Nelayan Batioh Sampang Laporkan Dugaan Penggelapan Ganti Rugi Rumpon ke Polda Jatim

Avatar

- Pewarta

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 16:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Nelayan Batioh Usai Laporan ke Polda Jatim Didampingi Kuasa Hukum Ali Topan (Sumber Foto: dok/Pilar Pos)

Caption: Nelayan Batioh Usai Laporan ke Polda Jatim Didampingi Kuasa Hukum Ali Topan (Sumber Foto: dok/Pilar Pos)

SAMPANG, Pilar Pos | Nelayan Desa Batioh, Kecamatan Banyuates, Sampang, melaporkan dugaan penggelapan dana ganti rugi rumpon senilai miliaran rupiah ke Polda Jawa Timur, Kamis (21/08). Laporan terregistrasi dengan nomor LP/B/1206/VIII/2025/SPKT/Polda Jatim dan ditandatangani Kepala SPKT Kompol Veri Triyanto.

Kuasa hukum nelayan, Ali Topan, menyebut terlapor berinisial S yang diduga menerima dana ganti rugi sebesar Rp 6,3 miliar dari Petronas melalui Pemkab Sampang.

BACA JUGA :  Laut Madura Memanas: Nelayan Desak Petronas Tuntaskan Ganti Rugi Rumpon

“Kami minta kasus ini segera diproses. Ini hak nelayan yang diselewengkan,” ujarnya usai pemeriksaan.

Nelayan menyerahkan bukti transfer dana miliaran rupiah ke rekening Mandiri milik S, serta rekaman pengakuan SKK Migas bahwa pembayaran kompensasi sudah dilakukan sejak 2024.

Ali Topan juga mendesak agar penyidik tidak berhenti pada satu terlapor.

BACA JUGA :  Warga Ketapang Daya Kawal Ketat Sidang Pencurian di PN Sampang, Desak Hakim Vonis Berat Terdakwa

“Kami minta Polda Jatim juga memeriksa Bupati Sampang, Petronas, dan SKK Migas, karena mereka mengklaim kewajiban ganti rugi sudah dibayar,” tegasnya.

Ia berharap penyelidikan dilakukan cepat dan transparan sesuai KUHAP dan Perkapolri Nomor 6 Tahun 2019.

“Supaya perkara ini terang benderang dan tidak ada lagi hak nelayan yang diselewengkan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kombes Pol Jules Abraham Abast, Kabid Humas Polda Jatim saat dikonfirmasi Pilarpos.com, belum memberikan informasi tentang pelaporan tersebut lantaran saat ini hari libur.

BACA JUGA :  Polres Sampang Akui Kesulitan Tangkap Pelaku Cabul Gegara Nomor HP Mati, Aktivis: Ini Alasan Tak Rasional

Kendati demikian, Kombes Pol Jules Abraham Abast akan berkoordinasi dengan penyidik Polda Jatim terkait laporan dari nelayan Batioh, Kecamatan Banyuates.

“Nanti saya cek dan tanyakan ke penyidiknya,” singkat Kabid Humas Polda Jatim kepada Pilar Pos, Sabtu (23/08/2025).

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Petani 72 Tahun di Sampang Tewas Dipukul Linggis di Kandang Kambing, Pelaku Terancam Pidana Mati
Tragis! Duduk di Teras Rumah Berujung Maut, Petani Sampang Diduga Dibacok Menantu
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Disabilitas, GMNI Desak Polres Pamekasan Tindaklanjuti Terduga T
Gegara Bensin Dan Minuman Yakult, Pria Asal Palengaan Diamankan Polsek Tlanakan Pamekasan
Kasus Dugaan Investasi Bodong Warung Seblak di Pamekasan Berujung Laporan Polisi, Korban Klaim Rugi Rp44 Juta
Tragis!!! Tega Seorang Ibu Membunuh Anak Kandungnya
Aksi Curanmor di Kedungdung Sampang Terbongkar, Dua Pemuda Diamankan Polisi
Kejari Sampang Tegaskan Kawal Terus Kasus Rudapaksa Gadis 15 Tahun, PCNU Minta Pelaku Dihukum Setimpal

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Petani 72 Tahun di Sampang Tewas Dipukul Linggis di Kandang Kambing, Pelaku Terancam Pidana Mati

Senin, 21 September 2026 - 19:02 WIB

Tragis! Duduk di Teras Rumah Berujung Maut, Petani Sampang Diduga Dibacok Menantu

Kamis, 17 September 2026 - 10:35 WIB

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Disabilitas, GMNI Desak Polres Pamekasan Tindaklanjuti Terduga T

Rabu, 16 September 2026 - 18:23 WIB

Gegara Bensin Dan Minuman Yakult, Pria Asal Palengaan Diamankan Polsek Tlanakan Pamekasan

Minggu, 6 September 2026 - 17:13 WIB

Kasus Dugaan Investasi Bodong Warung Seblak di Pamekasan Berujung Laporan Polisi, Korban Klaim Rugi Rp44 Juta

Berita Terbaru

Caption: Mohamad Mardiono, Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) saat memberikan arahan kepada Kader PPP di Sampang (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

Politik dan Pemerintahan

PPP Targetkan Kembali ke Senayan pada 2029, Mesin Politik Diperkuat hingga Ranting

Selasa, 6 Okt 2026 - 06:14 WIB