SAMPANG, Pilar Pos | Proyek pembangunan jalan rabat beton yang rusak parah di Desa Somber, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, lambat laun mulai terkuak. Senin, (28/07/2025).
Pasalnya, proyek yang dinilai kurang transparan dan cepat rusak itu, kabarnya merupakan kegiatan dari dana desa (DD) TA 2024 yang pelaksanaannya hingga melompat ke tahun 2025.
Hal itu diungkap oleh Syamsuddin, Pendamping Desa (PD) di tingkat Kecamatan Tambelangan. Dirinya mengungkapkan, bahwa proyek jalan rabat beton yang berada di Dusun Pelan, Desa Somber, merupakan program kegiatan infrastuktur yang dibiayai dari dana desa (DD) TA 2024.
Proyek itu kata dia, awal dikerjakan pada akhir tahun 2024, dan selesai pada awal bulan tahun 2025.
“Kalau di Dusun Pelan itu yang terakhir pekerjaan awalnya dikerjakan di akhir bulan Desember, dan pelaksanaan akhirnya sampai ke bulan Januari, karena belum selesai (Tidak Nutut),” ungkap Syamsuddin saat dikonfirmasi Pilar Pos, Minggu (27/07/2025).
Disinggung terkait anggaran dana dari proyek rabat beton, karena dilokasi tidak ada papan prasasti, dirinya belum bisa menerangkan secara detail dikarenakan tidak memegang data dari proyek tersebut.
“Sekarang hari Minggu, saya tidak pegang data,” katanya.
Sementara, Haris Romadhoni, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Tambelangan, saat dikonfirmasi perihal adanya kegiatan proyek rabat beton di Desa Somber yang melompat tahun anggaran dan tentang penggunaan dana desa, dirinya mengatakan bahwa tidak mempunyai kapasitas untuk menerangkan.
“Mohon maaf bukan kapasitas saya menjawab pak. Bisa langsung konfirmasi ke bapak Camat,” pintanya.
Sementara itu, hingga berita ini dimuat, Syamsul Bahri, Camat Tambelangan, saat dikonfirmasi Pilar Pos melalui pesan WhatsApp dan telepon selulernya tidak merespon.

Sekedar diketahui dan diberitakan sebelumnya di media ini edisi Jumat (25/07/2025), dengan kesimpulan bahwa di Desa Somber di Dusun Pelan ada pekerjaan pembangunan rabat beton yang menjadi sorotan tajam dan patut dipertanyakan.
Bagaimana tidak, proyek jalan rabat beton itu, dikabarkan dan terkonfirmasi ke salah satu warga sekitar proyek, bahwa baru selesai dibangun, namun kondisinya sudah rusak parah.
Menurut pantauan Pilar Pos saat monitoring ke lokasi, adapun kerusakan itu, dibeberapa titik di bagian tengah terlihat jelas cor beton terbelah memanjang hingga terlihat material bagian bawah.
Kondisi itu menguatkan rendahnya mutu serta kualitas pada pekerjaan pembangunan rabat beton. Parahnya kerusakan itu terindikasi dan dugaan kuat pada saat pengerjaan berlangsung dikerjakan tidak sesuai dengan besaran teknik (Bestek) di rencana anggaran biaya (RAB) yang telah ditentukan.
Selain itu, pelaksana diduga mengabaikan kewajiban pemasangan prasasti proyek. Sebab, saat media Pilar Pos pada Jumat (25/07/2025) monitoring kelokasi, selain ditemukan kerusakan, dilokasi juga tidak ditemukan prasasti proyek yang terpampang dilokasi untuk mengetahui asal-muasal dari proyek tersebut.
Akan tetapi saat itu, media Pilar Pos tidak mendapatkan informasi perihal proyek tersebut, walaupun sudah konfirmasi ke Pj Kades Somber Ach Nurul Huda.
Penulis : Agus Junaidi
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Pilar Pos