tambahan 100 Ton
DPMD Sampang Disorot: Monev Ketapang BUMDes Diduga Tebang Pilih, Desa Krampon dan Pajeruan Luput Agenda Evaluasi
Diduga Ada Pemotongan Honor Kader MBG B3 di Robatal Sampang, SPPG Jelgung Klaim Sudah Sesuai Aturan
Bukan SiLPA: Kandang Baru Dibangun Saat Masuk 2026, Program Ketapang BUMDes Krampon Sampang TA 2025 Diduga Gagal Total
Sapi BUMDes di Sampang Diduga Dijual, Pemdes Pajeruan Akhirnya Buka Suara
Dari Lima Ekor Tersisa Seekor: Sapi BUMDes Pajeruan Sampang Diduga Dijual Diam-Diam, Saat Dikonfirmasi Pemdes Memilih Bungkam
Anggaran Hampir Rp300 Juta Disorot, Kandang Ayam BUMDes Desa Baruh Sampang TA 2025 Belum Rampung Tak Kunjung Terisi
618 Calon Jemaah Haji Sampang 2026, Diimbau Jaga Kondisi Fisik dan Kekompakan di Tanah Suci

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:34 WIB

Satgas Pangan Polres Sampang Pastikan Stok Beras Aman, Bulog Siapkan Tambahan 100 Ton

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:12 WIB

DPMD Sampang Disorot: Monev Ketapang BUMDes Diduga Tebang Pilih, Desa Krampon dan Pajeruan Luput Agenda Evaluasi

Kamis, 14 Mei 2026 - 06:04 WIB

Diduga Ada Pemotongan Honor Kader MBG B3 di Robatal Sampang, SPPG Jelgung Klaim Sudah Sesuai Aturan

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:40 WIB

Bukan SiLPA: Kandang Baru Dibangun Saat Masuk 2026, Program Ketapang BUMDes Krampon Sampang TA 2025 Diduga Gagal Total

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:35 WIB

Sapi BUMDes di Sampang Diduga Dijual, Pemdes Pajeruan Akhirnya Buka Suara

Berita Terbaru