Dugaan Penggelapan Ganti Rugi Rumpon, Nelayan Pantura Madura Datangi Polda Jatim Tuntut Kepastian Hukum

Avatar

- Pewarta

Rabu, 7 Januari 2026 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: PNPM Saat Menggelar Audiensi ke Polda Jatim Soal Dugaan Penggelapan Ganti Rugi Rumpon (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

Caption: PNPM Saat Menggelar Audiensi ke Polda Jatim Soal Dugaan Penggelapan Ganti Rugi Rumpon (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

SURABAYA, Pilar Pos || Puluhan nelayan yang tergabung dalam Persatuan Nelayan Pantura Madura (PNPM) mendatangi Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur. Mereka menggelar audiensi untuk mendesak percepatan penanganan dugaan penggelapan dana ganti rugi rumpon nelayan yang bersumber dari Petronas. Rabu, (07/01/2026).

Audiensi tersebut diikuti nelayan asal Pantura Sampang, Madura. Dari pihak kepolisian hadir Kasubdit II Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Decky Hermansyah, S.H., M.H., didampingi Kanit 5 Subdit II Kompol Suwancono dan Banit 5 Subdit II Aiptu I Gusti Ngurah.

BACA JUGA :  SPPG Polres Sampang Tak Beroperasi, Pendistribusian MBG ke Penerima Manfaat Tersendat

Dalam pertemuan itu, Koordinator PNPM Faris Reza Malik menyampaikan empat tuntutan tegas kepada penyidik. Pertama, meminta perkara segera dinaikkan ke tahap penyidikan. Kedua, mendesak penetapan tersangka dan pengusutan perkara hingga tuntas. Ketiga, menyatakan dukungan penuh terhadap kinerja penyidik Polda Jatim. Keempat, meminta aparat penegak hukum tidak gentar terhadap segala bentuk tekanan maupun intervensi.

“Kami menuntut agar perkara dugaan penggelapan dana ganti rugi rumpon Petronas ini segera dinaikkan ke tahap penyidikan. Jangan lagi berlarut-larut, karena ini menyangkut hak dan keadilan nelayan,” tegas Faris.

Ia menambahkan, nelayan menginginkan proses hukum yang transparan dan menyentuh seluruh pihak yang terlibat.

BACA JUGA :  Abaikan Prosedur K3, Pekerja Proyek Jembatan Daleman-Pasarenan Sampang Menantang Bahaya

“Kami meminta Polda Jatim berani menetapkan tersangka dan mengusut perkara ini sampai ke akar-akarnya, baik pelaku utama maupun pihak yang turut serta. Nelayan Pantura Madura siap mengawal proses hukum ini,” ujarnya.

Menanggapi desakan tersebut, AKBP Decky Hermansyah memastikan penyidik bekerja profesional dan independen.

BACA JUGA :  Geger ! Mayat Perempuan Asal Pamekasan Ditemukan Mengapung di Perairan Dharma Tanjung Sampang

“Kami tegaskan, penanganan perkara ini berjalan sesuai prosedur hukum. Kami tegak lurus dan tidak akan terpengaruh oleh intervensi dari pihak mana pun,” katanya.

AKBP Decky juga mengungkapkan bahwa gelar perkara akan dilaksanakan pada Kamis (08/01/2026) sebagai tahapan penting dalam proses hukum kasus tersebut.

“Insyaallah besok dilakukan gelar perkara, dan insyaallah perkara ini naik ke tahap penyidikan,” pungkasnya.

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Ada Pemotongan Honor Kader MBG B3 di Robatal Sampang, SPPG Jelgung Klaim Sudah Sesuai Aturan
Bukan SiLPA: Kandang Baru Dibangun Saat Masuk 2026, Program Ketapang BUMDes Krampon Sampang TA 2025 Diduga Gagal Total
Sapi BUMDes di Sampang Diduga Dijual, Pemdes Pajeruan Akhirnya Buka Suara
Dari Lima Ekor Tersisa Seekor: Sapi BUMDes Pajeruan Sampang Diduga Dijual Diam-Diam, Saat Dikonfirmasi Pemdes Memilih Bungkam
Anggaran Hampir Rp300 Juta Disorot, Kandang Ayam BUMDes Desa Baruh Sampang TA 2025 Belum Rampung Tak Kunjung Terisi
618 Calon Jemaah Haji Sampang 2026, Diimbau Jaga Kondisi Fisik dan Kekompakan di Tanah Suci
Potret Laporan Kasus Rumpon Sampang ke Polda Jatim: SP2HP Terus Terbit, Tersangka Tak Kunjung Muncul
LPG 3 Kg Langka dan Mahal, DPRD Sampang Warning dan Larang Dapur MBG Gunakan Gas Subsidi

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 06:04 WIB

Diduga Ada Pemotongan Honor Kader MBG B3 di Robatal Sampang, SPPG Jelgung Klaim Sudah Sesuai Aturan

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:40 WIB

Bukan SiLPA: Kandang Baru Dibangun Saat Masuk 2026, Program Ketapang BUMDes Krampon Sampang TA 2025 Diduga Gagal Total

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:35 WIB

Sapi BUMDes di Sampang Diduga Dijual, Pemdes Pajeruan Akhirnya Buka Suara

Senin, 4 Mei 2026 - 23:07 WIB

Anggaran Hampir Rp300 Juta Disorot, Kandang Ayam BUMDes Desa Baruh Sampang TA 2025 Belum Rampung Tak Kunjung Terisi

Selasa, 28 April 2026 - 18:44 WIB

618 Calon Jemaah Haji Sampang 2026, Diimbau Jaga Kondisi Fisik dan Kekompakan di Tanah Suci

Berita Terbaru