Di Kampus UNUSA, Cak Firman Bicara Tentang Krisis Keteladanan Elit

Avatar

- Pewarta

Rabu, 29 Oktober 2025 - 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya. Pilar Pos – Dalam suasana peringatan Hari Sumpah Pemuda, hari ini (29/10/25) tokoh aktivis mahasiswa angkatan ’98 Firman Syah Ali (Gus Firman) menghadiri undangan podcast @podcastfkipcerah di kampus Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) dengan tema “Menyoal Impotensi Gerakan Pemuda”. Bertindak sebagai host dalam podcast tersebut adalah Dr Sunanto, SPd Mpd dan bertindak sebagai fasilitator adalah Gubernur BEM FKIP UNUSA.

 

Dalam Podcast tersebut menyebutkan beberapa faktor penyebab menurunnya peranan pemuda di Indonesia saat ini.

 

“Menurunnya fungsi dan peranan pemuda di tanah air saat ini disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya faktor ideologi, politik, ekonomi dan sosial budaya. Secara ideologis, pemuda kita sedang mengalami penurunan jiwa idealisme, patriotisme dan nasionalisme, dan itu terbukti dalam rilis hasil survey populix yang menyatakan 65% meyakini pemuda kita sedang mengalami penurunan idealisme, patriotisme dan nasionalisme. Secara politik, menurut data Bappenas tahun 2023 lalu, partisipasi pemuda dalam pembangunan menurun. Secara ekonomi, menurut BPS serapan tenaga kerja kita sangat rendah, terutama di kalangan usia muda, antara usia 15 hingga 24 tahun, angka TPTnya tiga kali lipat angka TPT masyarakat umum. Dari sisi sosial budaya, pemuda kita sedang mengalami efek globalisasi, digitalisasi dan krisis keteladanan elit” ucap Panglima Nahdliyin Bergerak (NABRAK).

 

Ketika Host menanyakan solusi dari permasalahan tersebut, Gus Firman menyampaikan beberapa opsi saran kebijakan.

 

“Terkait solusi, saya kira penting sekali dilakukan revolusi pembelajaran secara kolaboratif oleh tiga pilar yaitu lembaga pendidikan, keluarga dan pemerintah. Yang kedua, tentu saja kita rangsang kembali jiwa idealisme patriotisme dan nasionalisme pemuda melalui media sosial, karena pemuda saat ini adalah pemuda medsos. Yang ketiga, galakkan program mentorship di mana pemuda dibimbing langsung oleh para profesional seperti policy analyst, CEO dll. Yang keempat, pelibatan aktif pemuda dalam proses pembuatan kebijakan publik. Kelima, kita dorong ekonomi kreatif di kalangan pemuda agar mereka menciptakan lapangan pekerjaan. Keenam, berikan insentif kepada young enterpreneur. Ketujuh, berdayakan UMKM Pemuda. Kedelapan, revitalisasi kolaborasi dunia pendidikan vokasi dengan dunia usaha. Kesembilan, kita bangun ekosistem peer to peer (teladan sebaya) dalam rangka melawan krisis keteladanan elit. Terus promosikan success story pemuda yang beprestasi dan berintegritas di media sosial dan hidupkan forum-forum komunikasi pemuda di setiap lingkungan” lanjut ketua umum Konfederasi Olahraga NU (KONU).

 

Tapi di antara sembilan saran kebijakan tersebut, Gus Firman merekomendasikan opsi nomor 9 untuk diprioritaskan.

 

“Dari semua opsi yang saya tawarkan tersebut, opsi nomor 9, yaitu pembangunan ekosistem peer to peer saya kira bisa menjadi prioritas untuk didahulukan, karena role model itu penting dalam lingkungan budaya kita” pungkas pengurus pusat Asosiasi Dosen Pergerakan (ADP).

Penulis : Lutfi

Sumber Berita : Lutfi

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa IAINATA Sampang Tembus Grand Final Putra Putri Kebudayaan Jatim 2026, Usung Gagasan Digitalisasi Budaya
Persoalan SDN Batuporo Timur 1, DPRD Nilai Pengawasan Disdik Sampang Lemah
Komisi IV DPRD Sampang Nilai SDN Batuporo Timur 1 Tak Efektif, Wacana Penutupan Menguat
Pembangunan Pagar SMPN 6 Sampang Senilai Rp138 Juta Diduga Asal Jadi, Material Diragukan Sesuai Spek
Universitas Wiraraja Wujudkan Kerja Sama Internasional melalui Pelatihan Komunikasi Layanan Dimar Cargo di Kuala Lumpur
Hebat, Rektor UNIJA Lepas Tiga Mahasiswa Ikuti Summer School di UiTM Malaysia
STAI QAMARUDDIN AL-FALAH Dempo Barat Pasean Launching Perguruan Tinggi Pertama di Pamekasan
Serentak, Karnaval HUT RI ke-80 di Kecamatan Waru Pamekasan Lebih Menarik dari Sebelumnya

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 14:15 WIB

Mahasiswa IAINATA Sampang Tembus Grand Final Putra Putri Kebudayaan Jatim 2026, Usung Gagasan Digitalisasi Budaya

Minggu, 25 Januari 2026 - 17:33 WIB

Persoalan SDN Batuporo Timur 1, DPRD Nilai Pengawasan Disdik Sampang Lemah

Sabtu, 24 Januari 2026 - 11:13 WIB

Komisi IV DPRD Sampang Nilai SDN Batuporo Timur 1 Tak Efektif, Wacana Penutupan Menguat

Sabtu, 22 November 2025 - 15:57 WIB

Pembangunan Pagar SMPN 6 Sampang Senilai Rp138 Juta Diduga Asal Jadi, Material Diragukan Sesuai Spek

Minggu, 9 November 2025 - 23:33 WIB

Universitas Wiraraja Wujudkan Kerja Sama Internasional melalui Pelatihan Komunikasi Layanan Dimar Cargo di Kuala Lumpur

Berita Terbaru