SAMPANG, Pilar Pos || Anggota Komisi XI DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur XI, Assoc. Prof. Dr. Eric Hermawan, SH, MT, MM, mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sampang untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan usaha melalui Workshop Pendampingan UMKM. Rabu (12/7/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 100 pelaku UMKM Kabupaten Sampang dan merupakan kolaborasi antara Eric Hermawan DPR RI dengan Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN), serta Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Sampang.
Workshop tersebut turut dihadiri Direktur PKN STAN Evy Mulyani, Ak., M.B.A., Ph.D., Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan PKN STAN Noor Syaifudin, S.E., S.S.T., Ak., M.M., M.P.P., Ph.D., jajaran Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Sampang, narasumber, serta panitia penyelenggara dari BPPK dan Biro Komunikasi dan Layanan Informasi.
Dalam sambutannya, Eric Hermawan DPR RI menegaskan bahwa UMKM merupakan salah satu tulang punggung perekonomian yang harus terus diperkuat. Salah satu langkah penting yang perlu dilakukan adalah meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam manajemen dan literasi keuangan.
“Siang ini, fokus kita beralih pada penguatan tulang punggung perekonomian kita, yaitu UMKM,” kata Eric Hermawan.
Menurutnya, kolaborasi bersama PKN STAN tidak hanya berkaitan dengan pendidikan, tetapi juga merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM.
Ia menjelaskan, workshop tersebut memiliki sejumlah tujuan, di antaranya meningkatkan literasi keuangan dan kapasitas pengelolaan usaha serta memberikan pendampingan praktis dalam mengembangkan bisnis.
Eric berharap pelaku UMKM Sampang dapat semakin cakap dalam aspek manajemen, lebih tertib dalam mengelola keuangan, inovatif dalam pemasaran, dan efisien dalam menjalankan operasional usaha.
Sebagai Anggota Komisi XI DPR RI, Eric juga menyampaikan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan pemerintah di tingkat pusat agar memberikan ruang dan dukungan yang lebih besar terhadap perkembangan UMKM.
“Namun, kebijakan yang baik dari pusat harus diimbangi dengan kesiapan dan peningkatan kapasitas dari Bapak/Ibu pelaku UMKM di lapangan,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan materi, praktik, dan sesi diskusi bersama narasumber dari PKN STAN. Peserta juga dijadwalkan mengikuti evaluasi melalui pre-test dan post-test serta profiling UMKM.
Eric meminta para pelaku UMKM mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara serius agar ilmu dan pengetahuan yang diperoleh dapat langsung diterapkan dalam menjalankan usaha.
Ia turut mengapresiasi Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Sampang serta PKN STAN yang telah berkolaborasi sehingga workshop pendampingan UMKM tersebut dapat terlaksana.
“Semoga momentum workshop ini menjadi titik tolak untuk memajukan perekonomian Kabupaten Sampang, membesarkan skala usaha kita, dan pada akhirnya mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat luas,” pungkas Eric Hermawan.
Penulis : Agus Junaidi
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Pilar Pos











