Jalan Kabupaten Sampang Rusak Diduga Akibat Truk Tambang, Warga Trapang Tuntut Tanggung Jawab Perusahaan

Avatar

- Pewarta

Kamis, 5 Februari 2026 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Jalan Kabupaten Sampang di Desa Trapang, Kecamatan Banyuates Yang Kondisinya Rusak (Sumber Foto: PJS/Pilar Pos)

Caption: Jalan Kabupaten Sampang di Desa Trapang, Kecamatan Banyuates Yang Kondisinya Rusak (Sumber Foto: PJS/Pilar Pos)

SAMPANG, Pilar Pos || Kondisi jalan poros Kabupaten Sampang yang menghubungkan Desa Trapang dengan Desa Asem Jaran, Kecamatan Banyuates, hingga kini masih memprihatinkan. Kerusakan jalan tersebut telah berlangsung selama bertahun-tahun tanpa penanganan serius dari Pemerintah Kabupaten Sampang, Kamis (05/02/2026).

Warga setempat menduga kerusakan jalan disebabkan oleh aktivitas tambang galian C milik PT Sinar Batu Perkasa (SBP). Setiap hari, truk bermuatan material tambang dengan tonase berat melintasi jalan poros kabupaten tersebut.

Ironisnya, berdasarkan informasi warga, perbaikan jalan hanya dilakukan di wilayah Desa Asem Jaran. Sementara itu, ruas jalan yang berada di Desa Trapang dibiarkan rusak parah, sehingga memicu keluhan warga yang merasa diperlakukan tidak adil.

BACA JUGA :  Pemuda di Tambelangan Sampang Ditemukan Bersimbah Darah di Kamar, Diduga Melukai Diri Sendiri

“Kenapa pihak galian C SBP tidak memperbaiki jalan di Desa Trapang? Yang diperbaiki hanya di Desa Asem Jaran. Padahal desa kami juga sangat terdampak aktivitas galian C itu. Kami meminta pihak perusahaan bertanggung jawab memperbaiki jalan di Desa Trapang,” keluh salah seorang warga.

Warga juga mengungkapkan bahwa intensitas lalu lintas truk bermuatan material tambang sangat tinggi dan terjadi setiap hari. Kondisi tersebut dinilai mempercepat kerusakan jalan. Namun hingga kini, pihak perusahaan dianggap lepas tangan dan tidak menunjukkan tanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan.

BACA JUGA :  Kecelakaan Dump Truck Terguling Bermuatan Rokok Ilegal di Sampang: Dikabarkan Akan Dikirim ke Banyuates, Benarkah ?

“Truk bermuatan berat lalu lalang setiap hari. Akibatnya jalan rusak parah, tapi perusahaan seolah membiarkannya tanpa ada perbaikan,” ungkapnya.

Atas kondisi tersebut, warga mendesak aparat penegak hukum (APH), Pemerintah Kecamatan Banyuates, serta Polres Sampang untuk bertindak tegas dengan menutup aktivitas galian C di Desa Asem Jaran.

“Kami meminta APH segera menutup galian C tersebut agar kerusakan jalan poros kabupaten tidak semakin parah,” tegas warga.

Sementara itu, Kapolsek Banyuates, Iptu Siswanto, saat dikonfirmasi media ini menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang ia terima, perbaikan jalan tersebut direncanakan akan dilakukan secara swadaya.

BACA JUGA :  Proyek Saluran Drainase di Desa Banyukapah Sampang Diduga Asal Jadi, Kualitas Dipertanyakan

“Kalau soal jalan rusak, informasinya akan diperbaiki secara swadaya. Terkait aktivitas galian C, akan kami cek terlebih dahulu,” ujarnya singkat.

Hal senada disampaikan Camat Banyuates, Moh. Imam, yang menegaskan bahwa pengelola tambang seharusnya memiliki kesadaran terhadap dampak aktivitas usahanya terhadap fasilitas umum.

“Seharusnya pemilik galian C memahami dampak aktivitasnya. Nanti akan saya cek langsung ke lapangan,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Pilarpos.com telah berupaya menghubungi pihak manajemen PT Sinar Batu Perkasa, namun belum memperoleh keterangan resmi terkait dugaan kerusakan jalan akibat aktivitas tambang tersebut.

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Sengaja Dibakar oleh Anak Sendiri, Sebuah Rumah di Ketapang Sampang Ludes
Nahas ! Ditinggal Pergi oleh Penghuni, Sebuah Rumah di Robatal Sampang Ludes Dilalap Si Jago Merah
Diduga Komponen Lepas, Dua Mobil Pick Up Adu Depan di Ambunten Sumenep
Kandang dan Dapur Hingga Sapi Warga Paopale Laok Hangus Terbakar, Begini Keterangan Polres Sampang
Tumpukan Sampah Cemari Pesisir Pulau Mandangin, DLH Sampang Sebut Banyak Sampah Kiriman Arus Laut
Kebakaran Kandang Ternak di Sampang, Empat Sapi dan Delapan Kambing Hangus Terbakar
Nahas, Balita 4 Tahun di Sampang Meregang Nyawa di Kubangan Air Tanaman Tembakau
Advokat Senior PERADIN Sampang Menangkan Sengketa Dua SHM Desa Bumi Anyar di PTUN Surabaya

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 23:15 WIB

Diduga Sengaja Dibakar oleh Anak Sendiri, Sebuah Rumah di Ketapang Sampang Ludes

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:17 WIB

Nahas ! Ditinggal Pergi oleh Penghuni, Sebuah Rumah di Robatal Sampang Ludes Dilalap Si Jago Merah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:04 WIB

Diduga Komponen Lepas, Dua Mobil Pick Up Adu Depan di Ambunten Sumenep

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:11 WIB

Kandang dan Dapur Hingga Sapi Warga Paopale Laok Hangus Terbakar, Begini Keterangan Polres Sampang

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Tumpukan Sampah Cemari Pesisir Pulau Mandangin, DLH Sampang Sebut Banyak Sampah Kiriman Arus Laut

Berita Terbaru