Proyek P3-TGAI Hippa Madupat Bersatu di Sampang: TPM Klaim Sesuai, Asta Sebut Ada Kekurangan

Avatar

- Pewarta

Sabtu, 20 September 2025 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Lokasi Proyek Saluran P3-TGAI Hippa Madupat Bersatu di Desa Madupat, Kecamatan Camplong (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

Caption: Lokasi Proyek Saluran P3-TGAI Hippa Madupat Bersatu di Desa Madupat, Kecamatan Camplong (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

SAMPANG, Pilar Pos – Proyek pembangunan saluran irigasi Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) yang dikerjakan oleh Himpunan Petani Pemakai Air (Hippa) Madupat Bersatu di Desa Madupat, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, kembali menuai sorotan.

Proyek senilai Rp195 juta yang bersumber dari APBN TA 2025 dari Kementerian PUPR melalui BBWS Brantas itu diduga dikerjakan asal jadi dan rawan penyimpangan.

Proyek P3-TGAI Hippa Madupat Bersatu di Sampang: TPM Klaim Sesuai, Asta Sebut Ada Kekurangan
Caption: Kondisi Proyek Saluran P3-TGAI Hippa Madupat Bersatu (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

Sebab, berdasarkan pantauan media saat pekerjaan berjalan pada Sabtu (30/08/2025), ditemukan sejumlah kejanggalan di lapangan. Di salah satu titik, saluran dibangun tanpa galian tanah sehingga tampak menonjol di atas permukaan dan terlihat juga proyek itu dikerjakan pada saat ada genangan air. Selain itu, galian pondasi terlihat minim sehingga diduga tidak sesuai RAB maupun perencanaan awal.

BACA JUGA :  Tumpukan Sampah Cemari Pesisir Pulau Mandangin, DLH Sampang Sebut Banyak Sampah Kiriman Arus Laut

Menanggapi temuan tersebut, Baidowi selaku Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) Hippa Madupat Bersatu mengklaim pekerjaan telah sesuai perencanaan.

“Kalau ada kekurangan akan kami sempurnakan. Saluran yang tampak tinggi di atas permukaan tanah itu disesuaikan dengan kondisi lokasi karena sering banjir,” ujar Baidowi, pada Sabtu (30/8/2025) yang lalu.

“Galian pondasi ada, hanya saja bangunan di sisi ini memang lebih tinggi karena sering meluap saat banjir,” imbuhnya.

Namun, pernyataan Baidowi tersebut berbeda dengan keterangan Imam Hambali, asisten tenaga ahli (Asta) BBWS Brantas Jatim yang bertugas di wilayah Sampang.

BACA JUGA :  Identitas Penemuan Mayat Laki-laki di Sampang yang Viral di Medsos Akhirnya Terungkap, Begini Kronologinya

Menurut Imam Hambali, pihaknya telah melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap proyek saluran P3-TGAI yang digarap Hippa Madupat Bersatu dan menemukan sejumlah catatan kekurangan.

“Sudah di monev itu mas, dan sudah di sampaikan juga ke bawah terkait catatan kekurangan,” ungkap Imam Hambali, Selasa (16/09/2025).

Akan tetapi hingga berita ini diturunkan, saat dimintai tanggapan terkait konsekuensi yang akan diberikan kepada kelompok Hippa atas kekurangan tersebut, Imam Hambali enggan berkomentar lebih jauh.

BACA JUGA :  Dinsos Sampang Klaim Tak Punya Peran dalam Penjaringan Sekolah Rakyat, Pernyataan Pendamping PKH Justru Berbeda

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Sengaja Dibakar oleh Anak Sendiri, Sebuah Rumah di Ketapang Sampang Ludes
Nahas ! Ditinggal Pergi oleh Penghuni, Sebuah Rumah di Robatal Sampang Ludes Dilalap Si Jago Merah
Diduga Komponen Lepas, Dua Mobil Pick Up Adu Depan di Ambunten Sumenep
Kandang dan Dapur Hingga Sapi Warga Paopale Laok Hangus Terbakar, Begini Keterangan Polres Sampang
Tumpukan Sampah Cemari Pesisir Pulau Mandangin, DLH Sampang Sebut Banyak Sampah Kiriman Arus Laut
Kebakaran Kandang Ternak di Sampang, Empat Sapi dan Delapan Kambing Hangus Terbakar
Nahas, Balita 4 Tahun di Sampang Meregang Nyawa di Kubangan Air Tanaman Tembakau
Advokat Senior PERADIN Sampang Menangkan Sengketa Dua SHM Desa Bumi Anyar di PTUN Surabaya

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 23:15 WIB

Diduga Sengaja Dibakar oleh Anak Sendiri, Sebuah Rumah di Ketapang Sampang Ludes

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:17 WIB

Nahas ! Ditinggal Pergi oleh Penghuni, Sebuah Rumah di Robatal Sampang Ludes Dilalap Si Jago Merah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:04 WIB

Diduga Komponen Lepas, Dua Mobil Pick Up Adu Depan di Ambunten Sumenep

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:11 WIB

Kandang dan Dapur Hingga Sapi Warga Paopale Laok Hangus Terbakar, Begini Keterangan Polres Sampang

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Tumpukan Sampah Cemari Pesisir Pulau Mandangin, DLH Sampang Sebut Banyak Sampah Kiriman Arus Laut

Berita Terbaru