Kandang Ayam Program Ketahanan Pangan Tahun 2025 di Desa Kotah Sampang Ambruk, Hingga 2026 Tak Pernah Terisi Ayam

Avatar

- Pewarta

Rabu, 4 Februari 2026 - 09:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Kondisi Kandang Perternakan Ayam Petelur dari Program Ketahanan Pangan di Desa Kotah yang Ambruk Akibat Musibah Angin Kencang (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

Caption: Kondisi Kandang Perternakan Ayam Petelur dari Program Ketahanan Pangan di Desa Kotah yang Ambruk Akibat Musibah Angin Kencang (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

SAMPANG, Pilar Pos || Musibah kembali terjadi di wilayah Kabupaten Sampang, Madura. Kali ini, sebuah kandang peternakan ayam petelur milik program Ketahanan Pangan (Ketapang) tahun anggaran 2025 di Desa Kotah, Kecamatan Jrengik, ambruk diterpa angin kencang hingga rata dengan tanah, Rabu (04/02/2026).

Namun, sorotan publik tidak semata tertuju pada peristiwa ambruknya kandang tersebut. Lebih dari itu, muncul pertanyaan besar terkait realisasi program Ketahanan Pangan senilai Rp295.619.200 yang seharusnya sudah memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Pasalnya, kandang peternakan ayam petelur yang dibangun melalui anggaran Dana Desa (DD) 2025 dan dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BumDes) Desa Kotah itu diketahui belum pernah diisi ayam hingga memasuki tahun 2026. Kondisi tersebut terungkap setelah kandang tersebut roboh akibat angin kencang yang terjadi pada Minggu (01/02/2026).

BACA JUGA :  Wabup Sampang Dukung Penuh Program Makan Bergizi Gratis, Tekan Stunting dan Gerakkan Ekonomi Rakyat

Sekedar diketahui, anggaran senilai Rp295.619.200 program Ketahanan Pangan (Ketapang) dari dana desa tahun 2025 itu untuk kegiatan perternakan ayam petelur dan pertanian jagung di desa Kotah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat kejadian ambruk, kandang ayam tersebut dalam kondisi kosong tanpa adanya ayam petelur di dalamnya.

BACA JUGA :  Proyek Pemeliharaan Saluran Skunder Buleung di Pangelen Sampang Rp320 Juta Diduga Asal Jadi

“Ini kandang ayam petelur program ketahanan pangan ambruk dan tidak terisi ayam. Pertanyaannya, ke mana anggaran pengadaan ayamnya? Kenapa sampai sekarang belum ada ayam,” ujar seorang warga setempat yang enggan disebutkan identitasnya, Selasa (03/02/2026).

Sementara itu, Riyadi, salah satu perangkat Desa Kotah, membenarkan bahwa kandang peternakan ayam petelur tersebut hingga kini memang belum terisi ayam. Ia mengaku pihak desa telah melakukan pemesanan ayam sejak tahun 2025, namun hingga tahun 2026 ayam tersebut belum juga dikirim.

BACA JUGA :  Nelayan Batioh Sampang Laporkan Dugaan Penggelapan Ganti Rugi Rumpon ke Polda Jatim

“Iya benar, Mas. Kandang ini memang belum terisi ayam. Kami sudah melakukan pemesanan, tapi masih inden atau menunggu,” ungkapnya saat ditemui di lokasi.

Riyadi juga menjelaskan bahwa ambruknya kandang ayam petelur tersebut disebabkan oleh angin kencang yang melanda wilayah setempat pada Minggu lalu. Peristiwa tersebut, lanjutnya, telah dilaporkan kepada pihak Kecamatan Jrengik.

“Kejadian ini sudah kami laporkan ke pihak kecamatan. Nantinya kandang akan dibangun kembali dan dianggarkan ulang jika memungkinkan di anggaran tahun 2026,” pungkasnya.

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puskesmas Karang Penang Diresmikan, Direktur CV Prabu Alam Apresiasi Bupati Sampang
SPPG Polres Sampang Berhenti Beroperasi, Kapolres Beberkan Kendala di Balik MBG
SPPG Polres Sampang Tak Beroperasi, Pendistribusian MBG ke Penerima Manfaat Tersendat
PC IKA PMII Sampang Apresiasi Launching Buku “Dibalik Layar Demokrasi” Karya Miftahur Rozaq
SPPG Banjarbillah Bantah, Kader Ngaku Diizinkan: Polemik Bungkus Kertas pada MBG Sampang
Peringati HBP ke-62, Rutan Sampang Gelar Razia dan Tes Urine Massal
Dijanjikan Aspal Hibah Pemprov Jatim Tak Kunjung Terealisasi, Warga Tambelangan Sampang Perbaiki Jalan Secara Swadaya
Telan Dana Rp500 Juta, Proyek Rabat Beton PISEW di Sreseh Sampang Tak Bertahan Lama

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 21:57 WIB

Puskesmas Karang Penang Diresmikan, Direktur CV Prabu Alam Apresiasi Bupati Sampang

Selasa, 14 April 2026 - 06:40 WIB

SPPG Polres Sampang Berhenti Beroperasi, Kapolres Beberkan Kendala di Balik MBG

Senin, 13 April 2026 - 20:49 WIB

SPPG Polres Sampang Tak Beroperasi, Pendistribusian MBG ke Penerima Manfaat Tersendat

Sabtu, 11 April 2026 - 13:59 WIB

PC IKA PMII Sampang Apresiasi Launching Buku “Dibalik Layar Demokrasi” Karya Miftahur Rozaq

Selasa, 7 April 2026 - 10:39 WIB

SPPG Banjarbillah Bantah, Kader Ngaku Diizinkan: Polemik Bungkus Kertas pada MBG Sampang

Berita Terbaru