Sampang, Pilar Pos | PLN Rayon Sampang diduga lalai dalam pekerjaan tekhnis pemindahan tiang Listrik, pasalnya sampai sekarang belum dipindah tempatkan, sementara administrasi pembiayaan sudah dilunasi oleh warga kepulauan Mandangin Kabupaten Sampang. Warga merespon PLN ada kongkalikong dan hanya sebatas janji tanpa kepastian.
Solikin warga setempat kesal atas kejadian tersebut, pihak PLN berjanji mau pindahkan tiang namun tidak ada kabar kelanjutannya. “Iya Pak, kami sudah melunasi semua administrasi pembiayaan, tapi kenapa sampai saat ini tidak ada kejelasan, kasihan Pak Hafid selaku pemilik lokasi ini orang tidak mampu masih saja dibeginikan,” Kesal Solikin pada Media ini, Minggu. 10/05/2026.
Pantauan media ini saat melihat bukti pembayaran yang diadukan betul sudah ada transaksi pembayaran melaui Bank PT Bank Tabungan Negara (Persero) tbk sebesar 10.037.028. Dalam rangka transaksi pengaduan teknik atas nama Bapak Muhammad Hafid Nomor registrasi 5172039001058 / 13 Maret 2026.
Terpisah Ketua Madas Nusantara Abdus Samad menjelaskan, jika ada oknum mengatasnamakan PLN dan itu bukan petugas PLN maka bisa dilaporkan, “Segala bentuk transaksi pembayaran di PLN itu melaui Bank bukan tunai, apabila ditemukan maka segera laporkan, kami siap kawal,” Ujar Samad.
“Kami akan menanyakan langsung kepada PLN Rayon dan Area Madura yang ada di Pamekasan kepastiannya seperti apa, jika ada indikasi temuan yang merugikan warga maka kami akan kami akan melakukan langkah hukum,” Imbuhnya.
Terpisah Makhfud Rasidi MULP SPG Madura menyampaikan, kemarin dari pihak vendor sudah melakukan survey teknis untuk pelaksanaan, untuk pengerjaan masih menunggu jadwal dari vendor dan UP3 Madura. “Kami dari ULP Sampang hanya pengawas pekerjaan bapak mohon ditunggu, terimakasih untuk info dan penyampaiannya, akan saya sampaikan ke UP3 Madura perihal tersebut dan saya juga mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan warga, kalau memang ada petugas kami yg meminta biaya di luar pembayaran terpusat, atau dengan permintaan tunai silahkan di info kami tindak,” Pungkasnya
Atas lambatnya pekerjaan pemindahan tiang listrik pembangunan rumah milik Muhammad Hafid gagal diteruskan karena sampai sekarang tidak ada kejelasan dari Petugas PLN yang seakan dibiarkan berkatung-katung. (Red)











