Diduga Layani Pengisian Jeriken Massal, Antrean Solar di SPBU Sotabar Pamekasan Dikeluhkan Warga dan Picu Kecelakaan

PilarPos

- Pewarta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Nara Sumber. Pilar Pos. Dugaan aksi penimbunan BBM saat Mobil plPertamina datang ke lokasi, di SPBU Sotabar, Pasean - Pamekasan.

Foto Nara Sumber. Pilar Pos. Dugaan aksi penimbunan BBM saat Mobil plPertamina datang ke lokasi, di SPBU Sotabar, Pasean - Pamekasan.

PAMEKASAN, Pilar Pos – Aktivitas pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar di SPBU Sotabar, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, kini tengah menjadi sorotan tajam para pengendara. Antrean kendaraan yang mengular panjang hingga memakan bahu jalan dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.

Berdasarkan keluhan para pengendara dan warga sekitar, kemacetan serta panjangnya antrean ini dipicu oleh maraknya pengisian Solar menggunakan jeriken dalam jumlah banyak di area pompa pengisian.

Dominasi pengisian jeriken tersebut berdampak langsung pada tersumbatnya pelayanan untuk kendaraan roda empat atau lebih, sehingga para sopir harus tertahan dalam waktu yang lama. Kondisi ekor antrean yang meluber ke jalan raya bahkan dilaporkan telah memicu beberapa insiden kecelakaan lalu lintas.

BACA JUGA :  Dugaan Tak Sesuai SOP Menguat: PM Akui Terima MBG B3 Berbungkus Kertas, SPPG Banjarbillah Sampang Disorot

“Antrean SPBU terlalu panjang karena jeriken banyak. Kalau seharian tidak ada jeriken, untuk stok mobil aman,” ungkap salah seorang warga setempat yang kerap menyaksikan kemacetan di area tersebut. Selasa, 05/10/2026.

Masyarakat dan para sopir mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera turun tangan melakukan penertiban di lokasi. Tindakan tegas dari pihak kepolisian sangat diharapkan agar para pengepul Solar subsidi dapat ditindak, sehingga distribusi BBM bisa kembali memprioritaskan pengendara umum yang membutuhkan.

BACA JUGA :  Warga Pantura Resah, Adanya Perahu Jaring Ikan Pukat Harimau Yang Berdampak Merusak Ekosistem Laut
Foto Dokumen, saat pengisian ke Jriken oleh oknum di SPBU Sotabar

Di sisi lain, muncul informasi dari lingkaran internal yang menyebutkan adanya dugaan keterlibatan oknum karyawan SPBU bersuara miring dalam melancarkan aksi pengisian jeriken massal tersebut. Oknum karyawan yang diduga sering “bermain” dan meloloskan pembelian jeriken tersebut diketahui berinisial S yang diduga melakukan isian Jriken saat Mobil Pertamina datang dengan jumlah besar.

Kendatipun viral di medsos yang memposting isiaan Jriken saat maraknya antrean mobil panjang, terlihat dengan gamblang saat mobil yang hendak isi BBM malah lebih didominasi pengisian Jriken.

BACA JUGA :  Telan Rp1,9 Miliar, Proyek Peningkatan Jalan Labuhan-Sreseh Sampang Dikerjakan CV Kencana Bahari Tak Bertahan Lama

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat beserta aktivis Pantura Didik Mulyadi mendesak pihak manajemen Pertamina dan kepolisian resort setempat untuk segera mengecek langsung kondisi di SPBU Sotabar guna menghindari adanya korban kecelakaan lebih lanjut akibat antrean yang tidak tertib. Serta memprioritaskan Jriken mengisi BBM.

 

“Kami banyak menghimpun aduan dan laporan dari masyarakat terkait oknum yang bermain dan lokasi pengepul BBM Jenis solar, dan kami dalami di lokasi memang benar adanya demikian, tinggal bagaimana nanti kami bersama jajaran aktivits lain laporkan, biar ada penindakan,” Pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ormas MADAS Nusantara Desak Polres Jember Jemput Paksa Oknum Pelaksana Umroh dan Haji di Jember, Atas Dugaan Penipuan
Outlook Pamekasan sebagai Kota Aktivis
Lapor Ketua…! Warga Pulau Mandangin Merasa Dirugikan, Bayar Biaya Pindah Tiang Listrik Tanpa Kepastian
Dugaan Tak Sesuai SOP Menguat: PM Akui Terima MBG B3 Berbungkus Kertas, SPPG Banjarbillah Sampang Disorot
Telan Rp1,9 Miliar, Proyek Peningkatan Jalan Labuhan-Sreseh Sampang Dikerjakan CV Kencana Bahari Tak Bertahan Lama
Mayat Berjenis Kelamin Laki-Laki Diduga Dibakar Oleh OTK di Batumarmar
Serobot Tanah Tanpa Ijin, Warga Bulangan Barat Berujung Lapor Polisi
Kesal, Macet Panjang Akibat Mobil Pengangkut Tembakau Lelet Masuk Gudang Diduga Milik H. Her

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:05 WIB

Diduga Layani Pengisian Jeriken Massal, Antrean Solar di SPBU Sotabar Pamekasan Dikeluhkan Warga dan Picu Kecelakaan

Selasa, 29 September 2026 - 15:49 WIB

Ormas MADAS Nusantara Desak Polres Jember Jemput Paksa Oknum Pelaksana Umroh dan Haji di Jember, Atas Dugaan Penipuan

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:57 WIB

Outlook Pamekasan sebagai Kota Aktivis

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:02 WIB

Lapor Ketua…! Warga Pulau Mandangin Merasa Dirugikan, Bayar Biaya Pindah Tiang Listrik Tanpa Kepastian

Minggu, 5 April 2026 - 16:27 WIB

Dugaan Tak Sesuai SOP Menguat: PM Akui Terima MBG B3 Berbungkus Kertas, SPPG Banjarbillah Sampang Disorot

Berita Terbaru

Caption: Mohamad Mardiono, Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) saat memberikan arahan kepada Kader PPP di Sampang (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

Politik dan Pemerintahan

PPP Targetkan Kembali ke Senayan pada 2029, Mesin Politik Diperkuat hingga Ranting

Selasa, 6 Okt 2026 - 06:14 WIB