Diteror dan Diancam, Warga Pagantenan Lapor Ke Polisi

PilarPos

- Pewarta

Jumat, 3 Oktober 2025 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi PilarPos

Foto Ilustrasi PilarPos

Pamekasan, Pilar Pos | Marhamah beserta keluarganya asal Kecamatan Pagantenan, Kabupaten Pamekasan, Madura Jawa Timur merasa jiwanya terancam karena diteror oleh orang tak dikenal akhirnya melaporkan ke polisi. Jumat, 3/9/2025.

Marhamah saat melaporkan menunjukkan bukti video terduga pelaku keluarga AM saat melakukan aksinya, dalam video terlihat terduga pelaku bersikap sangat kasar disertai dengan ancaman.

“Sangat tidak berakhlak pak, dia datang ke rumah saya menunjuk-nunjuk berkata kasar dan mengancam untuk membunuh saya dan keluarga saya,” Terang Marhamah.

BACA JUGA :  Polres Sampang Dinilai Tak Profesional Tangani Kasus Pencabulan di Robatal, LBH Janur Surati Kapolda Jatim

Tidak hanya itu, Marhamah juga menunjukkan voice note Whatsapp, suara pelaku saat mengancam. “Saya simpan bukti-bukti ini untuk Saya jadikan bukti laporan, ia mengancam mau memghbisi keluarga saya, kami tidak terima diperlakukan seperti itu,” Imbuh Marhamah.

Motif teror tersebut dipicu karena keluarga terduga pelaku AM tidak terima ditahan oleh Pihak kepolisian setelah dilaporkan oleh Marhamah atas tindakan penganiayaan dan pembacokan terhadap ayahnya.

“Kejadian tersebut sudah lama, hampir dua tahun lebih pak, berhubung pelaku yang membacok ayah saya kabur dan kemarin pulang lewat di depan rumah menantang, mengetahui hal itu Saya langsung laporkan ke polisi dan ditangkap,” Tambah Marhamah saat diwawancarai awak media ini.

BACA JUGA :  Pelayanan Pengobatan Gratis, Puskesmas Pasean Sambangi Dapur MBG di Wilayahnya

Marhamah putri MS korban penganiayaan mendesak pihak kepolisian untuk tidak leha-leha menangani laporan tersebut, karena khawatir sampai ada korban yang tidak diinginkan.

“Khawatir ada korban jika ini dibiarkan, karena teror setiap hari setiap malam selalu diucapkan oleh orang yang tidak dikenal, sampai mau membunuh melalui pembunuh bayaran,” Jelas Marhamah.

BACA JUGA :  Dugaan Penggelapan Rp21 Miliar Dana Ganti Rumpon Nelayan Madura, Polda Jatim Panggil PT Elnusa dan PT Bintang

Kapolsek Pagantenan IPTU H. Heri Siswanto, SH., saat dimintai keterangan di ruangannya menerangkan, jika pihaknya akan sigap menindak lanjuti laporan saudari Marhamah.

“Kami siap 24 jam akan melakukan tindakan upaya pengamanan, nanti jajaran kami utamanya Babinsa Desa setempat standby terus di lokasi khawatir ada sesuatu yang tidak diinginkan, kami juga akan mengejar pelaku peneror,” Pungkas IPTU H. Heri Siswanto, SH., (Red)

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Jember Dinilai Lamban Tangani Kasus Penipuan Katering Haji 2026, Pelapor Berencana Mengadu ke Polda Jatim
Dugaan Korupsi BLUD RSUD Sampang, Eks Bendahara Ditahan Kejari, Kerugian Negara Ditaksir Rp5 Miliar
Petani 72 Tahun di Sampang Tewas Dipukul Linggis di Kandang Kambing, Pelaku Terancam Pidana Mati
Tragis! Duduk di Teras Rumah Berujung Maut, Petani Sampang Diduga Dibacok Menantu
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Disabilitas, GMNI Desak Polres Pamekasan Tindaklanjuti Terduga T
Gegara Bensin Dan Minuman Yakult, Pria Asal Palengaan Diamankan Polsek Tlanakan Pamekasan
Kasus Dugaan Investasi Bodong Warung Seblak di Pamekasan Berujung Laporan Polisi, Korban Klaim Rugi Rp44 Juta
Tragis!!! Tega Seorang Ibu Membunuh Anak Kandungnya

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:41 WIB

Polres Jember Dinilai Lamban Tangani Kasus Penipuan Katering Haji 2026, Pelapor Berencana Mengadu ke Polda Jatim

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:32 WIB

Dugaan Korupsi BLUD RSUD Sampang, Eks Bendahara Ditahan Kejari, Kerugian Negara Ditaksir Rp5 Miliar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Petani 72 Tahun di Sampang Tewas Dipukul Linggis di Kandang Kambing, Pelaku Terancam Pidana Mati

Senin, 21 September 2026 - 19:02 WIB

Tragis! Duduk di Teras Rumah Berujung Maut, Petani Sampang Diduga Dibacok Menantu

Kamis, 17 September 2026 - 10:35 WIB

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Disabilitas, GMNI Desak Polres Pamekasan Tindaklanjuti Terduga T

Berita Terbaru