Walau Pakai Ready Mix: Rabat Beton di Desa Gunung Eleh Sampang, Dalam Hitungan Hari Rusak

Avatar

- Pewarta

Selasa, 5 Agustus 2025 - 08:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Kondisi Retak si Salah-satu Titik dari Beberapa Titik Proyek Rabat Beton di Desa Gunung Eleh (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

Caption: Kondisi Retak si Salah-satu Titik dari Beberapa Titik Proyek Rabat Beton di Desa Gunung Eleh (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

SAMPANG, Pilar Pos | Pemerintah Desa (Pemdes) Gunung Eleh, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mengalokasikan dana melalui dana desa sebesar Rp124.170.200 untuk pembangunan proyek rabat beton. Saat ini, proyek tersebut sudah selesai dikerjakan.

Sesuai papan informasi, proyek tersebut terletak di Dusun Gunung Eleh, ber volume panjang 100 meter, lebar 2,70 m, dan tebal 0,20 m. Adapun besaran anggarannya, sebesar Rp124.170.200 dibiayai dari dana desa TA 2025.

Akan tetapi, walaupun kontruksi rabat beton memakai Ready Mix, dalam hitungan hari proyek tersebut keadaannya sudah mulai menunjukkan kerusakan.

BACA JUGA :  Viral Distribusi MBG Pakai Keranjang dan Kresek, BGN Telusuri SPPG At-Taufiq Robatal Sampang

Menurut pantauan Pilarpos.com pada Senin (04/08/2025) ditemukan retak di beberapa titik. Padahal, proyek rabat beton itu baru selesai dikerjakan sekitar empat hari yang lalu. Kondisi itu, kuat dugaan dengan rendahnya mutu serta kualitas dan teknik saat melakukan pekerjaan proyek.

Selain itu, saat dilakukan pengukuran, volume panjang dari proyek rabat beton tersebut ditemukan ada ketidaksamaan dengan volume yang ada di papan informasi. Sebab, panjang yang seharusnya 100 meter, realita dilokasi ditemukan sekitar 86 meter lebih.

Walau Pakai Ready Mix: Rabat Beton di Desa Gunung Eleh Sampang, Dalam Hitungan Hari Rusak
Caption: Hasil pengukuran jalan rabat beton di Desa Gunung Eleh menggunakan alat pengukur jalan

Menurut warga setempat mengatakan bahwa pekerjaan rabat beton itu baru selesai pengerjaan empat hari yang lalu. Menurutnya, proyek itu menggunakan ready mix.

BACA JUGA :  SPPG Banjarbillah Bantah, Kader Ngaku Diizinkan: Polemik Bungkus Kertas pada MBG Sampang

“Proyek ini memakai Ready Mix mobil molen, baru selesai empat hari yang dikerjakan,” ungkap warga, Senin 04 Agustus 2025.

Sementara itu, Holilah, Pj Kades Gunung Eleh, membenarkan bahwa di desanya sudah melaksanakan pekerjaan proyek rabat beton.

Menurutnya, proyek konstruksi beton yang menggunakan ready mix itu, di perencanaan awal berukuran panjang 88 meter. Karena ada sisa anggaran lebih kata dia, maka digenapkan menjadi 100 meter.

BACA JUGA :  Tiket Masuk Pantai Slopeng Sumenep Diduga Dipalsukan, Terlihat Karcis Berupa Foto Copy

“Kurangnya yang 12 meter, saya turuk di ruas jalan yang sama tersambung dengan pekerjaan swadaya masyarakat,” katanya.

Kendati demikian, terkait kerusakan yang ada dirinya berjanji akan segera memperbaiki. Sebab, proyek konstruksi beton itu masih dalam masa pemeliharaan.

“Kita secepatnya akan perbaiki kerusakan itu,” tutur Holilah saat ditemui di kantor balai desa Gunung Eleh.

Dari temuan ini, perlu adanya monitoring dan investigasi dari dinas terkait agar segera turun langsung kelokasi untuk mengkroscek keadaan proyek jalan rabat beton, berhubung proyek tersebut dibiayai oleh Negara.

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Abaikan Spesifikasi Teknis, Proyek P3-TGAI P3A Bumi Rejeki di Pangongsean Sampang Disinyalir Sarat Korupsi
Empat Hari Hilang di Laut, Nelayan Asal Sokobanah Ditemukan Mengapung di Pantai Paniniran Sampang
PPM 2026 Mulai Disiapkan, SKK Migas dan Medco Energi Libatkan Pemda hingga Kelompok Masyarakat
Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Mobil di Jalan Raya Camplong Sampang
Pemuda Pancasila dan Komando HAM Sampang Tolak Eksekusi Lahan Gunung Sekar, Siap Tempuh PK ke Mahkamah Agung
Sampah Menggunung di Depan Pasar Juklanteng, Warga Soroti Kinerja Kepala Pasar dan DLH Sampang
Sebelum Eksploitasi Sumur Hidayah Dimulai, Nelayan Sampang Tuntut Kompensasi Rumpon Rp6 Miliar
Jalan Kedungdung-Bringkoning di Sampang Diresmikan Presiden Prabowo, Material Cor Disuplai PT Sejahtera Jaya Alim Mix

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:10 WIB

Diduga Abaikan Spesifikasi Teknis, Proyek P3-TGAI P3A Bumi Rejeki di Pangongsean Sampang Disinyalir Sarat Korupsi

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:39 WIB

PPM 2026 Mulai Disiapkan, SKK Migas dan Medco Energi Libatkan Pemda hingga Kelompok Masyarakat

Senin, 6 Juli 2026 - 07:56 WIB

Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Mobil di Jalan Raya Camplong Sampang

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:03 WIB

Pemuda Pancasila dan Komando HAM Sampang Tolak Eksekusi Lahan Gunung Sekar, Siap Tempuh PK ke Mahkamah Agung

Rabu, 1 Juli 2026 - 22:36 WIB

Sampah Menggunung di Depan Pasar Juklanteng, Warga Soroti Kinerja Kepala Pasar dan DLH Sampang

Berita Terbaru

Oplus_131072

Berita

Mempererat Wartawan dan LSM Gelar Acara Sholawat Bersama

Sabtu, 18 Jul 2026 - 19:44 WIB