Ormas MADAS Nusantara Desak Polres Jember Jemput Paksa Oknum Pelaksana Umroh dan Haji di Jember, Atas Dugaan Penipuan

PilarPos

- Pewarta

Selasa, 29 September 2026 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEMBER, Pilar Pos – Harapan NM (31) Warga Pamekasan berubah menjadi penantian panjang yang tak pasti. Kasus dugaan penipuan kerjasama catering untuk jamaah Haji Madinah 2026 yang melibatkan salah satu oknum tokoh pelaksana di Jember kini menuai desakan kuat dari para korban agar aparat penegak hukum segera mengambil tindakan tegas, terutama Ormas MADAS Nusantara yang mengawal kasus tersebut. Selasa, 29/09/2026.

Hingga saat ini, pihak pelapor asal Pamekasan Madura mengeluhkan bahwa oknum terlapor belum juga memenuhi panggilan pemeriksaan atau mendapat tindakan penahanan dari pihak kepolisian. Padahal, sejumlah saksi korban telah berulang kali memberikan keterangan dan melengkapi berkas penyelidikan di Polres Jember.

BACA JUGA :  Tiket Masuk Pantai Slopeng Sumenep Diduga Dipalsukan, Terlihat Karcis Berupa Foto Copy

“Janji Manis Jalur Cepat dan Kerugian Ratusan Juta. Modus yang digunakan oleh oknum tersebut adalah dengan menjanjikan kerja sama catering haji Madinah 2026 untuk kapasitas 2600 jamaah haji tahun 2026, para korban dan vendor rela menyiapkan Dapur Besar catering di Madinah dengan segala kebutuhannya berdasarkan arahan oknum tersebut dan berdasarkan perjanjian yang sudah dibuat,” Ujar YS.

Secara fisik dan mental, korban mengalami trauma mendalam juga kerugian yang tidak sedikit.Dana besar dan persiapan sudah rampung mencapai 90% hanya tinggal pelaksanaan di Hari H saja karena mengira jadwal yang dijanjikan sudah pasti. Namun, kenyataannya ketika mendekati hari H pelaksanaan tersebut pihak oknum sulit untuk dihubungi hingga hari pelaksanaan terlewati.

BACA JUGA :  Madas Nusantara Pamekasan Lantik Ketua Kecamatan di Pendopo Wabup Jalan Jokotole Pamekasan

Kerugian material kolektif ditaksir mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah, mengingat kurs Indonesia – Arab Saudi yang berbeda mata uang dari Rupiah ke Riyal biaya yang dikeluarkan pihak supliyer dan vendor catering.
Pihak korban mendesak agar Polres Jember mempercepat proses hukum perkaranya.

Ormas MADAS Nusantara meminta penyidik untuk segera memanggil paksa oknum pelaksana tersebut guna mempertanggungjawabkan dana jemaah yang diduga digelapkan.

BACA JUGA :  Peduli Kekeringan, Ormas Madas Nusantara Pamekasan Salurkan Bantuan Air Bersih Gratis ke Desa dan Pondok Pesantren

“Kami meminta transparansi dan kepastian hukum yang jelas dari pihak kepolisian. Jangan sampai perkara ini berlarut-larut tanpa adanya pemanggilan resmi terhadap oknum terkait, sementara korban telanjur menderita kerugian yang sangat besar,” tegas Abdus Samad ketua DPD MADAS Nusantara Kabupaten Pamekasan saat diwawancarai.

Imbauan Resmi Otoritas Terkait
Berkaca dari maraknya kasus serupa, pihak Kementerian Haji Jember resmi mengingatkan masyarakat agar tidak mudah memercayai tawaran program kerjasama serupa sekalipun berkaitan dengan petugas haji yang ditugaskan.

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Outlook Pamekasan sebagai Kota Aktivis
Lapor Ketua…! Warga Pulau Mandangin Merasa Dirugikan, Bayar Biaya Pindah Tiang Listrik Tanpa Kepastian
Dugaan Tak Sesuai SOP Menguat: PM Akui Terima MBG B3 Berbungkus Kertas, SPPG Banjarbillah Sampang Disorot
Telan Rp1,9 Miliar, Proyek Peningkatan Jalan Labuhan-Sreseh Sampang Dikerjakan CV Kencana Bahari Tak Bertahan Lama
Mayat Berjenis Kelamin Laki-Laki Diduga Dibakar Oleh OTK di Batumarmar
Serobot Tanah Tanpa Ijin, Warga Bulangan Barat Berujung Lapor Polisi
Kesal, Macet Panjang Akibat Mobil Pengangkut Tembakau Lelet Masuk Gudang Diduga Milik H. Her
Warga Pantura Resah, Adanya Perahu Jaring Ikan Pukat Harimau Yang Berdampak Merusak Ekosistem Laut

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 15:49 WIB

Ormas MADAS Nusantara Desak Polres Jember Jemput Paksa Oknum Pelaksana Umroh dan Haji di Jember, Atas Dugaan Penipuan

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:57 WIB

Outlook Pamekasan sebagai Kota Aktivis

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:02 WIB

Lapor Ketua…! Warga Pulau Mandangin Merasa Dirugikan, Bayar Biaya Pindah Tiang Listrik Tanpa Kepastian

Minggu, 5 April 2026 - 16:27 WIB

Dugaan Tak Sesuai SOP Menguat: PM Akui Terima MBG B3 Berbungkus Kertas, SPPG Banjarbillah Sampang Disorot

Kamis, 20 November 2025 - 22:54 WIB

Telan Rp1,9 Miliar, Proyek Peningkatan Jalan Labuhan-Sreseh Sampang Dikerjakan CV Kencana Bahari Tak Bertahan Lama

Berita Terbaru