Mahasiswa IAINATA Sampang Tembus Grand Final Putra Putri Kebudayaan Jatim 2026, Usung Gagasan Digitalisasi Budaya

Avatar

- Pewarta

Rabu, 18 Februari 2026 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Abd. Aziz, mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Institut Agama Islam Nazhatut Thullab (IAINATA) Sampang (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

Caption: Abd. Aziz, mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Institut Agama Islam Nazhatut Thullab (IAINATA) Sampang (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

SAMPANG, Pilar Pos || Prestasi membanggakan ditorehkan Abd. Aziz, mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Institut Agama Islam Nazhatut Thullab (IAINATA) Sampang. Pemuda asal Desa Tambak, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang itu berhasil melaju ke grand final ajang Pemilihan Putra Putri Kebudayaan Jawa Timur 2026 kategori dewasa.

Aziz menjadi satu dari 19 finalis yang lolos dari ratusan peserta se-Jawa Timur. Pada tahap awal, sebanyak 83 peserta dinyatakan memenuhi syarat administrasi sebelum akhirnya disaring kembali melalui seleksi ketat hingga menyisakan para grand finalis.

Ajang tahunan tersebut digelar sebagai wadah pencarian generasi muda berprestasi yang memiliki wawasan kebudayaan luas, kepedulian terhadap pelestarian budaya, serta kesiapan menjadi duta kebudayaan di tingkat provinsi maupun nasional. Kegiatan ini diselenggarakan oleh paguyuban Putra Putri Kebudayaan Jawa Timur bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur.

BACA JUGA :  Diduga Didesak Kerja Tanpa SPK, Proyek RKB PAUD Hidayah Arrum di Sampang Kini Terhenti dan Dana Tak Cair

Pelaksanaan seleksi berlangsung di Malang, tepatnya di Kantor Pendidikan dan Kebudayaan setempat. Saat ini, seluruh finalis telah kembali ke daerah masing-masing sambil menunggu jadwal karantina dan malam grand final.

Kepada Pilar Pos, Rabu (18/2/2026), Abd. Aziz mengaku keikutsertaannya dalam ajang tersebut didorong keinginan untuk mengembangkan kapasitas diri sekaligus berkontribusi nyata dalam pelestarian budaya daerah.

BACA JUGA :  Ribuan Massa Geruduk DPRD Sampang, Aksi Tolak Penundaan Pilkades Berujung Ricuh

“Ini bukan sekadar kompetisi. Saya ingin belajar, bertumbuh, sekaligus mengambil peran dalam mempromosikan budaya Jawa Timur kepada generasi muda dan masyarakat luas,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).

Dalam kompetisi tersebut, Aziz mengusung gagasan bertajuk “Digitalisasi dan Regenerasi Budaya Jawa Timur”. Menurutnya, perkembangan teknologi dan media sosial harus dimanfaatkan sebagai instrumen strategis untuk memperkenalkan budaya lokal agar lebih dikenal secara luas, bahkan hingga tingkat nasional dan internasional.

Ia menilai, pendekatan digital menjadi kunci agar budaya tidak hanya lestari secara simbolik, tetapi juga relevan dengan generasi masa kini.

BACA JUGA :  Resmi, PSHT Sampang Serahkan Pembaruan Legalitas ke Bakesbangpol

“Generasi muda sangat dekat dengan dunia digital. Maka promosi budaya juga harus hadir di ruang-ruang digital agar tidak tergerus zaman,” tegasnya.

Bagi Aziz, keberhasilannya menembus grand final merupakan pengalaman berharga yang membuka jejaring baru sekaligus memperkaya perspektif tentang keberagaman budaya Jawa Timur. Ia berharap dapat membawa nama baik Sampang dan kampusnya di tingkat provinsi.

“Ajang ini tentang proses. Tentang bagaimana kita belajar mencintai dan menjaga budaya sendiri,” pungkasnya.

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rakorda IMMAPSI Jatim di Unesa, Perkuat Visi-Misi Organisasi dan Himpun Aspirasi untuk Kemajuan Pendidikan
KAKI Jatim: SPMB 2026 Surabaya Berjalan Bersih dan Transparan, Layak Jadi Teladan Nasional
Dinsos Sampang Klaim Tak Punya Peran dalam Penjaringan Sekolah Rakyat, Pernyataan Pendamping PKH Justru Berbeda
Peringati HARDIKNAS, PKG Pasean Gelar Seminar Pendidikan Songsong Silaturahim
Semangat Hardiknas 2026, Kacabdin Sampang Tekankan Pentingnya Pendidikan untuk SDM Unggul
RKB PAUD Hidayah Arrum Terhenti, Pemkab Sampang Didesak Segera Ambil Solusi
Diduga Didesak Kerja Tanpa SPK, Proyek RKB PAUD Hidayah Arrum di Sampang Kini Terhenti dan Dana Tak Cair
Persoalan SDN Batuporo Timur 1, DPRD Nilai Pengawasan Disdik Sampang Lemah

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:45 WIB

Rakorda IMMAPSI Jatim di Unesa, Perkuat Visi-Misi Organisasi dan Himpun Aspirasi untuk Kemajuan Pendidikan

Kamis, 9 Juli 2026 - 22:15 WIB

KAKI Jatim: SPMB 2026 Surabaya Berjalan Bersih dan Transparan, Layak Jadi Teladan Nasional

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:21 WIB

Dinsos Sampang Klaim Tak Punya Peran dalam Penjaringan Sekolah Rakyat, Pernyataan Pendamping PKH Justru Berbeda

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:44 WIB

Peringati HARDIKNAS, PKG Pasean Gelar Seminar Pendidikan Songsong Silaturahim

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:03 WIB

Semangat Hardiknas 2026, Kacabdin Sampang Tekankan Pentingnya Pendidikan untuk SDM Unggul

Berita Terbaru

Oplus_131072

Berita

Mempererat Wartawan dan LSM Gelar Acara Sholawat Bersama

Sabtu, 18 Jul 2026 - 19:44 WIB