Santri Harus Melek Digital: Pesan Ketua PKS Sampang di Hari Santri Nasional

Avatar

- Pewarta

Rabu, 22 Oktober 2025 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Mahfud, Ketua PKS Sampang (Sumber Foto: dok/Pilar Pos)

Caption: Mahfud, Ketua PKS Sampang (Sumber Foto: dok/Pilar Pos)

SAMPANG, Pilar Pos – Peringatan Hari Santri Nasional 2025 yang jatuh pada 22 Oktober bukan sekadar ajang seremonial mengenang perjuangan para ulama dan santri. Lebih dari itu, momentum ini menjadi refleksi dan panggilan zaman bagi generasi santri untuk tampil sebagai penjaga moral dan peradaban di era digital.

Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sampang, Mahfud, menegaskan bahwa peran santri kini tidak lagi cukup hanya di lingkup pesantren.

BACA JUGA :  Kirab Agung Pawai Lintas Sejarah dan Pengajian Dihadiri KH. Marzuki Mustamar Dalam Rangka Haul Syech Djumadil kubro ke 650

“Santri tidak hanya dituntut menguasai ilmu agama, tetapi juga harus melek teknologi, media sosial, dan peka terhadap isu-isu kebangsaan,” ujarnya, Rabu (22/10/2025).

Menurut Mahfud, di tengah derasnya arus globalisasi dan informasi digital, tantangan dakwah semakin kompleks dan multidimensi. Karena itu, santri harus mampu hadir di ruang-ruang digital untuk menyebarkan nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin dengan cara yang santun, cerdas, dan argumentatif.

“Dakwah tidak cukup lagi hanya dilakukan di mimbar masjid. Santri harus bisa merambah platform digital untuk menyampaikan pesan-pesan keislaman yang damai dan penuh hikmah,” imbuhnya.

Selain menjabat sebagai Ketua DPD PKS Sampang, Mahfud juga merupakan Ketua Komisi IV DPRD Sampang. Ia menekankan pentingnya membekali diri dengan keterampilan berpikir kritis, komunikasi lintas budaya, dan semangat moderasi beragama, agar santri bisa menjadi penyejuk di tengah perbedaan.

BACA JUGA :  Dua Proyek Rabat Beton di Sampang Tak Transparan, Pj Kades Baruh: Papan Informasi Mau Ditanyakan ke Mentor

Mahfud juga mengingatkan agar santri tetap memegang teguh nilai-nilai pesantren seperti keikhlasan, kesederhanaan, dan tawadhu’ sebagai fondasi perjuangan. Ia mengutip sabda Nabi Muhammad SAW:

“Akan datang suatu masa di mana orang yang sabar dalam berpegang pada agamanya seperti orang yang memegang bara api.” (HR. At-Tirmidzi, No. 2260).

BACA JUGA :  CEO Silicon Valley Bridge Bank Meminta Pelanggan untuk menyetor ulang dana Mereka

“Dengan semangat Hari Santri, marilah kita teguhkan komitmen untuk menjadikan santri sebagai garda terdepan dakwah yang adaptif, kreatif, dan solutif dalam menjawab tantangan zaman,” pungkasnya.

Penulis : Safii

Editor : Agus Junaidi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gedung Baru KPU Sampang Rp400 Juta Didanai BTN, Muncul Pertanyaan soal “Reward” Pilkada 2024
Kepala Desa Ketapang Daya Nahkodai PKDI Madura Raya, Dua Aspirasi Kades Mengemuka
Warga Tamberu Daya Sampang Terpaksa Patungan Perbaiki Jalan Rusak Parah
Al-Kholiqi Bantah Keras Pungutan Rp20 Juta untuk Rehabilitasi FD
Skandal Kompensasi Rumpon Nelayan Rp21 Miliar: Pengakuan Terlapor Mengejutkan Soal Aliran Uang ke Bupati Sampang dan Anugerah
Hermanto Polisi di Sampang Bantah Isu Amoral: Siap Debat di Depan Kapolda hingga Kapolri
AWAS dan Kodim 0828 Sampang Sepakat Perkuat Kolaborasi untuk Publikasi yang Konstruktif
Wajah Baru di Polres Sampang, IPTU Nur Fajri Alim Resmi Nahkodai Satreskrim

Berita Terkait

Senin, 1 Desember 2025 - 21:45 WIB

Gedung Baru KPU Sampang Rp400 Juta Didanai BTN, Muncul Pertanyaan soal “Reward” Pilkada 2024

Rabu, 26 November 2025 - 20:48 WIB

Kepala Desa Ketapang Daya Nahkodai PKDI Madura Raya, Dua Aspirasi Kades Mengemuka

Sabtu, 22 November 2025 - 10:19 WIB

Warga Tamberu Daya Sampang Terpaksa Patungan Perbaiki Jalan Rusak Parah

Kamis, 20 November 2025 - 15:00 WIB

Al-Kholiqi Bantah Keras Pungutan Rp20 Juta untuk Rehabilitasi FD

Kamis, 13 November 2025 - 21:22 WIB

Skandal Kompensasi Rumpon Nelayan Rp21 Miliar: Pengakuan Terlapor Mengejutkan Soal Aliran Uang ke Bupati Sampang dan Anugerah

Berita Terbaru