Polres Sampang Dinilai Tak Profesional Tangani Kasus Pencabulan di Robatal, LBH Janur Surati Kapolda Jatim

Avatar

- Pewarta

Jumat, 22 Agustus 2025 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Warga Saat Melintas di Depan Kantor Polres Sampang (Sumber Foto: Safii/Pilar Pos)

Caption: Warga Saat Melintas di Depan Kantor Polres Sampang (Sumber Foto: Safii/Pilar Pos)

SAMPANG, Pilar Pos | Penanganan kasus dugaan pencabulan anak di bawah umur di Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, menuai sorotan. Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jawara Advokasi Nusantara (Janur) Sampang menilai Polres Sampang tidak profesional dalam mengusut perkara ini.

Ketua LBH Janur, Andi Subahri, yang juga kuasa hukum korban, melayangkan surat atensi hukum kepada Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, dengan tembusan kepada Presiden RI, Kapolri, Ketua Komisi VIII DPR RI, serta Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

BACA JUGA :  Tak Ditemukan Kerugian Negara, Penyelidikan Kasus Dugaan Tipidkor Gebyar Batik Pamekasan Dihentikan

“Kami menilai penanganan perkara yang dilakukan Unit PPA Polres Sampang tidak profesional dan diduga ada indikasi permainan,” tegas Andi, Jumat (22/08/2025).

Desak Kapolda Ambil Alih

Dalam surat bernomor STTLP/B/118/VII/2025/SPKT/POLRES SAMPANG/POLDA JAWA TIMUR, LBH Janur meminta Kapolda memberi atensi penuh serta memerintahkan Kapolres Sampang AKBP Hartono agar serius menindaklanjuti kasus ini.
Andi bahkan menduga ada unsur Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) sebagaimana diatur dalam UU No. 21 Tahun 2007.

“Jika dalam satu bulan Polres Sampang tidak mampu menangkap seluruh pelaku, kami minta Kapolda memerintahkan Dirreskrimum Polda Jatim mengambil alih kasus ini,” tambahnya.

Pelaku Masih Berkeliaran

BACA JUGA :  Pengadilan Gresik Sidak Tanah: Diduga Manipulasi Data Sertipikat Berpindah, Saji Ali Mengaku Dijebak Tanda Tangan

Hingga kini, pelaku berinisial BS, warga Kecamatan Ketapang, belum tertangkap. Menurut Andi, alasan Kapolres Sampang yang menyebut nomor telepon pelaku tidak aktif adalah alasan tidak masuk akal.

“Polres Sampang terkesan setengah hati. Pelaku masih bebas berkeliaran, sementara polisi hanya berdalih nomor HP-nya tidak aktif,” kritiknya.

Respons Polres Sampang

BACA JUGA :  Narapidana Perkara PAW Desa Gugul Bebas, Keluarga Soroti Proses Hukum dan Lapas Kelas IIA Pamekasan

Menanggapi hal ini, Kapolres Sampang AKBP Hartono melalui Plt Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo menegaskan penyelidikan terus berjalan. Polisi disebut telah memeriksa sejumlah saksi dan berkoordinasi dengan Polda Jawa Timur untuk mendeteksi keberadaan pelaku.

“Kami pastikan penanganan dilakukan secara profesional,” ujar Eko.

Sekedar informasi, peristiwa tragis ini terjadi pada 28 Juli 2025, dan dilaporkan ke Polres Sampang pada 30 Juli 2025. Namun hingga kini, pelaku masih belum ditangkap.

Penulis : Safii

Editor : Agus Junaidi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MDW Apresiasi Kinerja Satreskrim Polres Sampang Ungkap Kasus Dugaan Pencabulan Anak, Dorong Kepolisian Segera Tangkap 15 Pelaku Lainnya
Diduga Gelapkan Motor Honda Beat, Pria Asal Blaban Batu Marmar Dilaporkan ke Polisi
Dugaan Pencabulan Gadis Dibawah Umur: Polres Sampang Amankan 12 Terduga Pelaku, 15 Tersangka Lainnya Dalam Pengejaran
Dua Pria di Sampang Terlibat Pertikaian Bersenjata Tajam, Keduanya Alami Luka
Warga Mengapresiasi Kinerja Polsek Tamberu, Berhasil Menangkap Dugaan Pelaku Pencurian
Kasus Dugaan Pornografi di Sampang Terus Didalami, Polisi Tegaskan Penyelidikan Tetap Berjalan
Tidak Beres! Baru Berjalan di Tahun 2026 PPIH Asal Jember Melakukan Penipuan, Kini Resmi Dilaporkan
Polres Pamekasan Berhasil Mediasi Perkara Penganiayaan Warga Palengaan, Kedua Belah Pihak Berdamai

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 11:23 WIB

MDW Apresiasi Kinerja Satreskrim Polres Sampang Ungkap Kasus Dugaan Pencabulan Anak, Dorong Kepolisian Segera Tangkap 15 Pelaku Lainnya

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:14 WIB

Diduga Gelapkan Motor Honda Beat, Pria Asal Blaban Batu Marmar Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:03 WIB

Dua Pria di Sampang Terlibat Pertikaian Bersenjata Tajam, Keduanya Alami Luka

Senin, 22 Juni 2026 - 18:26 WIB

Warga Mengapresiasi Kinerja Polsek Tamberu, Berhasil Menangkap Dugaan Pelaku Pencurian

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:22 WIB

Kasus Dugaan Pornografi di Sampang Terus Didalami, Polisi Tegaskan Penyelidikan Tetap Berjalan

Berita Terbaru