Diduga Tumpang Tindih, Proyek P3-TGAI Digarap P3A Akar Daun di Desa Sejati Sampang Rusak

Avatar

- Pewarta

Selasa, 23 September 2025 - 18:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Salah-satu titik saluran bangunan lama yang dipoles menjadi baru (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

Caption: Salah-satu titik saluran bangunan lama yang dipoles menjadi baru (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

SAMPANG, Pilar Pos | Proyek jaringan irigasi Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) tahun 2025 di Desa Sejati, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang menuai sorotan. Proyek infrastruktur senilai Rp195 juta itu diduga tumpang tindih, Selasa (23/09/2025).

Selain dugaan tumpang tindih, saat ini proyek tersebut sudah menunjukkan kerusakan. Menurut pantauan di lapangan, proyek saluran irigasi tersebut terlihat retak di sejumlah titik dan terlihat juga dibagian dasar saluran tidak dilakukan acian. Selain itu, proyek yang dikerjakan oleh kelompok P3A Akar Daun ini diduga tumpang tindih.

BACA JUGA :  Ironis ! Saat LSM Lasbandra Audiensi, Dishub Sampang Akui Biarkan Adanya Parkir Liar Tanpa Retribusi
Diduga Tumpang Tindih, Proyek P3-TGAI Digarap P3A Akar Daun di Desa Sejati Sampang Cepat Rusak
Caption: Kondisi kerusakan atau retak di salah-satu titik proyek P3-TGAI P3A Akar Daun di Desa Sejati

Indikasinya, bangunan plengsengan lama tidak dibongkar terlebih dulu. Namun, hanya diplester dan dirubah menjadi saluran P3-TGAI.

Dugaan tumpang tindih pekerjaan proyek P3-TGAI ini diperkuat dengan keterangan dari warga sekitar. Menurut warga tersebut proyek saluran irigasi itu baru selesai dikerjakan sekitar sepekan yang lalu.

Narasumber tersebut mengatakan sebelum dibangun proyek. Di lokasi di salah-satu titik sudah ada bangunan plengsengan lama, tapi plengsengan itu kemudian dipoles menjadi proyek saluran.

BACA JUGA :  Skandal Rp21 Miliar Dana Ganti Rumpon Nelayan Madura: Petronas Disorot, Kejati Jatim Bergerak

“Ini dulu ada bangunan plengsengan lama tidak dibongkar tapi hanya dipoles sehingga seperti bangunan baru,“ katanya.

Menanggapi hal itu, Asisten Tenaga Ahli (Asta) yang ditugaskan di wilayah Sampang oleh BBWS Brantas Jatim, Imam Hambali, mengatakan proyek P3-TGAI yang digarap oleh P3A Akar Daun belum sepenuhnya selesai dikerjakan.

Menurutnya, proyek tersebut belum pencairan 100 persen dan masih tahap pengajuan pencairan termin kedua. Terkait kerusakan, dirinya akan meminta kepada pelaksana untuk segera diperbaiki.

“Pekerjaan masih belum selesai, dikatakan selesai apabila sudah serah terima pekerjaan, nanti tak suruh perbaiki,” ujar Imam Hambali kepada Pilarpos.com.

Lebih lanjut, Imam Hambali mengaku kelokasi sendiri pada saat progres pekerjaan masih di bawah 50 persen. Ia juga tidak menampik bahwa dilokasi memang ada bangunan lama.

BACA JUGA :  Telan Dana Rp287 Juta, Proyek Rabat Beton di Desa Baruh Sampang Tak Bertahan Lama

“Banyak faktor akibat kerusakan. Bisa faktor terkena panas terik langsung lalu dan perubahan cuaca ekstrem, dan memang betul ada pasangan lama, tetapi itu tidak termasuk dalam hitungan panjang,” katanya.

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tumpukan Kayu Kuasai Bahu Jalan Nasional di Sampang, Polisi Diminta Segera Bertindak
Fokus Tingkatkan Kemandirian Warga, Program PPM Medco Energi Tahun 2026 Menyasar Enam Desa dan Satu Pulau di Sampang
Proyek Sekolah Rakyat Rp200 Miliar di Sampang Baru 73 Persen, Target Rampung Akhir Juni Terancam Molor
Komisi I DPRD Sampang Soroti Dugaan Penguasaan Tanah Percaton Astapah, BPPKAD dan Satpol PP Akan Dipanggil
Salat Iduladha 1447 H di Sampang Berlangsung di Depan Pendopo Trunojoyo, Bupati Ajak Masyarakat Pererat Ukhuwah Islamiyah
Program Ketapang Desa Tambaan Sampang Tuai Tanda Tanya, Tiga Sapi di Kandang Disebut Bukan Aset BUMDes
PC PMII Pamekasan Tolak Kedatangan Mendikdasmen, Soroti Krisis Pendidikan dan Politik Seremonial
Dugaan Penyalahgunaan Tanah Percaton Desa Astapah Disorot, Satpol PP Sampang Siapkan Penertiban

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:56 WIB

Tumpukan Kayu Kuasai Bahu Jalan Nasional di Sampang, Polisi Diminta Segera Bertindak

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:26 WIB

Fokus Tingkatkan Kemandirian Warga, Program PPM Medco Energi Tahun 2026 Menyasar Enam Desa dan Satu Pulau di Sampang

Senin, 1 Juni 2026 - 22:21 WIB

Proyek Sekolah Rakyat Rp200 Miliar di Sampang Baru 73 Persen, Target Rampung Akhir Juni Terancam Molor

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:24 WIB

Komisi I DPRD Sampang Soroti Dugaan Penguasaan Tanah Percaton Astapah, BPPKAD dan Satpol PP Akan Dipanggil

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:04 WIB

Salat Iduladha 1447 H di Sampang Berlangsung di Depan Pendopo Trunojoyo, Bupati Ajak Masyarakat Pererat Ukhuwah Islamiyah

Berita Terbaru