Sudah Dilarang, Tak Dibantu: Nelayan Banyuanyar Sampang Keluhkan Sikap HCML

Avatar

- Pewarta

Senin, 11 Agustus 2025 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Perahu Nelayan di Banyuanyar saat Bersandar di Tepi Sungai (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

Caption: Perahu Nelayan di Banyuanyar saat Bersandar di Tepi Sungai (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

SAMPANG Pilar Pos | Sejumlah nelayan di Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mengeluhkan kurangnya perhatian dari perusahaan migas Husky CNOOC Madura Limited (HCML). Senin, (11/08/2025).

Keluhan ini disampaikan karena para nelayan merasa tidak pernah mendapatkan bantuan sejak perusahaan tersebut beroperasi di wilayah perairan sekitar tempat mereka mencari nafkah.

Salah satu nelayan setempat, Abdul Rohman, mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada bantuan signifikan yang diterima oleh nelayan Banyuanyar dari HCML.

“Selama HCML beroperasi, nelayan di Kelurahan Banyuanyar tidak pernah diperhatikan atau mendapatkan bantuan dari HCML,” ujarnya, Senin (11/08/2025).

Meski demikian, Abdul Rohman mengakui bahwa HCML sempat memberikan kompensasi saat awal beroperasi.

BACA JUGA :  Warga Sampang Jadi Korban Tabrak Lari di Pemekasan, Kendaraan Dinas Desa Pandian Sumenep Disinyalir Terlibat

“Dulu, waktu pertama kali HCML beroperasi, kami memang mendapat ganti rugi rumpon sebesar Rp7.500.000. Namun setelah itu, tidak ada lagi bantuan hingga sekarang,” jelasnya.

Ia juga menuturkan bahwa pihaknya telah beberapa kali mengajukan permohonan bantuan kepada HCML, namun tidak pernah membuahkan hasil.

“Kami sudah beberapa kali mengajukan permohonan ke HCML, tapi sampai sekarang hasilnya nihil, tidak ada kejelasan,” tambahnya.

Menurut informasi yang ia terima, hanya nelayan di Kelurahan Banyuanyar yang tidak menerima bantuan dari HCML, padahal aktivitas nelayan di wilayah tersebut juga dibatasi karena adanya operasi perusahaan migas tersebut.

BACA JUGA :  Korupsi Dana PEN Rp12 Miliar di Sampang Terbongkar: Rekayasa Proyek dan Kongkalikong Pejabat Berujung Penahanan

“Padahal kami dilarang menangkap ikan di area operasi HCML. Jadi kami berharap tidak ada perlakuan tebang pilih, dan nelayan Banyuanyar juga mendapat perhatian yang sama seperti wilayah lainnya,” harapnya.

Pernyataan nelayan itu, juga diperkuat oleh Moh Ajir, Lurah Banyuanyar, Kecamatan Sampang, saat dikonfirmasi media pilarpos.com dirinya juga mengungkapkan bahwa sejak ia menjabat jadi Lurah di wilayah tersebut sampai saat ini para nelayan memang tidak pernah mendapatkan bantuan dari HCML.

BACA JUGA :  AMS Ungkap Masalah Pembangunan Jembatan Daleman–Pasarenan, DPRD Sampang Pastikan Sidak

“Benar mas, memang tidak ada bantuan sama sekali dari HCML, sudah dua tahun Saya menjabat jadi Lurah memang tidak ada bantuan masuk ke warga nelayan di Banyuanyar,” ungkap Moh Ajir saat diwawancarai di ruang kantornya.

Namun, sampai berita ini di muat, pihak HCML belum bisa dikonfirmasi. Akan tetapi media ini akan melakukan konfirmasi lanjutan ke pihak HCML yang bisa menjelaskan agar masyarakat tau mengapa nelayan di Banyuanyar tidak mendapatkan bantuan dari HCML. (Bersambung)

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Abaikan Spesifikasi Teknis, Proyek P3-TGAI P3A Bumi Rejeki di Pangongsean Sampang Disinyalir Sarat Korupsi
Empat Hari Hilang di Laut, Nelayan Asal Sokobanah Ditemukan Mengapung di Pantai Paniniran Sampang
PPM 2026 Mulai Disiapkan, SKK Migas dan Medco Energi Libatkan Pemda hingga Kelompok Masyarakat
Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Mobil di Jalan Raya Camplong Sampang
Pemuda Pancasila dan Komando HAM Sampang Tolak Eksekusi Lahan Gunung Sekar, Siap Tempuh PK ke Mahkamah Agung
Sampah Menggunung di Depan Pasar Juklanteng, Warga Soroti Kinerja Kepala Pasar dan DLH Sampang
Sebelum Eksploitasi Sumur Hidayah Dimulai, Nelayan Sampang Tuntut Kompensasi Rumpon Rp6 Miliar
Jalan Kedungdung-Bringkoning di Sampang Diresmikan Presiden Prabowo, Material Cor Disuplai PT Sejahtera Jaya Alim Mix

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:10 WIB

Diduga Abaikan Spesifikasi Teknis, Proyek P3-TGAI P3A Bumi Rejeki di Pangongsean Sampang Disinyalir Sarat Korupsi

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:47 WIB

Empat Hari Hilang di Laut, Nelayan Asal Sokobanah Ditemukan Mengapung di Pantai Paniniran Sampang

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:39 WIB

PPM 2026 Mulai Disiapkan, SKK Migas dan Medco Energi Libatkan Pemda hingga Kelompok Masyarakat

Senin, 6 Juli 2026 - 07:56 WIB

Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Mobil di Jalan Raya Camplong Sampang

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:03 WIB

Pemuda Pancasila dan Komando HAM Sampang Tolak Eksekusi Lahan Gunung Sekar, Siap Tempuh PK ke Mahkamah Agung

Berita Terbaru

Oplus_131072

Berita

Mempererat Wartawan dan LSM Gelar Acara Sholawat Bersama

Sabtu, 18 Jul 2026 - 19:44 WIB