SAMPANG, Pilar Pos | Pemerintah Desa (Pemdes) Gunung Eleh, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mengalokasikan dana melalui dana desa sebesar Rp124.170.200 untuk pembangunan proyek rabat beton. Saat ini, proyek tersebut sudah selesai dikerjakan.
Sesuai papan informasi, proyek tersebut terletak di Dusun Gunung Eleh, ber volume panjang 100 meter, lebar 2,70 m, dan tebal 0,20 m. Adapun besaran anggarannya, sebesar Rp124.170.200 dibiayai dari dana desa TA 2025.
Akan tetapi, walaupun kontruksi rabat beton memakai Ready Mix, dalam hitungan hari proyek tersebut keadaannya sudah mulai menunjukkan kerusakan.
Menurut pantauan Pilarpos.com pada Senin (04/08/2025) ditemukan retak di beberapa titik. Padahal, proyek rabat beton itu baru selesai dikerjakan sekitar empat hari yang lalu. Kondisi itu, kuat dugaan dengan rendahnya mutu serta kualitas dan teknik saat melakukan pekerjaan proyek.
Selain itu, saat dilakukan pengukuran, volume panjang dari proyek rabat beton tersebut ditemukan ada ketidaksamaan dengan volume yang ada di papan informasi. Sebab, panjang yang seharusnya 100 meter, realita dilokasi ditemukan sekitar 86 meter lebih.

Menurut warga setempat mengatakan bahwa pekerjaan rabat beton itu baru selesai pengerjaan empat hari yang lalu. Menurutnya, proyek itu menggunakan ready mix.
“Proyek ini memakai Ready Mix mobil molen, baru selesai empat hari yang dikerjakan,” ungkap warga, Senin 04 Agustus 2025.
Sementara itu, Holilah, Pj Kades Gunung Eleh, membenarkan bahwa di desanya sudah melaksanakan pekerjaan proyek rabat beton.
Menurutnya, proyek konstruksi beton yang menggunakan ready mix itu, di perencanaan awal berukuran panjang 88 meter. Karena ada sisa anggaran lebih kata dia, maka digenapkan menjadi 100 meter.
“Kurangnya yang 12 meter, saya turuk di ruas jalan yang sama tersambung dengan pekerjaan swadaya masyarakat,” katanya.
Kendati demikian, terkait kerusakan yang ada dirinya berjanji akan segera memperbaiki. Sebab, proyek konstruksi beton itu masih dalam masa pemeliharaan.
“Kita secepatnya akan perbaiki kerusakan itu,” tutur Holilah saat ditemui di kantor balai desa Gunung Eleh.
Dari temuan ini, perlu adanya monitoring dan investigasi dari dinas terkait agar segera turun langsung kelokasi untuk mengkroscek keadaan proyek jalan rabat beton, berhubung proyek tersebut dibiayai oleh Negara.
Penulis : Agus Junaidi
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Pilar Pos