Persoalan SDN Batuporo Timur 1, DPRD Nilai Pengawasan Disdik Sampang Lemah

Avatar

- Pewarta

Minggu, 25 Januari 2026 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Shohebus Sulton anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sampang (Sumber Foto: Shohebus Sulton/ Dok Pilar Pos)

Caption: Shohebus Sulton anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sampang (Sumber Foto: Shohebus Sulton/ Dok Pilar Pos)

SAMPANG, Pilar Pos || Di tengah sorotan terhadap dunia pendidikan, persoalan yang menimpa SDN Batuporo Timur 1, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, mendapat perhatian serius dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat. DPRD Sampang memastikan akan segera menggelar hearing dengan Dinas Pendidikan (Disdik) dan Kementerian Agama (Kemenag) guna membahas permasalahan tersebut, Minggu (25/01/2026).

Langkah hearing dinilai penting sebagai upaya perbaikan tata kelola pendidikan di Kabupaten Sampang agar kejadian serupa tidak terulang.

Hal itu disampaikan anggota Komisi IV DPRD Sampang, Shohebus Sulton. Ia menilai, persoalan di SDN Batuporo Timur 1 berpotensi juga terjadi di sekolah lain, baik yang berada di bawah naungan Disdik maupun Kemenag.

BACA JUGA :  Diduga Didesak Kerja Tanpa SPK, Proyek RKB PAUD Hidayah Arrum di Sampang Kini Terhenti dan Dana Tak Cair

“Besok kami akan melaksanakan hearing dengan Disdik dan Kemenag di kantor DPRD Sampang,” ujar Sulton.

Politikus Partai Gerindra itu menegaskan, fungsi pengawasan di Dinas Pendidikan Sampang patut dipertanyakan. Pasalnya, saat Komisi IV melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SDN Batuporo Timur 1 pada Jumat (23/01/2026), pihak sekolah mengaku telah menyampaikan kondisi sekolah kepada Disdik sebelumnya.

“Kami tidak serta-merta menyalahkan pihak SDN Batuporo Timur 1. Fakta di lapangan saat sidak, memang tidak ada murid yang masuk dan tidak terdapat aktivitas belajar mengajar,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Sulton mengaku terkejut setelah mendengar pengakuan pihak sekolah yang menyebutkan bahwa kondisi tersebut sebelumnya sudah dilaporkan ke Dinas Pendidikan.

BACA JUGA :  Dialog Pendidikan Bersama Guru KB-TK Khadijah, Anggota DPD RI Lia Istifhama Bicara Mental Resiliensi Anak

“Dari situ kami menilai, fungsi pengawasan di Disdik Sampang lemah. Karena itu, Disdik kami panggil untuk hearing besok,” tegasnya.

Ia menambahkan, hasil hearing nantinya akan menjadi dasar evaluasi. Apabila ditemukan sekolah dengan jumlah peserta didik di bawah ketentuan rombongan belajar (rombel), maka akan dilakukan regrouping atau penggabungan dengan sekolah terdekat.

“Jika ada sekolah yang jumlah siswanya di bawah rombel, maka akan digabungkan. Tujuannya agar kualitas dan mutu pendidikan di Kabupaten Sampang tetap terjaga,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Nor Alam, belum memberikan keterangan resmi terkait penilaian lemahnya pengawasan Disdik. Namun, ia memastikan siap memenuhi panggilan DPRD.

BACA JUGA :  Program ADK di Sampang Sedot APBD Rp 1 M, Proyek Diborong Dua CV

“Siap Mas, insya Allah besok saya siap (hadir) di DPRD,” ujarnya singkat.

Diberitakan sebelumnya, Komisi IV DPRD Sampang melakukan sidak ke SDN Batuporo Timur 1 yang berlokasi di Dusun Pandian, Desa Batuporo Timur, Kecamatan Kedungdung, Jumat (23/01/2026). Sidak tersebut menyusul viralnya informasi di masyarakat terkait dugaan tidak adanya kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah tersebut.

Sejak kejadian itu, pengelolaan SDN Batuporo Timur 1 menjadi sorotan publik, mulai dari pengelolaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS), penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga Program Indonesia Pintar (PIP).

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengadaan Seragam Olahraga Disdik Sampang Disorot, Pembayaran Rp17,4 Juta Tercatat Cair, Realisasi Dipertanyakan
Kuliah Tamu Internasional di UNT Al-Muafa Sampang Bahas Strategi Hadapi Era AI
Rakorda IMMAPSI Jatim di Unesa, Perkuat Visi-Misi Organisasi dan Himpun Aspirasi untuk Kemajuan Pendidikan
KAKI Jatim: SPMB 2026 Surabaya Berjalan Bersih dan Transparan, Layak Jadi Teladan Nasional
Dinsos Sampang Klaim Tak Punya Peran dalam Penjaringan Sekolah Rakyat, Pernyataan Pendamping PKH Justru Berbeda
Peringati HARDIKNAS, PKG Pasean Gelar Seminar Pendidikan Songsong Silaturahim
Semangat Hardiknas 2026, Kacabdin Sampang Tekankan Pentingnya Pendidikan untuk SDM Unggul
RKB PAUD Hidayah Arrum Terhenti, Pemkab Sampang Didesak Segera Ambil Solusi

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Pengadaan Seragam Olahraga Disdik Sampang Disorot, Pembayaran Rp17,4 Juta Tercatat Cair, Realisasi Dipertanyakan

Sabtu, 5 September 2026 - 21:37 WIB

Kuliah Tamu Internasional di UNT Al-Muafa Sampang Bahas Strategi Hadapi Era AI

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:45 WIB

Rakorda IMMAPSI Jatim di Unesa, Perkuat Visi-Misi Organisasi dan Himpun Aspirasi untuk Kemajuan Pendidikan

Kamis, 9 Juli 2026 - 22:15 WIB

KAKI Jatim: SPMB 2026 Surabaya Berjalan Bersih dan Transparan, Layak Jadi Teladan Nasional

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:21 WIB

Dinsos Sampang Klaim Tak Punya Peran dalam Penjaringan Sekolah Rakyat, Pernyataan Pendamping PKH Justru Berbeda

Berita Terbaru

Caption: Mohamad Mardiono, Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) saat memberikan arahan kepada Kader PPP di Sampang (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

Politik dan Pemerintahan

PPP Targetkan Kembali ke Senayan pada 2029, Mesin Politik Diperkuat hingga Ranting

Selasa, 6 Okt 2026 - 06:14 WIB