Proyek Saluran Irigasi Pasar Waru disorot Warga, Diduga Tidak Mematuhi SOP dan Membahayakan Warga

PilarPos

- Pewarta

Sabtu, 22 November 2025 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terlihat jelas tumpukan bahan material batu dan pasir memakan separuh jalan sehingga membahayakan pengendara yang lewat, Jumat, 21/11/2025

Terlihat jelas tumpukan bahan material batu dan pasir memakan separuh jalan sehingga membahayakan pengendara yang lewat, Jumat, 21/11/2025

Pamekasan, Pilar Pos | Proyek Saluran irigasi air di sepanjang jalan Raya Pasar Waru Kabupaten Pamekasan dikeluhkan warga, tidak hanya itu beberapa aktivis menyorot aktivitas pekerjaan tersebut diduga selain tidak mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) juga membahayakan warga yang melintas. Jumat, 21/11/2025.

Amir warga Kecamatan Pasean hampir saja terjatuh menabrak tumpukan batu gunung yang memakan bahu jalan, “Lebih separuh jalan tumpukan bahan material batu dan pasir di sepanjang pasar Waru, saya hampir jatuh karena saat lewat malam hari keadaan sepi dan hujan tiba-tiba ada batu,” Terang Amir.

BACA JUGA :  Kecewa, Ratusan Masa Demo Bupati Pamekasan

Pantauan media ini di lokasi benar adanya, bahan material memakan separuh jalan, sehingga diduga tidak mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) keselamatan kerja. Selain tidak ada lampu rambu-rambu, papan informasi, apalagi rambu jalan segitiga, sehingga pada malam hari membahayakan pengendara yang melintas. Sampai berita ini diturunkan awak media mau konfirmasi ke pihak perkerja tidak ada siapapun di lokasi.

BACA JUGA :  Dugaan Kuat Dikorupsi, Anggaran Pembangunan Gedung SDN 6 Plakpak Pamekasan Tahun 2025
Didik Mulyadi selalu aktivis Pantura Pamekasan sangat kesal pada pemilik proyek pekerjaan irigasi tersebut karena apa memang disengaja tidak diberikan tanda rambu dan sejenisnya.

Pemilik proyek itu apakah memang sengaja membiarkan atau memang sengaja tidak memperhatikan keselamatan warga yang melintas,” Keluh Didik.

BACA JUGA :  LSM Passer Wong Bodho Gelar Aksi Protes di Depan PN Gresik, Desak Penundaan Eksekusi Tanah Desa Suci

Ini jalan Propinsi, pastinya anggaran proyek ini besar namun disini tidak ditemukan papan informasi, rambu segitiga dan lainnya, tidak masuk akal kan, terkesan irit anggaran untuk dikorup,” Imbuhnya.

Didik akan mengirimkan surat somasi kepada pihak pelaksana pekerjaan tersebut, apabila tidak ada tanggapan akan dilimpahkan kepada pihak berwajib atas dugaan mengabaikan keselamatan warga yang melintas di lokasi pekerjaan.

Siapapun pelaksana pekerjaan itu akan saya layangkan surat somasi, jika tidak ada respon selama 1×24 jam akan kami limpahkan persoalan ini kepada pihak berwajib,” Pungkas didik.

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Pemeliharaan Saluran Skunder Buleung di Pangelen Sampang Rp320 Juta Diduga Asal Jadi
Rumah Reyot Ambruk Tengah Malam, Dua Perempuan di Sampang Terpaksa Bertahan Tanpa Uluran Tangan Pemerintah
Urus Surat Akta Tanah Kena 10 Persen, Pemdes Tamberu Barat Sampang Dibidik Dugaan Pungli
Pupuk Subsidi Diduga Bermasalah, Petani Mambuluh Barat Sampang Bertahun-tahun Mengaku Tak Pernah Terima Jatah
Demo Penundaan Pilkades di Sampang Ricuh, Aktivis: Polisi Lebih Bela Penguasa daripada Rakyat
Ribuan Massa Geruduk DPRD Sampang, Aksi Tolak Penundaan Pilkades Berujung Ricuh
Proyek Jembatan Daleman–Pasarenan Rp2,1 Miliar Disorot, AMS Laporkan Dugaan Korupsi ke Kejari Sampang
Sabung Ayam Marak di Batoporo Sampang, Polisi Dituding Lakukan Pembiaran: Kami Sudah Bertindak, Tapi Selalu Bocor

Berita Terkait

Kamis, 4 Desember 2025 - 11:29 WIB

Proyek Pemeliharaan Saluran Skunder Buleung di Pangelen Sampang Rp320 Juta Diduga Asal Jadi

Sabtu, 22 November 2025 - 21:28 WIB

Rumah Reyot Ambruk Tengah Malam, Dua Perempuan di Sampang Terpaksa Bertahan Tanpa Uluran Tangan Pemerintah

Sabtu, 22 November 2025 - 14:14 WIB

Proyek Saluran Irigasi Pasar Waru disorot Warga, Diduga Tidak Mematuhi SOP dan Membahayakan Warga

Jumat, 21 November 2025 - 11:00 WIB

Urus Surat Akta Tanah Kena 10 Persen, Pemdes Tamberu Barat Sampang Dibidik Dugaan Pungli

Minggu, 16 November 2025 - 08:29 WIB

Pupuk Subsidi Diduga Bermasalah, Petani Mambuluh Barat Sampang Bertahun-tahun Mengaku Tak Pernah Terima Jatah

Berita Terbaru