Pamekasan, Pilar Pos | Pusat Kegiatan Gugus (PKG) Kecamatan Pasean Kabupaten gelar Seminar Pendidikan, hal demikian dalam rangka momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), mempererat silaturahim antar sekolah di tiga Kecamatan, Pasean – Waru – Batumarmar. Acara berlangsung di aula utama Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Ainul Huda Desa Batukerbuy Kecamatan Pasean. Senin, 17 Mei 2026.
Menurut Helmiyadi, Ketua PKG Kecamatan Pasean, mengatakan terkait kegiatan tersebut ada beberapa varian sebelumnya, yaitu lomba TK Paud dan RA. “Ada lomba mewarnai – Matematika dan juga Bazar. Hadir Samsat keliling, donor darah dari PMI Kabupaten Pamekasan juga hadir Puskesmas Kecamatan Pasean untuk kegiatan pengobatan gratis lalu diparipurnai dengan kegiatan seminar pendidikan,” Kata Helmy.
Kegiatan PKG berlangsung selama 2 Hari, dari tanggal 16 – 17 Mei 2026. Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan, Kepala Bidang PAUD, Wakil Pupati Pamekasan.
“Harapan saya adalag bagaimana kegiatan ini menjadi kegiatan ajang silaturahmi tetap menjadi kegiatan yang berkelanjutan di tiga kecamatan,” Pungkasnya.
Kepala Dinas Pendidikan Pamekasan, Akhmad Basri Yulianto, S.H., M.Si., mengatakan bahwa semua sekolah perlu dibina dan dibantu, baik untuk rehabnya, kalau perlu penambahan RKB, “Selama beberapa tahun ini anggaran banyak ke pavingisasi dan pagar, seberapa besar Pemda mengelola anggaran untuk mencukupi, mudah-mudahan tahun ini pula anggaran lain terserap,” Kata Kepala Dinas Pendidikan.
Pemateri seminar pendidikan dihadiri anggota DPRD Pamekasan Dapil 3 Komisi 4, sekaligus pemateri (Mustafa Afif dari Partai Nasdem dan Mohamad Ali Fikri Demokrat). Ada 100 peserta ikut serta sukseskan kegiatan seminar tersebut.
Mustafa Afif mengatakan untuk kesejahteraan guru, sekolah, dan peserta didik wajib diprioritaskan demi terwujudnya pendidikan maju dan berkembang. “Sarana dan prasarana, seperti gedung sekolah sebagai penunjang berjalannya kegiatan belajar mengajar di sekolah menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan Pendidikan,” Kata Afif Asal Desa Tolontaraja itu.
Mohammad Ali Fikri juga mendesak Pemkab Cq. Disdik untuk fasilitas kesejahteraan guru non ASN dan peserta didik tetap menjadi prioritas utama dalam menguatkan SDM Pendidikan, di utara masih banyak sekolah, Guru, dan siswa perlu diperhatikan, “Seperti kurangnya media ajar, utamanya seminar dan diklat bagi guru, siswa di pelosok juga perlu ada perhatian berupa pelatihan dan bimbingan khusus untuk bisa tampil lebih cemerlang dalam kegiatan Pendidikan,” Pungkasnya. (Red)











