Uang Muka Proyek Pustu di Sampang Belum Cair, Rekanan Kelimpungan

Avatar

- Pewarta

Senin, 18 Agustus 2025 - 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Salah-satu Proyek Pembangunan Pustu di Sampang Tepatnya di Desa Taddan yang Dikerjakan Oleh CV. Citra Aksi Argo (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

Caption: Salah-satu Proyek Pembangunan Pustu di Sampang Tepatnya di Desa Taddan yang Dikerjakan Oleh CV. Citra Aksi Argo (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

SAMPANG, Pilar Pos | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang melalui Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) pada tahun 2025 mengalokasikan anggaran Rp3,1 miliar untuk pembangunan empat Puskesmas Pembantu (Pustu).

Sesuai data yang dihimpun Pilarpos.com, dana tersebut terbagi ke empat paket proyek, masing-masing dikerjakan rekanan berbeda. Pustu Desa Rabasan dikerjakan CV Karya Kejora dengan nilai kontrak Rp735.161.615, Pustu Desa Gersempal oleh CV Putra Amin senilai Rp783.402.107, Pustu Desa Sogian oleh CV Permadani Indah senilai Rp782.447.143, serta Pustu Desa Taddan oleh CV Citra Aksi Argo senilai Rp783.717.806.

BACA JUGA :  Gedung Baru KPU Sampang Rp400 Juta Didanai BTN, Muncul Pertanyaan soal “Reward” Pilkada 2024

Meski pekerjaan sudah dimulai, para kontraktor mengaku kesulitan karena uang muka proyek hingga kini belum cair. Padahal menurut sumber Pilarpos.com, pengajuan pencairan sudah disampaikan ke Dinkes KB Sampang.

“Kami kebingungan. Kalau material masih bisa ngutang ke toko bangunan, tapi ongkos tukang harus dibayar tepat waktu. Kalau telat, bisa ramai,” keluh salah satu rekanan proyek kepada Pilar Pos, Minggu (17/08/2025).

Kondisi ini dikhawatirkan menghambat progres pembangunan, mengingat tidak semua kontraktor memiliki modal cukup untuk menutup biaya operasional awal.

BACA JUGA :  LSM AWPM Resmi Laporkan Dugaan Korupsi Dana Ganti Rugi Rumpon Nelayan Pasean ke Polres Pamekasan

Menanggapi hal itu, Kabid Yankes Dinkes KB Sampang, Nurul Sarifah, membenarkan bahwa uang muka proyek memang belum cair.

“Masih proses pengajuan. Kemarin berkas sudah ditandatangani Bupati, tinggal penerbitan Surat Perintah Membayar (SPM),” ujarnya.

Nurul menjelaskan, sesuai aturan, pencairan uang muka proyek konstruksi bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar 25 persen dari nilai kontrak. Rekanan wajib memenuhi syarat administrasi, seperti kontrak kerja, surat permohonan pencairan, dan surat pernyataan kesanggupan menyelesaikan proyek.

BACA JUGA :  AMS Ungkap Masalah Pembangunan Jembatan Daleman–Pasarenan, DPRD Sampang Pastikan Sidak

“Tidak ada kendala, hanya menunggu proses. Insyaallah besok (Selasa, 19 Agustus 2025) sudah bisa mulai diproses,” pungkasnya.

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Pemeliharaan Saluran Skunder Buleung di Pangelen Sampang Rp320 Juta Diduga Asal Jadi
Rumah Reyot Ambruk Tengah Malam, Dua Perempuan di Sampang Terpaksa Bertahan Tanpa Uluran Tangan Pemerintah
Proyek Saluran Irigasi Pasar Waru disorot Warga, Diduga Tidak Mematuhi SOP dan Membahayakan Warga
Urus Surat Akta Tanah Kena 10 Persen, Pemdes Tamberu Barat Sampang Dibidik Dugaan Pungli
Pupuk Subsidi Diduga Bermasalah, Petani Mambuluh Barat Sampang Bertahun-tahun Mengaku Tak Pernah Terima Jatah
Demo Penundaan Pilkades di Sampang Ricuh, Aktivis: Polisi Lebih Bela Penguasa daripada Rakyat
Ribuan Massa Geruduk DPRD Sampang, Aksi Tolak Penundaan Pilkades Berujung Ricuh
Proyek Jembatan Daleman–Pasarenan Rp2,1 Miliar Disorot, AMS Laporkan Dugaan Korupsi ke Kejari Sampang

Berita Terkait

Kamis, 4 Desember 2025 - 11:29 WIB

Proyek Pemeliharaan Saluran Skunder Buleung di Pangelen Sampang Rp320 Juta Diduga Asal Jadi

Sabtu, 22 November 2025 - 21:28 WIB

Rumah Reyot Ambruk Tengah Malam, Dua Perempuan di Sampang Terpaksa Bertahan Tanpa Uluran Tangan Pemerintah

Sabtu, 22 November 2025 - 14:14 WIB

Proyek Saluran Irigasi Pasar Waru disorot Warga, Diduga Tidak Mematuhi SOP dan Membahayakan Warga

Jumat, 21 November 2025 - 11:00 WIB

Urus Surat Akta Tanah Kena 10 Persen, Pemdes Tamberu Barat Sampang Dibidik Dugaan Pungli

Minggu, 16 November 2025 - 08:29 WIB

Pupuk Subsidi Diduga Bermasalah, Petani Mambuluh Barat Sampang Bertahun-tahun Mengaku Tak Pernah Terima Jatah

Berita Terbaru