SAMPANG, Pilar Pos | Proyek pembangunan pagar di SMPN 6 Sampang, Madura, memantik sorotan publik. Pekerjaan yang baru tahap awal itu diduga dikerjakan asal-asalan dan tidak sesuai spesifikasi teknis (spektek), Sabtu (22/11/2025).
Berdasarkan papan informasi proyek, pembangunan pagar tersebut menggunakan APBD Kabupaten Sampang Tahun Anggaran 2025 dengan nilai kontrak Rp138.969.100. Proyek berlokasi di Kecamatan Sampang dan dikerjakan oleh CV Ayu Tirta dengan masa pelaksanaan 60 hari kalender.
Pekerjaan ini berada di bawah kendali Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang melalui kontrak bernomor 000.3.2/1.02.2.02.0012/09/SPK/434.201.2025.

Namun pantauan Pilarpos.com di lokasi pada Minggu (16/11/2025) menemukan sejumlah kejanggalan pada pelaksanaan. Pada tahap pengerjaan cor slop, terlihat penggunaan material pasir dengan dua jenis berbeda, indikasi kuat bahwa kualitas bahan tidak seragam dan berpotensi tidak memenuhi standar. Selain itu, galian pondasi tampak minim dan dangkal, yang dapat mengancam kekuatan pagar dalam jangka panjang.
Dugaan ketidaksesuaian spek ini menimbulkan pertanyaan mengenai pengawasan proyek, mengingat anggaran berasal dari uang negara dan ditujukan untuk fasilitas pendidikan.
Saat dikonfirmasi, Kabid SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Moh Wahyudi, tidak memberikan penjelasan rinci mengenai temuan tersebut. Ia hanya menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan pengecekan lebih lanjut.
“Nanti kita konfirmasi pelaksana, pengawas, dan cek ke lokasi dulu, Mas. Terima kasih informasinya,” ujarnya singkat, Sabtu (22/11/2025).
Hingga berita ini diterbitkan, aktivitas pembangunan awal masih terlihat di lapangan. Warga berharap proyek ini tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga memenuhi standar konstruksi yang benar agar pagar dapat menjamin keamanan lingkungan sekolah dan tidak menjadi proyek mubazir.
Penulis : Agus Junaidi
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Pilar Pos











