AMS Ungkap Masalah Pembangunan Jembatan Daleman–Pasarenan, DPRD Sampang Pastikan Sidak

Avatar

- Pewarta

Sabtu, 20 September 2025 - 17:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: AMS saat audiensi ke DPRD Sampang, perihal pembangunan jembatan Daleman-Pasarenan (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

Caption: AMS saat audiensi ke DPRD Sampang, perihal pembangunan jembatan Daleman-Pasarenan (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

SAMPANG, Pilar Pos – Aliansi Masyarakat Sampang (AMS) pada Jumat (19/9/2025) menggelar audiensi dengan DPRD Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Dalam pertemuan tersebut, AMS membeberkan dugaan keteledoran dalam pembangunan Jembatan Daleman–Pasarenan di Kecamatan Kedungdung. Sabtu, (20/09/2025).

Audiensi dipimpin Wakil Ketua DPRD Sampang Iwan Efendi dan dihadiri Ketua Komisi IV Mahfud serta perwakilan dinas terkait. Forum ini menjadi ruang bagi AMS untuk memaparkan temuan lapangan yang dinilai mengkhawatirkan.

BACA JUGA :  LSM AWPM Resmi Laporkan Dugaan Korupsi Dana Ganti Rugi Rumpon Nelayan Pasean ke Polres Pamekasan

Koordinator AMS, Zainal, menyebut sedikitnya ada tiga persoalan besar dalam pembangunan jembatan tersebut:

1. Tidak adanya penerapan standar keselamatan kerja (K3).

2. Plengsengan dibangun tanpa pembesian.

3. Pengecoran tiang dilakukan secara manual tanpa uji laboratorium.

“Pengecoran manual jelas mengurangi mutu beton. Tanpa uji lab, tidak ada jaminan kualitas. Ini bukan sekadar soal teknis, tetapi menyangkut keselamatan masyarakat pengguna jembatan,” tegas Zainal.

AMS menilai lemahnya pengawasan pihak terkait berpotensi menghasilkan konstruksi rapuh dan berumur pendek.

BACA JUGA :  Dikerjakan Cv Ridho Karya, Proyek Pembangunan Labkesda Rp8 Miliar di Sampang Tak Lengkapi K3

“Kalau sejak proses pembangunannya saja sudah salah, bagaimana masyarakat bisa menikmati hasilnya dalam jangka panjang?” tambahnya.

Menanggapi kritik itu, Ketua Komisi IV DPRD Sampang, Mahfud, menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam. Ia memastikan pekerjaan proyek tetap berjalan, namun tahapan krusial seperti pengecoran tiang wajib melalui uji laboratorium.

BACA JUGA :  Inisiatif Pribadi dan Panggilan Hati: Setiap Jumat Legi, Kades Ketapang Daya Sampang Santuni Anak Yatim

“Kami pastikan pekerjaan konstruksi berjalan sesuai standar. Untuk cor tiang, harus menunggu hasil uji lab agar kualitas betonnya jelas,” kata Mahfud.

Mahfud juga memastikan DPRD akan segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk mengecek kualitas pekerjaan di lapangan.

“Hal-hal yang berhubungan dengan kekuatan dan usia bangunan akan kami pastikan melalui sidak dalam waktu dekat,” tandasnya.

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Pemeliharaan Saluran Skunder Buleung di Pangelen Sampang Rp320 Juta Diduga Asal Jadi
Rumah Reyot Ambruk Tengah Malam, Dua Perempuan di Sampang Terpaksa Bertahan Tanpa Uluran Tangan Pemerintah
Proyek Saluran Irigasi Pasar Waru disorot Warga, Diduga Tidak Mematuhi SOP dan Membahayakan Warga
Urus Surat Akta Tanah Kena 10 Persen, Pemdes Tamberu Barat Sampang Dibidik Dugaan Pungli
Pupuk Subsidi Diduga Bermasalah, Petani Mambuluh Barat Sampang Bertahun-tahun Mengaku Tak Pernah Terima Jatah
Demo Penundaan Pilkades di Sampang Ricuh, Aktivis: Polisi Lebih Bela Penguasa daripada Rakyat
Ribuan Massa Geruduk DPRD Sampang, Aksi Tolak Penundaan Pilkades Berujung Ricuh
Proyek Jembatan Daleman–Pasarenan Rp2,1 Miliar Disorot, AMS Laporkan Dugaan Korupsi ke Kejari Sampang

Berita Terkait

Kamis, 4 Desember 2025 - 11:29 WIB

Proyek Pemeliharaan Saluran Skunder Buleung di Pangelen Sampang Rp320 Juta Diduga Asal Jadi

Sabtu, 22 November 2025 - 21:28 WIB

Rumah Reyot Ambruk Tengah Malam, Dua Perempuan di Sampang Terpaksa Bertahan Tanpa Uluran Tangan Pemerintah

Sabtu, 22 November 2025 - 14:14 WIB

Proyek Saluran Irigasi Pasar Waru disorot Warga, Diduga Tidak Mematuhi SOP dan Membahayakan Warga

Jumat, 21 November 2025 - 11:00 WIB

Urus Surat Akta Tanah Kena 10 Persen, Pemdes Tamberu Barat Sampang Dibidik Dugaan Pungli

Minggu, 16 November 2025 - 08:29 WIB

Pupuk Subsidi Diduga Bermasalah, Petani Mambuluh Barat Sampang Bertahun-tahun Mengaku Tak Pernah Terima Jatah

Berita Terbaru