Pamekasan, Pilar Pos | Proyek Saluran irigasi air di sepanjang jalan Raya Pasar Waru Kabupaten Pamekasan dikeluhkan warga, tidak hanya itu beberapa aktivis menyorot aktivitas pekerjaan tersebut diduga selain tidak mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) juga membahayakan warga yang melintas. Jumat, 21/11/2025.
Amir warga Kecamatan Pasean hampir saja terjatuh menabrak tumpukan batu gunung yang memakan bahu jalan, “Lebih separuh jalan tumpukan bahan material batu dan pasir di sepanjang pasar Waru, saya hampir jatuh karena saat lewat malam hari keadaan sepi dan hujan tiba-tiba ada batu,” Terang Amir.
Pantauan media ini di lokasi benar adanya, bahan material memakan separuh jalan, sehingga diduga tidak mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) keselamatan kerja. Selain tidak ada lampu rambu-rambu, papan informasi, apalagi rambu jalan segitiga, sehingga pada malam hari membahayakan pengendara yang melintas. Sampai berita ini diturunkan awak media mau konfirmasi ke pihak perkerja tidak ada siapapun di lokasi.

“Pemilik proyek itu apakah memang sengaja membiarkan atau memang sengaja tidak memperhatikan keselamatan warga yang melintas,” Keluh Didik.
“Ini jalan Propinsi, pastinya anggaran proyek ini besar namun disini tidak ditemukan papan informasi, rambu segitiga dan lainnya, tidak masuk akal kan, terkesan irit anggaran untuk dikorup,” Imbuhnya.
Didik akan mengirimkan surat somasi kepada pihak pelaksana pekerjaan tersebut, apabila tidak ada tanggapan akan dilimpahkan kepada pihak berwajib atas dugaan mengabaikan keselamatan warga yang melintas di lokasi pekerjaan.
“Siapapun pelaksana pekerjaan itu akan saya layangkan surat somasi, jika tidak ada respon selama 1×24 jam akan kami limpahkan persoalan ini kepada pihak berwajib,” Pungkas didik.











