Kopri PMII Sampang: Keadilan untuk Korban Pencabulan Robatal Jangan Ditunda

Avatar

- Pewarta

Kamis, 18 September 2025 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Juhairiyah Ketua Kopri PMII Sampang (Sumber Foto: dok/Pilar Pos)

Caption: Juhairiyah Ketua Kopri PMII Sampang (Sumber Foto: dok/Pilar Pos)

SAMPANG, Pilar Pos | Sorotan tajam terhadap lemahnya kinerja Polres Sampang dalam menangani kasus pencabulan kembali mencuat. Kali ini kritik datang dari Korps PMII Putri (Kopri) PC PMII Sampang terkait kasus pencabulan terhadap gadis 17 tahun di Kecamatan Robatal yang hingga kini belum juga tuntas. Kamis, (18/09/2025).

Ketua Kopri PC PMII Sampang, Juhairiyah, menilai lambannya penanganan kasus tersebut menunjukkan lemahnya komitmen aparat penegak hukum dalam memberi rasa aman dan keadilan bagi korban. Terlebih, pelaku yang telah berstatus daftar pencarian orang (DPO) sejak lama, hingga kini belum berhasil ditangkap.

BACA JUGA :  Peringati HBP ke-62, Rutan Sampang Gelar Razia dan Tes Urine Massal

“Kasus ini bukan sekadar persoalan hukum, tetapi juga menyangkut keberanian negara melindungi harkat martabat manusia, khususnya perempuan dan anak,” tegasnya.

Ia menekankan Polres Sampang harus bergerak lebih cepat, transparan, dan serius menangkap pelaku.

“Setiap hari keterlambatan adalah bentuk ketidakadilan yang menambah luka bagi korban dan keluarganya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Juhairiyah mendesak kepolisian segera menunjukkan kinerja nyata dengan menangkap serta memproses hukum pelaku tanpa alasan maupun penundaan.

BACA JUGA :  Proyek Sekolah Rakyat Rp200 Miliar di Sampang Baru 73 Persen, Target Rampung Akhir Juni Terancam Molor

“Keadilan tidak boleh ditunda, karena penundaan sama saja dengan pengkhianatan terhadap hak korban,” imbuhnya.

Ironisnya, ia menyoroti pemberian penghargaan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) kepada Polres Sampang atas klaim kesigapan menangani kasus pedofilia. Menurutnya, penghargaan itu justru mencederai rasa keadilan publik ketika di lapangan masih banyak kasus pencabulan yang mangkrak tanpa kejelasan.

BACA JUGA :  Mencuat Dugaan Pungli Kepengurusan PIP di SDN Gunongsekar 1 Sampang, Kepala Sekolah Bungkam

“Masyarakat berhak mempertanyakan: sigap untuk siapa dan kasus yang mana? Penghargaan seharusnya lahir dari kerja nyata dan keberpihakan kepada korban, bukan sekadar seremonial,” tandasnya.

Juhairiyah menutup dengan menegaskan aparat penegak hukum wajib membuktikan keseriusannya melalui penyelesaian kasus-kasus yang menyangkut martabat dan keselamatan warga.

“Bukan hanya berbangga dengan predikat formal, sementara korban terus menunggu keadilan,” pungkasnya.

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lansia Asal Pamekasan Ditemukan di Sampang Setelah Sehari Dicari Keluarga
Seorang Kakek Tersesat Tak Tahu Jalan Pulang, Polsek Sampang Berhasil Ungkap Identitas dan Asal Daerahnya
Kebakaran Hanguskan Rumah dan Gudang Rongsok di Sampang, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta
Tiga Hari Dicari, Lansia Hilang di Jrengik Sampang Ditemukan Meninggal di Persawahan
Tragis, Pemuda 26 Tahun di Sampang Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Mandi
Wartawan Sampang Gelar Doa Bersama, Titip Harapan Keselamatan Lima Jurnalis Hilang saat Liputan Anak Gunung Krakatau
AMPG Bangun Sumur Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Sampang
Dimediasi Tokoh Agama dan Masyarakat, Kasus Dugaan Penganiayaan di Tlagah Sampang Berujung Damai

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 23:27 WIB

Lansia Asal Pamekasan Ditemukan di Sampang Setelah Sehari Dicari Keluarga

Sabtu, 19 September 2026 - 20:58 WIB

Seorang Kakek Tersesat Tak Tahu Jalan Pulang, Polsek Sampang Berhasil Ungkap Identitas dan Asal Daerahnya

Jumat, 18 September 2026 - 20:39 WIB

Kebakaran Hanguskan Rumah dan Gudang Rongsok di Sampang, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Kamis, 17 September 2026 - 20:50 WIB

Tiga Hari Dicari, Lansia Hilang di Jrengik Sampang Ditemukan Meninggal di Persawahan

Minggu, 13 September 2026 - 22:52 WIB

Wartawan Sampang Gelar Doa Bersama, Titip Harapan Keselamatan Lima Jurnalis Hilang saat Liputan Anak Gunung Krakatau

Berita Terbaru