Tiket Masuk Pantai Slopeng Sumenep Diduga Dipalsukan, Terlihat Karcis Berupa Foto Copy

PilarPos

- Pewarta

Kamis, 17 Juli 2025 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zainudin, salah seorang pengunjung wisata Pantai Slopeng Kabupaten Sumenep menujukan karcis parkir foto copy di lokasi, Kamis, 17/06/2025.

Zainudin, salah seorang pengunjung wisata Pantai Slopeng Kabupaten Sumenep menujukan karcis parkir foto copy di lokasi, Kamis, 17/06/2025.

Sumenep, Pilar Pos| Salah satu karcis kendaraan roda dua di Wisata Pantai Slopeng Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur ditengarai sarat dugaan dipalsukan oleh oknum untuk meraup keuntungan, terlihat salah seorang pengunjung wisata tersebut menunjukkan bukti karcis kendaraan roda dua berupa foto copy, bukan distempel basah serta terlihat tidak ada nomor kode. Hal demikian ada dugaan dipalsukan. Kamis, 17/07/2025.

Zainudin menuturkan kepada awak media ini jika dirinya dimintai karcis kendaraan roda dua dan diberi karcis foto copy, “Saya sudah curiga, saya menemukan kejanggalan dari tiket tersebut yaitu nomor seri yang tidak ada kemudian karcisnya berupa fotocopy-an,” Kata zainudin.

Dalam penelusuran wartawan media ini ada rombongan siswa dari kecamatan Pasean sebanyak 20 orang yang sama-sama diminta membayar tiket masuk tanpa diberi tanda terima, ini sarat dugaan dipungli oleh oknum penjualan karcis di lokasi wisata pantai Slopeng, sementara jika dilihat dari pengunjung lainnya yang membayar karcis perorangan menerima tanda bukti karcis dengan nomor transaksi 9329331223120.

BACA JUGA :  Proyek Jalan Rabat Beton di Desa Margantoko Sampang Diduga Dikerjakan Asal Asalan

Sipul ketua rombongan siswa dari Kecamatan Pasean membenarkan kejadian itu, “Iya Pak saya usai membayar tidak diberikan tanda bukti resi tiket masuk,” Ujar Sipul di lokasi.

Agus selalu aktivis lingkungan menuturkan jika hal demikian menjadi atensi pihak stack holder utamanya disporabudpar, kepala desa, bagian aset daerah. jika pengelolaan parkir dan karcis masuk perorangan di wisata pantai slopeng tidak dibuat ladang keuntungan oknum yang tidak bertanggungjawab.

BACA JUGA :  Sempat Dilarikan ke RS Akibat Kecelakaan, 2 Pelajar di Sampang Saat Ini Dikabarkan Meninggal Dunia

“Pengelolaan wisata baik dari bumdes atau dikelola kabupaten itu wajib berkontribusi untuk meningkatkan PAD. Salah satunya agar ada pemasukan ke PAD itu jelas, karcis harus jelas, karena perhitungannya itu dari berapa karcis masuk keluar. Kalau difotcopy itu ada dugaan kuat pungli untuk mempertebal kantong pribadinya, anti yang asli sebagian disetor dan dihitung berapa tiket yang keluar untuk pembagian PDA dan pekerja di wisata,” Katanya.

BACA JUGA :  Dikonfirmasi Ihwal Ganti Rugi Rumpon Nelayan, Bupati Sampang Menghindar dan Blokir Nomor Wartawan

Sampai berita ini diturunkan pihak petugas parkir dan tiket perorangan tidak bisa dimintai keterangan, saat awak media ini mencarinya tudak ada di lokasi. (Red)

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Pemeliharaan Saluran Skunder Buleung di Pangelen Sampang Rp320 Juta Diduga Asal Jadi
Rumah Reyot Ambruk Tengah Malam, Dua Perempuan di Sampang Terpaksa Bertahan Tanpa Uluran Tangan Pemerintah
Proyek Saluran Irigasi Pasar Waru disorot Warga, Diduga Tidak Mematuhi SOP dan Membahayakan Warga
Urus Surat Akta Tanah Kena 10 Persen, Pemdes Tamberu Barat Sampang Dibidik Dugaan Pungli
Telan Rp1,9 Miliar, Proyek Peningkatan Jalan Labuhan-Sreseh Sampang Dikerjakan CV Kencana Bahari Tak Bertahan Lama
Pupuk Subsidi Diduga Bermasalah, Petani Mambuluh Barat Sampang Bertahun-tahun Mengaku Tak Pernah Terima Jatah
Mayat Berjenis Kelamin Laki-Laki Diduga Dibakar Oleh OTK di Batumarmar
Demo Penundaan Pilkades di Sampang Ricuh, Aktivis: Polisi Lebih Bela Penguasa daripada Rakyat

Berita Terkait

Kamis, 4 Desember 2025 - 11:29 WIB

Proyek Pemeliharaan Saluran Skunder Buleung di Pangelen Sampang Rp320 Juta Diduga Asal Jadi

Sabtu, 22 November 2025 - 21:28 WIB

Rumah Reyot Ambruk Tengah Malam, Dua Perempuan di Sampang Terpaksa Bertahan Tanpa Uluran Tangan Pemerintah

Sabtu, 22 November 2025 - 14:14 WIB

Proyek Saluran Irigasi Pasar Waru disorot Warga, Diduga Tidak Mematuhi SOP dan Membahayakan Warga

Jumat, 21 November 2025 - 11:00 WIB

Urus Surat Akta Tanah Kena 10 Persen, Pemdes Tamberu Barat Sampang Dibidik Dugaan Pungli

Kamis, 20 November 2025 - 22:54 WIB

Telan Rp1,9 Miliar, Proyek Peningkatan Jalan Labuhan-Sreseh Sampang Dikerjakan CV Kencana Bahari Tak Bertahan Lama

Berita Terbaru