Viral Distribusi MBG Pakai Keranjang dan Kresek, BGN Telusuri SPPG At-Taufiq Robatal Sampang

Avatar

- Pewarta

Kamis, 2 April 2026 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: MBG B3 SPPG At-Taufiq di Desa Robatal Yang Diwadahi Keranjang (Sumber Foto: Screenshot Video Milik Warga/dok Pilar Pos)

Caption: MBG B3 SPPG At-Taufiq di Desa Robatal Yang Diwadahi Keranjang (Sumber Foto: Screenshot Video Milik Warga/dok Pilar Pos)

SAMPANG, Pilar Pos || Badan Gizi Nasional (BGN) merespons video viral yang menampilkan pendistribusian menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh SPPG At-Taufiq di Robatal, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, Madura, yang disajikan menggunakan keranjang dan tas kresek. Kamis, (02/3/2026).

Menanggapi hal tersebut, Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati melalui stafnya, Nurhayadi, menyatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti dengan meminta klarifikasi kepada pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) At-Taufiq Robatal.

“Kami konfirmasi dulu ya, Pak. Terima kasih atas laporannya,” ujar Nurhayadi kepada Wartawan saat dihubungi melalui telepon, Rabu (1/4/2026).

Ia menjelaskan, pendistribusian menu MBG kepada penerima manfaat wajib mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan BGN.

BACA JUGA :  Gagalkan Penyelundupan Miras, Gerak Cepat Satreskrim Polres Sampang Berhasil Amankan 12 Karton Arak Bali

Menurutnya, penyajian makanan harus menggunakan wadah khusus berupa food tray atau ompreng. Hal itu bertujuan untuk menjaga keseimbangan gizi, memastikan kandungan karbohidrat, protein, dan serat tetap terukur, menjaga suhu makanan, serta menjamin kebersihan.

“Kalaupun dipindah, seharusnya dari ompreng langsung ke tempat makan penerima manfaat,” tegasnya.

Sebelumnya, video pendistribusian menu MBG untuk kelompok B3 balita, ibu hamil, dan ibu menyusui di Desa Robatal, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, mendadak viral di media sosial.

BACA JUGA :  Proyek Saluran DD Diduga Tumpang Tindih di Desa Pangongsean, Sekcam Torjun Sampang: Itu Menyalahi Aturan

Dalam video tersebut, paket makanan yang terdiri dari nasi, ayam kentaki, wortel dan kentang yang dipotong dadu, tahu goreng, serta buah salak, tampak tidak disajikan dalam wadah ompreng. Makanan justru ditempatkan di keranjang, nampan plastik, hingga tas kresek.

Narasi dalam video menyebutkan, menu tersebut didistribusikan oleh SPPG At-Taufiq Robatal.

Namun, Kepala SPPG At-Taufiq Robatal, Solihin, membantah hal itu. Ia menegaskan bahwa pihaknya telah menyalurkan makanan sesuai SOP BGN.

BACA JUGA :  Tersebar di Beberapa Desa, Bantuan Keuangan Pemprov Jatim Tahun 2025 di Sampang Capai Rp9,8 Miliar

“Kalau dari kami, pengiriman tetap menggunakan ompreng sesuai SOP BGN. Perihal video viral itu merupakan inisiatif warga, artinya warga sendiri yang memindahkan makanan ke keranjang,” jelas Solihin.

Solihin juga menegaskan, sesuai aturan terbaru BGN, menu MBG baik untuk siswa maupun kelompok B3 harus berupa makanan siap santap dan didistribusikan menggunakan ompreng.

“Kami tidak menyediakan wadah lain selain ompreng. Semua distribusi dari dapur sampai ke kader posyandu tetap menggunakan ompreng,” pungkasnya.

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi I DPRD Sampang Soroti Dugaan Penguasaan Tanah Percaton Astapah, BPPKAD dan Satpol PP Akan Dipanggil
Salat Iduladha 1447 H di Sampang Berlangsung di Depan Pendopo Trunojoyo, Bupati Ajak Masyarakat Pererat Ukhuwah Islamiyah
Program Ketapang Desa Tambaan Sampang Tuai Tanda Tanya, Tiga Sapi di Kandang Disebut Bukan Aset BUMDes
PC PMII Pamekasan Tolak Kedatangan Mendikdasmen, Soroti Krisis Pendidikan dan Politik Seremonial
Dugaan Penyalahgunaan Tanah Percaton Desa Astapah Disorot, Satpol PP Sampang Siapkan Penertiban
Aset Desa Astapah Sampang Diduga Dikuasai Pribadi, Pengakuan Warga dan Kades Bertolak Belakang
Pengambilan BLT Kesra di POS Jrengik Sampang Diduga Libatkan Orang Suruhan, Warga Dibayar Rp100 Ribu
Satgas Pangan Polres Sampang Pastikan Stok Beras Aman, Bulog Siapkan Tambahan 100 Ton

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:24 WIB

Komisi I DPRD Sampang Soroti Dugaan Penguasaan Tanah Percaton Astapah, BPPKAD dan Satpol PP Akan Dipanggil

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:23 WIB

Program Ketapang Desa Tambaan Sampang Tuai Tanda Tanya, Tiga Sapi di Kandang Disebut Bukan Aset BUMDes

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:28 WIB

PC PMII Pamekasan Tolak Kedatangan Mendikdasmen, Soroti Krisis Pendidikan dan Politik Seremonial

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:39 WIB

Dugaan Penyalahgunaan Tanah Percaton Desa Astapah Disorot, Satpol PP Sampang Siapkan Penertiban

Senin, 18 Mei 2026 - 08:40 WIB

Aset Desa Astapah Sampang Diduga Dikuasai Pribadi, Pengakuan Warga dan Kades Bertolak Belakang

Berita Terbaru

Berita

Bani Insan Peduli (BIP) Salurkan 87 Ekor Hewan Qurban 

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:29 WIB

Caption: Moh. Ridho Nur Abdillah, Penulis Opini (Sumber Foto: Ridho/Pilar Pos)

Berita

Nahkoda yang Kehilangan Lautnya

Kamis, 28 Mei 2026 - 08:09 WIB