Diduga Sarat Mark Up, Proyek Patung Karapan Sapi Alun-Alun Trunojoyo Sampang Resmi Dipolisikan

Avatar

- Pewarta

Rabu, 10 Desember 2025 - 17:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Rosi (Pemuda Sampang/Kaos Biru) saat Melaporkan Aduan ke Polres Sampang (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

Caption: Rosi (Pemuda Sampang/Kaos Biru) saat Melaporkan Aduan ke Polres Sampang (Sumber Foto: Agus Junaidi/Pilar Pos)

SAMPANG, Pilar Pos || Momentum Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) dimanfaatkan seorang pemuda Sampang, Rosi, untuk menguji keseriusan aparat penegak hukum dalam memberantas dugaan korupsi di daerahnya.

Rosi resmi melaporkan dugaan mark up anggaran pembangunan patung karapan sapi di Alun-Alun Trunojoyo Sampang ke Polres Sampang, Selasa (09/12/2025). Laporannya telah diterima dan tercatat di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Sampang.

Ia mengungkapkan, pelaporan ini muncul dari kegelisahan masyarakat atas pengelolaan anggaran daerah yang dinilai janggal. Anggaran proyek senilai Rp 3,3 miliar untuk tiga pasang patung karapan sapi, menurutnya, tidak masuk akal dan wajib diaudit secara terbuka.

BACA JUGA :  Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Mobil di Jalan Raya Camplong Sampang

Kecurigaan publik semakin menguat setelah seorang pengrajin tembaga asal Jawa Tengah yang mengklaim sebagai pembuat patung menyebut biaya produksi hanya sekitar Rp 150 juta per unit. Selisih miliaran rupiah antara anggaran dan biaya produksi itu, tegas Rosi, adalah indikasi awal potensi tindak pidana korupsi.

BACA JUGA :  Ahmad Hakiki Terpilih Aklamasi Pimpin PPBI Sampang 2025–2029

“Selisihnya tidak wajar dan mustahil dianggap sebagai kesalahan administrasi biasa. Ini harus dibongkar seterang-terangnya,” ujar Rosi, Rabu (10/12/2025).

Dalam laporannya, ia juga menyertakan sejumlah pemberitaan media online serta keterangan pengrajin sebagai bukti awal yang dinilai cukup untuk dijadikan pijakan penyelidikan.

Rosi mendesak Satreskrim Polres Sampang bekerja profesional, transparan, dan tidak tunduk pada kepentingan mana pun. Ia menegaskan, patung karapan sapi bukan sekadar proyek fisik, tetapi simbol identitas budaya Madura yang harus dikerjakan secara jujur dan bertanggung jawab.

BACA JUGA :  Abaikan Prosedur K3, Pekerja Proyek Jembatan Daleman-Pasarenan Sampang Menantang Bahaya

“Jika benar ada praktik mark up, masyarakat berhak mengetahui siapa yang bermain dan ke mana aliran dananya,” tegasnya.

Ia berharap momentum Hakordia dijadikan bukti komitmen aparat dalam membersihkan Sampang dari praktik koruptif.

Penulis : Agus Junaidi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Pilar Pos

Follow WhatsApp Channel pilarpos.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Sengaja Dibakar oleh Anak Sendiri, Sebuah Rumah di Ketapang Sampang Ludes
Nahas ! Ditinggal Pergi oleh Penghuni, Sebuah Rumah di Robatal Sampang Ludes Dilalap Si Jago Merah
Diduga Komponen Lepas, Dua Mobil Pick Up Adu Depan di Ambunten Sumenep
Kandang dan Dapur Hingga Sapi Warga Paopale Laok Hangus Terbakar, Begini Keterangan Polres Sampang
Tumpukan Sampah Cemari Pesisir Pulau Mandangin, DLH Sampang Sebut Banyak Sampah Kiriman Arus Laut
Kebakaran Kandang Ternak di Sampang, Empat Sapi dan Delapan Kambing Hangus Terbakar
Nahas, Balita 4 Tahun di Sampang Meregang Nyawa di Kubangan Air Tanaman Tembakau
Advokat Senior PERADIN Sampang Menangkan Sengketa Dua SHM Desa Bumi Anyar di PTUN Surabaya

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 23:15 WIB

Diduga Sengaja Dibakar oleh Anak Sendiri, Sebuah Rumah di Ketapang Sampang Ludes

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:17 WIB

Nahas ! Ditinggal Pergi oleh Penghuni, Sebuah Rumah di Robatal Sampang Ludes Dilalap Si Jago Merah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:04 WIB

Diduga Komponen Lepas, Dua Mobil Pick Up Adu Depan di Ambunten Sumenep

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:11 WIB

Kandang dan Dapur Hingga Sapi Warga Paopale Laok Hangus Terbakar, Begini Keterangan Polres Sampang

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Tumpukan Sampah Cemari Pesisir Pulau Mandangin, DLH Sampang Sebut Banyak Sampah Kiriman Arus Laut

Berita Terbaru