Rumah Reyot Ambruk Tengah Malam, Dua Perempuan di Sampang Terpaksa Bertahan Tanpa Uluran Tangan Pemerintah

Avatar

- Pewarta

Sabtu, 22 November 2025 - 21:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Rumah yang Reyot Ambruk Milik Husnul Hotimah dan adiknya, Halimatus Sakdiyah (Sumber Foto: Safii/Pilar Pos)

Caption: Rumah yang Reyot Ambruk Milik Husnul Hotimah dan adiknya, Halimatus Sakdiyah (Sumber Foto: Safii/Pilar Pos)

SAMPANG, Pilar Pos | Dua perempuan bersaudara di Jalan KH. Wahid Hasyim 14, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, hidup dalam kondisi memprihatinkan. Sabtu, (22/11/2025).

Husnul Hotimah (53) dan adiknya, Halimatus Sakdiyah (25), nyaris menjadi korban ambruknya atap rumah saat mereka tidur sekitar pukul 00.00 WIB. Atap tua beserta gentengnya tiba-tiba runtuh, memaksa keduanya panik dan berlarian keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Ketua Aliansi Wartawan Sampang (AWAS), Ahmad Juma’adi atau Cak Jum, bersama anggotanya langsung turun ke lokasi setelah menerima kabar tersebut. Kondisi rumah tampak mengenaskan: bagian atap ambruk, kayu penopang rapuh, dan struktur bangunan tidak lagi layak dihuni.

BACA JUGA :  LSM AWPM Resmi Laporkan Dugaan Korupsi Dana Ganti Rugi Rumpon Nelayan Pasean ke Polres Pamekasan

“Kita temukan rumah tua yang benar-benar tidak layak ditempati. Kayu atap dan kuda-kudanya sudah rapuh, tidak kuat menahan beban sehingga akhirnya roboh,” kata Cak Jum, Sabtu (22/11/2025).

Cak Jum menegaskan bahwa AWAS hanya bisa membantu sebatas kemampuan mereka dan berharap pemerintah segera hadir memberikan solusi.

BACA JUGA :  Diduga Tenggelam Saat Mengejar Layangan Putus, Seorang Anak di Sampang Ditemukan Tak Bernyawa di Galian Tambak

“Informasi yang kami terima, mereka tidak pernah menerima bantuan. Kami berharap pemerintah yang punya kebijakan melihat langsung kondisi ini,” ujarnya.

Husnul Hotimah, dengan suara bergetar, menceritakan detik-detik rumahnya ambruk.

“Kami sedang tidur. Tiba-tiba atap dan genting jatuh. Saya dan adik langsung kabur keluar. Begitu lihat, atap ternyata roboh semua,” ungkapnya.

Husnul mengaku dirinya dan sang adik hidup dalam keterbatasan. Rumah tua peninggalan orang tua mereka tidak pernah tersentuh perbaikan karena keterbatasan ekonomi.

BACA JUGA :  Proyek P3-TGAI di Desa Baturasang Sampang Diduga Dikelola Pihak Ketiga, Kelompok Hippa Hanya Jadi Formalitas

“Untuk makan saja kadang mengandalkan bantuan tetangga. Orang tua sudah lama meninggal, kami hanya berdua,” tuturnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa selama ini mereka tidur dengan rasa cemas.

“Kalau hujan, bocor semua. Sudah hampir satu minggu atap ini roboh. Kami sudah lapor ke RT, tapi sampai sekarang belum ada pemerintah yang datang,” ujarnya, berharap ada keajaiban datang membantu mereka.

Penulis : Safii

Editor : Agus Junaidi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Pemeliharaan Saluran Skunder Buleung di Pangelen Sampang Rp320 Juta Diduga Asal Jadi
Proyek Saluran Irigasi Pasar Waru disorot Warga, Diduga Tidak Mematuhi SOP dan Membahayakan Warga
Urus Surat Akta Tanah Kena 10 Persen, Pemdes Tamberu Barat Sampang Dibidik Dugaan Pungli
Pupuk Subsidi Diduga Bermasalah, Petani Mambuluh Barat Sampang Bertahun-tahun Mengaku Tak Pernah Terima Jatah
Demo Penundaan Pilkades di Sampang Ricuh, Aktivis: Polisi Lebih Bela Penguasa daripada Rakyat
Ribuan Massa Geruduk DPRD Sampang, Aksi Tolak Penundaan Pilkades Berujung Ricuh
Proyek Jembatan Daleman–Pasarenan Rp2,1 Miliar Disorot, AMS Laporkan Dugaan Korupsi ke Kejari Sampang
Sabung Ayam Marak di Batoporo Sampang, Polisi Dituding Lakukan Pembiaran: Kami Sudah Bertindak, Tapi Selalu Bocor

Berita Terkait

Kamis, 4 Desember 2025 - 11:29 WIB

Proyek Pemeliharaan Saluran Skunder Buleung di Pangelen Sampang Rp320 Juta Diduga Asal Jadi

Sabtu, 22 November 2025 - 21:28 WIB

Rumah Reyot Ambruk Tengah Malam, Dua Perempuan di Sampang Terpaksa Bertahan Tanpa Uluran Tangan Pemerintah

Sabtu, 22 November 2025 - 14:14 WIB

Proyek Saluran Irigasi Pasar Waru disorot Warga, Diduga Tidak Mematuhi SOP dan Membahayakan Warga

Jumat, 21 November 2025 - 11:00 WIB

Urus Surat Akta Tanah Kena 10 Persen, Pemdes Tamberu Barat Sampang Dibidik Dugaan Pungli

Minggu, 16 November 2025 - 08:29 WIB

Pupuk Subsidi Diduga Bermasalah, Petani Mambuluh Barat Sampang Bertahun-tahun Mengaku Tak Pernah Terima Jatah

Berita Terbaru