Dari Lima Ekor Tersisa Seekor: Sapi BUMDes Pajeruan Sampang Diduga Dijual Diam-Diam, Saat Dikonfirmasi Pemdes Memilih Bungkam

Avatar

- Pewarta

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Kondisi Kandang Sapi BUMDes Desa Pajeruan Nampak Hanya Seekor (Sumber Foto: Milik Warga/Pilar Pos)

Caption: Kondisi Kandang Sapi BUMDes Desa Pajeruan Nampak Hanya Seekor (Sumber Foto: Milik Warga/Pilar Pos)

SAMPANG, Pilar Pos || Sebuah kandang sapi yang diduga berasal dari program Ketahanan Pangan (Ketapang) berupa penggemukan sapi Tahun Anggaran 2025 di Desa Pajeruan, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, menjadi sorotan publik. Kondisi tersebut juga memicu keluhan di kalangan masyarakat, Kamis (07/5/2026).

Pasalnya, jumlah sapi yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Pajeruan diduga terus berkurang secara bertahap hingga kini menimbulkan tanda tanya.

BACA JUGA :  Longsor Melanda Desa Karangpenang Onjur, Jalan Lumpuh Ganggu Aktivitas Warga: BPBD Sampang Diminta Tanggap Bencana

Berdasarkan keterangan warga sekitar yang enggan disebutkan namanya, awalnya kandang tersebut berisi lima ekor sapi. Namun, jumlahnya berkurang menjadi dua ekor, hingga kini tersisa satu ekor tanpa penjelasan resmi dari Pemerintah Desa (Pemdes) setempat.

“Awalnya ada lima ekor sapi, kemudian tinggal dua. Informasi terakhir sekarang hanya satu ekor di kandang. Itu diduga dijual,” ungkapnya, Kamis (07/5/2026).

Warga menduga, berkurangnya jumlah sapi tersebut bukan karena faktor teknis peternakan, melainkan telah dijual secara bertahap.

BACA JUGA :  Parah ! Proyek Rabat Beton di Desa Somber Sampang Cepat Rusak, Diduga Dikerjakan Tak Susuai RAB

Ia juga menjelaskan bahwa kandang sapi tersebut merupakan bagian dari program Ketahanan Pangan (Ketapang) Tahun Anggaran 2025 yang bersumber dari Dana Desa (DD) dan dikelola oleh BUMDes Desa Pajeruan.

“Itu kandang sapi milik BUMDes Desa Pajeruan,” tambahnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Penjabat (Pj) Kepala Desa Pajeruan, Sholihen, serta salah satu perangkat desa, Faruk, memilih bungkam tanpa memberikan keterangan.

BACA JUGA :  Diduga Disalahgunakan, Mobil Dinas KPU Sampang yang Melintas di Tol Saat Libur Lebaran Mengarah ke Oknum Komisioner

Sikap tersebut justru memunculkan dugaan adanya lemahnya pengelolaan dan pengawasan program BUMDes di desa tersebut.

Di sisi lain, Camat Kedungdung, Syamsul, saat dikonfirmasi terkait besaran anggaran program Ketahanan Pangan Tahun Anggaran 2025 yang dikelola BUMDes Desa Pajeruan, mengaku tidak mengingat secara pasti.

“Maaf mas, untuk anggaran saya tidak hafal, dan ini saya masih di perjalanan,” ujarnya singkat.

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lansia Asal Pamekasan Ditemukan di Sampang Setelah Sehari Dicari Keluarga
Seorang Kakek Tersesat Tak Tahu Jalan Pulang, Polsek Sampang Berhasil Ungkap Identitas dan Asal Daerahnya
Kebakaran Hanguskan Rumah dan Gudang Rongsok di Sampang, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta
Tiga Hari Dicari, Lansia Hilang di Jrengik Sampang Ditemukan Meninggal di Persawahan
Tragis, Pemuda 26 Tahun di Sampang Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Mandi
Wartawan Sampang Gelar Doa Bersama, Titip Harapan Keselamatan Lima Jurnalis Hilang saat Liputan Anak Gunung Krakatau
AMPG Bangun Sumur Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Sampang
Dimediasi Tokoh Agama dan Masyarakat, Kasus Dugaan Penganiayaan di Tlagah Sampang Berujung Damai

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 20:58 WIB

Seorang Kakek Tersesat Tak Tahu Jalan Pulang, Polsek Sampang Berhasil Ungkap Identitas dan Asal Daerahnya

Jumat, 18 September 2026 - 20:39 WIB

Kebakaran Hanguskan Rumah dan Gudang Rongsok di Sampang, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Kamis, 17 September 2026 - 20:50 WIB

Tiga Hari Dicari, Lansia Hilang di Jrengik Sampang Ditemukan Meninggal di Persawahan

Kamis, 17 September 2026 - 20:32 WIB

Tragis, Pemuda 26 Tahun di Sampang Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Mandi

Minggu, 13 September 2026 - 22:52 WIB

Wartawan Sampang Gelar Doa Bersama, Titip Harapan Keselamatan Lima Jurnalis Hilang saat Liputan Anak Gunung Krakatau

Berita Terbaru